Subscribe:

Sabtu, 28 Mei 2011


Guru Dituntut Profesional

GADINGREJO - Guru memiliki posisi sentral dan strategis karena dengan posisinya tersebut maka baik dilihat dari kepentingan pendidikan nasional maupun tugas fungsional guru, semuanya menuntut agar pendidikan dilaksanakan secara professional.
Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutan yang dibacakan Sekdakab Pringsewu H.Idrus Effendi saat pengukuhan Forum Komunikasi Guru Program S1 Dalam Jabatan (FKGPJ) di GSG Gadingrejo, Pringsewu, Senin (30/5).
  
Menurutnya, program sarjana (S1) Kependidikan bagi guru dalam jabatan adalah suatu program penyelenggaraan pendidikan yang secara khusus diperuntukkan bagi guru dalam jabatan yang bertugas pada satuan pendidikan formal.
"Penyelenggaraan program ini bertujuan untuk mendukung upaya percepatan peningkatan kualifikasi akademik bagi guru dalam jabatan sesuai dengan persyaratan yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen," katanya.


Forum Komunikasi Guru Program S1 Dalam Jabatan (FKGPJ), kata dia,  merupakan wadah persatuan mahasiswa yang terdiri dari para guru baik SD maupun SMP yang mengikuti program penyetaraan Sarjana Guru dalam Jabatan. 
"Keberadaan forum ini menjadi wadah dalam menampung aspirasi para anggota dalam menyikapi kebijakan maupun penyampaian informasi baik dari lembaga penyelenggaraan pendidikan maupun dinas pendidikan selaku pengelola, sehingga aspirasi yang disalurkan dapat terakomodir dengan baik tanpa menimbulkan akibat yang negatif," ujarnya.  (*/Humas dan Protokol Pemdakab Pringsewu)






 
PGRI Ciptakan SDM Kreatif
AMBARAWA - Dunia pendidikan saat ini dihadapkan dengan tantangan berat yang harus segera di jawab, karena mau tidak mau seluruh kegiatan pembangunan yang dilakukan akan bermuara dan sangat ditentukan oleh penyiapan sumber daya manusia dalam arti luas, yang artinya pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dimulai dari peningkatan mutu aparatur yang ada sampai pada seberapa besar sumber daya insani yang dihasilkan dan mampu menjawab tantangan. Hal ini sangat penting mengingat  telah terjadi pergeseran tata nilai dalam kehidupan masyarakat.
”Menghadapi pergeseran nilai yang demikian itu, perlu kiranya kita pikirkan bersama implikasinya dalam perencanaan pendidikan dan pengajaran agar produk-produk pendidikan selaras dan relevan dengan kebutuhan pembangunan dewasa ini, apalagi dalam menyikapi perkembangan saat ini dengan segala konsekuensinya seakan tanpa ambang batas meskipun kita juga harus menyadari bahwa terkadang tingkat pendidikan tidak menjadi ukuran kepribadian seseorang secara utuh,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi saat meresmikan gedung PGRI Kecamatan Ambarawa, Senin (30/5).
Terkait  hal tersebut, Sekda Pringsewu Idrus Effendi berharap seluruh anggota PGRI untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, sebab dengan adanya tenaga pendidikan yang berkualitas dan profesional dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif akan teknologi canggih, demi kemajuan seluruh pembangunan.
Dalam kaitan dengan keberadaan gedung baru PGRI ini pula sekda juga berharap dapat dimanfaatkan oleh para guru secara optimal untuk berbagai kegiatan, terutama yang dapat menunjang peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pringsewu.Saat peresmian tersebut turut hadir wakil ketua DPRD setempat Drs.FX Siman, para asisten dan staf ahli, serta sejumlah kepala satuan kerja Pemkab Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu)

Perguruan Tinggi Bantu Atasi Pengangguran

GADINGREJO - Diera globalisasi saat ini sudah banyak dibangun perguruan tinggi negeri maupun swasta dengan jumlah kelulusan yang lebih besar dibandingkan dengan peluang kerja saat ini.
Melihat kondisi negara yang masih belum pulih dari keterpurukan adalah sebuah peluang untuk bersama-sama membangun kembali citra bangsa ini bukan dengan perlawanan fisik, melainkan dengan sumbangan pemikiran dan pekerjaan yang konkret bagi  masyarakat.
Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat wisuda sekaligus peresmian kampus STIKes Aisyah Pringsewu di Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, belum lama ini.

Dikatakan, masyarakat menunggu peran dari para wisudawan STIKes Aisyah Pringsewu untuk membantu mengatasi masalah kemasyarakatan dengan tindakan nyata.
Paling tidak dengan keberadaan perguruan tinggi yang ada  bisa mengatasi pengangguran dengan menciptakan  lapangan kerja bagi mereka yang membutuhkannya,” ujarnya.

STIKes Aisyah Pringsewu merupakan salah satu dari sekian banyak lembaga perguruan tinggi yang ada di Pringsewu, yang mengkhususkan diri pada penyelenggaraan pendidikan ilmu kesehatan. Pada tahun  2011 STIKes Aisyah Pringsewu mulai menempati kampus baru yang berada di Jalan Raya Lintas Barat KM 32, Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar