Subscribe:

Kamis, 28 Oktober 2010

KP2KP Pringsewu Gelar Aksi Simpatik Pajak 2010


PRINGSEWU - Aksi Simpatik Pajak dalam rangka pelaksanaan Hari Sosialisasi Pajak digelar serentak  Kamis (28/10) dengan mengunjungi sejumlah lokasi wajib pajak (WP) dan pejabat publik.

Kepala KP2KP Pringsewu Sofyan  mengatakan, pihaknya  juga melakukan aksi serupa untuk mensosialisasikan mengenai perpajakan. Testimoni yang diungkapkan para Wajib Pajak (WP)  juga diharapkan bisa memberikan masukan positif untuk meningkatkan kinerja.

"Beberapa tahun terakhir ini sudah dilakukan modernisasi pajak dengan pelayanan prima, pengawasan intensif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap administrasi perpajakan serta kepatuhannya membayar pajak," jelas Sofyan, seusai memberikan cinderamata dan bunga kepada Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH di Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (28/10).

Diungkapkannya , hal mendasar dalam modernisasi pajak adalah perubahan paradigma perpajakan. Dari semula berbasis jenis pajak yang mengesankan terjadinya dikotomi menjadi berbasis fungsi dan lebih mengedepankan aspek pelayanan kepada masyarakat.

"Restrukturisasi organisasi, perbaikan business process serta penyempurnaan sistem manajemen sumber daya manusia adalah tiga hal yang menjadi lingkup modernisasi," katanya.

Pelayanan pun, kata Sofyan, dilakukan melalui sistem satu pintu.

“Bila hanya melaporkan pajak, cukup ke Tempat pelayanan Terpadu (TPT) yang ada di front office dengan dukungan help desk sebagai sumber informasi. Namun jika perlu layanan lanjutan yang lebih teknis, kini juga ada seorang Account Representative (AR) yang secara khusus ditunjuk pimpinan kantor melayani tiap Wajib Pajak,” ujarnya.

Proses modernisasi ini, tambah Sofyan,  juga mencakup layanan dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti internet sehingga Wajib Pajak  tidak perlu  mendatangi kantor pajak.

Dalam Aksi Simpatik Pajak 2010, KP2KP Pringsewu yang wilayah kerjanya mencakup Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus dan Lampung Barat melakukan aksi membagi-bagikan bunga dan cinderamata ke sejumlah pejabat public maupun wajib pajak yang ada di wilayah Pringsewu. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Bupati Pringsewu Lepas 450 Calon Jemaah Haji
PRINGSEWU - Melaksanakan ibadah haji adalah suatu kewajiban bagi umat muslim yang mampu dan mendapat panggilan dari Allah SWT.  Tidak semua umat muslim dapat menunaikan  ibadah haji, kendati mereka memiliki kemampuan dari segi ekonomi, kesehatan dan kesempatan. Oleh sebab itu kepada saudara-saudara yang telah dipanggil Allah SWT untuk menjadi tamu-Nya, sungguh itu adalah suatu anugerah dan kebahagiaan yang luar biasa. 

Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat melepas jamaah haji asal Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/10) pagi.
Dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu pihaknya mengucapkan selamat  kepada saudara-saudara yang pada musim haji tahun ini berkesempatan berangkat ke tanah suci  dalam rangka memenuhi rukun Islam yang ke-lima.
“Laksanakanlah ibadah haji dengan niat ikhlas, semata- mata karena ridho kepada Allah SWT,” katanya.
Lebih lanjut Pj Bupati mengharapkan para calon jemaah haji Pringsewu agar mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk obat-obatan yang sekiranya sangat dibutuhkan, sehingga calon jemaah haji  dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan tenang.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu Budi Cipto Utomo mengatakan  calon jemaah haji dari Kabupaten Pringsewu diberangkatkan dengan menggunakan 10 unit bus berjumlah 450 orang yang kesemuanya tergabung kedalam 1 kelompok terbang (kloter) yakni  kloter 24.
“Insya Allah calon jemaah haji dari Kabupaten Pringsewu berangkat pada hari Jumat (29/10) dini hari dari Bandar Udara Radin Inten II setelah sebelumnya menginap semalam di asrama haji Rajabasa Bandar Lampung,” jelasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, selain Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa dan sejumlah anggota DPRD Pringsewu, asisten I Setdakab Pringsewu H.Firman Muntako, SE, asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH,  para pejabat Pemkab Pringsewu lainnya, serta ratusan pengantar dan keluarga calon jemaah haji. (*/Humas/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Jadikan Sumpah Pemuda Ajang Aktualisasi Diri
PRINGSEWU - Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan tonggak sejarah yang tidak boleh diabaikan, karena pada tanggal itulah bangsa Indonesia menunjukkan tekadnya sebagai bangsa yang merdeka yang kuat bersatu dan mampu berdiri sendiri, serta mempunyai keyakinan atas masa depannya.
Demikian amanat Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang disampaikannya saat  upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/10).
Dikatakannya, Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia.
“Melalui tema ‘Mewujudkan Pemuda Nasionalis Religius, Bangkit Bersatu Menuju Indonesia Sejahtera’ diharapkan mampu membangkitkan kesadaran pemuda Indonesia dalam meningkatkan semangat kebangsaan dan tampil sebagai pemuda nasionalis yang berpijak pada nilai-nilai religius bangsa Indonesia,” katanya.
Oleh karena itu, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, kepada segenap pemuda dan bangsa Indonesia agar senantiasa dapat mewujudkan bhakti diri dan  bangkit bersatu menuju ‘Indonesia Bisa’ menuju masyarakat sejahtera.
“Sumpah Pemuda merupakan sumpahnya bangsa Indonesia untuk mengakui, memiliki, memperjuangkan, dan mempertahankan tanah air, bangsa dan bahasa yang terungkap dalam isi Sumpah Pemuda itu sendiri,” katanya lagi.
Janji dan isi sumpah pemuda, lanjut Pj Bupati, adalah suatu hal  yang wajib dilestarikan dan diperjuangkan demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan,  Pancasila dan UUD 1945, sekaligus dijadikan titik tolak untuk selalu menyegarkan ingatan akan tugas dan kewajiban sebagai pemuda, dan generasi yang melanjutkan pembangunan saat ini maupun di masa yang akan datang.
 ”Jadikanlah juga momentum Sumpah Pemuda sebagai ajang aktualisasi kita guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi serta mewujudkan cita- cita nasional menjadi negara yang adil dan makmur sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” pungkasnya. (*)


 

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Bangga Dengan Bahasa & Sastra Indonesia
PRINGSEWU - Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai sarana berkomunikasi, terutama dikalangan generasi muda, terasa telah sangat berkurang. Media massa, terutama televisi dan internet telah mendorong mereka menjadi lebih bangga menggunakan bahasa asing atau Bahasa Indonesia yang mereka modifikasi tanpa aturan tata bahasa  yang jelas. Begitu juga dengan sastra Indonesia, dimana hasil budaya yang dulu sempat mengalami masa keemasan, kini penggemarnya semakin surut akibat kurangnya minat dan lemahnya pemahaman generasi muda pada bahasa dan sastra Indonesia.
Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat pembukaan kegiatan Kemah Bahasa dan Sastra 2010 se Provinsi Lampung di SMA Negeri Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (28/10).
Sebagaimana diketahui, kata Pj Bupati, dalam perkembangannya, Bahasa dan Sastra Indonesia telah diperkaya oleh berbagai bahasa serta sastra daerah dan asing.
“ Oleh karena itu, sebagai pemilik, selayaknya kita bangga akan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menjadikannya sebagai harta tak ternilai yang patut kita jaga dan kita cintai,” katanya.
Dikatakannya, sumpah pemuda yang tercetus pada  28 Oktober 1928, secara ekslusif telah menempatkan Bahasa Indonesia sebagai sesuatu yang patut kita junjung dan banggakan penggunaannya.
“Adalah kewajiban bagi kita untuk terus melestarikan keberadaannya, karena sebagaimana yang sering kita dengar bahwa  Bahasa menunjukkan Bangsa. Bangsa yang kuat memiliki warga yang bangga menggunakan bahasanya sendiri, karena pemakaian bahasa yang merupakan alat komunikasi utama, menunjukkan sikap nasionalisme diri kita,”  ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Pj Bupati Sudarno Eddi, salah satu upaya untuk melestarikan bahasa adalah dengan selalu menghargai bulan bahasa yang jatuh pada bulan yang sama dengan lahirnya Sumpah Pemuda ini.
Ditambahkan bupati, perayaan dan penghargaan, baik dalam hal bahasa maupun sastra adalah hal yang perlu kita lakukan guna menanamkan kesadaran pentingnya meningkatkan kualitas berpikir dan menghargai kekayaan budaya sendiri.

“Membuat masyarakat Indonesia menemukan kembali identitas kebangsaan dan menguatkan karakter generasi muda melalui bahasa dan sastra Indonesia, serta memiliki sikap terbuka terhadap keberadaan kebudayaan asing lewat bahasa dan sastra guna memperkaya khasanah budaya adalah tugas kita bersama.
Untuk itu, tentu diperlukan wadah bagi generasi muda dalam mengekspresikan diri lewat bahasa dan sastra guna membuat mereka lebih mencintai bahasa dan sastra Indonesia. Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, saya sangat mengapresiasi  dan berterimakasih kepada segenap pihak yang telah bekerja keras mewujudkan Kemah Bahasa dan Sastra ini. Semoga kegiatan ini dapat menggali potensi para peserta, mengembalikan keagungan bahasa nasional, serta menggali kekayaan moral dan intelektual yang terkandung dalam karya sastra,” pungkas bupati.
Kegiatan Kemah Bahasa dan Sastra 2010 yang dibuka oleh Asisten III Setdaprov Lampung, dihadiri  perwakilan Kemendiknas, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Kadis Pendidikan Kabupaten Pringsewu,  jajaran Forkorpimda Pringsewu dan Tanggamus, perwakilan Kedubes Palestina Taher Hamad, perwakilan Kedubes Meksiko, serta sejumlah negara sahabat, Rektor Universitas Kristen Indonesia, para sastrawan dan budayawan nasional, jajaran Media Group, serta para pelajar SMA se-Provinsi Lampung. (*)

                                                                   

 


                               

 

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Lokasi Makodim Pringsewu

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH bersama Komandan Kodim 0424/TGM  Letkol Parada Siringgo-ringgo, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan jajaran Pemkab Pringsewu, Selasa (26/10) saat meninjau calon lokasi Markas Komando Distrik Militer (Kodim) Pringsewu.
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>