Subscribe:

Senin, 26 September 2011

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Di Talang Rendah

PARDASUKA – Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH memberikan bantuan kepada 2 warga Dusun Talang Rendah, Pekon Selapan, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Senin (26/9), yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu. Masing-masing Rusman Effendi (41) yang tempat tinggalnya rata dengan tanah, mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp.10 juta, serta Farhadi (45) tetangga korban yang sebagian juga turut terbakar. Selain uang tunai, kedua korban juga mendapatkan bupper kit dari Dinas Sosial serta family kit dari BPBD Pringsewu.

Tidak mudah untuk menjangkau Dusun Talang Rendah yang letaknya berada di atas gunung di deretan pegunungan Bukit Barisan Selatan tersebut. Untuk menuju wilayah tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Sekda Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Asisten I H.Firman Muntako, SE, Kepala Pelaksana BPBD Pringsewu Drs.Junaidi, Kepala Badan KB dan PP Drs.Zulfuad Zahary, Kepala BP4K Pringsewu Ir.Dancik Ibrahim, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sunargianto, M.Pd, dan Camat Pardasuka Sofyan HS, SH beserta sejumlah anggota TNI dari koramil setempat harus menempuh perjalanan dengan melintasi pegunungan dengan medan yang cukup sulit dengan jurang menganga di kanan kiri jalan. Itupun kendaraan hanya mampu menjangkau pusat Dusun Talang Rendah, sehingga perjalanan hanya bisa dilanjutkan dengan mengendarai kendaraan roda 2 sampai dengan Umbulan Talang Pande, dan selanjutnya dengan berjalan kaki menuju lokasi kebakaran yang berada di wilayah terpencil tersebut.
Namun, lelahnya perjalanan menuju lokasi dusun penghasil kopi, kakao, dan lebah madu tersebut, akhirnya terobati dengan eloknya pemandangan serta dinginnya udara khas pegunungan di dusun tersebut.
Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat memberikan bantuan tersebut berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.
"Ini merupakan salah satu bentuk rasa keprihatinan dan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu terhadap warga yang sedang tertimpa musibah. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari semua ini,” kata bupati. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Sabtu, 24 September 2011

Bupati Lepas Pemberangkatan Angkutan Logistik Pemilukada

PRINGSEWU SELATAN - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  secara resmi melepas pemberangkatan angkutan logistik Pemilukada Kabupaten Pringsewu yang akan digelar 28 September 2011 mendatang.

Acara pelepasan yang  berlangsung di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu di Jalan Pangeran Diponegoro, Pringsewu Selatan, Kabupaten Pringsewu, Minggu (25/9) tersebut juga dihadiri Wakil Kapolres Tanggamus Komisaris Polisi M.Eka Faturrachman, Perwira Penghubung Kabupaten Pringsewu Kodim 0424/TGM  Kapten Aziz, Ketua KPU Kabupaten Pringsewu Warsito, ST dan jajaran komisioner, Ketua Panwas Kabupaten Pringsewu Fatoni, SH, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Pringsewu H.Firman Muntako, SE,  2 staf ahli bupati masing-masing Drs.H.Zuhairi dan Tias dan Sekretaris KPU Kabupaten Pringsewu Yespi Chori, ditandai dengan prosesi pengguntingan pita dan pemecahan kendi berisi air oleh Penjabat Bupati Pringsewu.

Pengangkutan bahan-bahan logistik keperluan Pemilukada Kabupaten Pringsewu tersebut menggunakan sejumlah kendaraan truk  dengan dikawal personil kepolisian menuju 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu.
Ketua KPU Kabupaten Pringsewu Warsito, ST  dalam laporannya mengatakan ada 2 macam logistik yang diangkut ke masing-masing kecamatan yakni berupa barang logistik yang berada di luar kotak suara, serta logistik yang berada di dalam kotak suara.
"Sebagian barang-barang logistik tersebut sudah dikirimkan ke setiap kecamatan," kata Warsito.

Sementara itu Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan KPU Kabupaten Pringsewu beserta jajarannya telah bekerja keras semaksimal mungkin dalam menyelenggarakan Pemilukada Kabupaten Pringsewu yang pertama ini, dan berharap pelaksanaannya nanti dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban daerah kita ini," kata bupati. (*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Kamis, 22 September 2011

BUPATI PRINGSEWU SAMPAIKAN NOTA KEUANGAN RAPBDP 2011

PRINGSEWU - Rapat paripurna penyampaian nota keuangan RAPBD Perubahan 2011 oleh Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi digelar di ruang rapat utama DPRD Pringsewu, Jumat (23/9) dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua DPRD Pringsewu FX Siman dan Stiyono.

Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi saat menyampaikan nota keuangan RAPBD Perubahan 2011 mengatakan Penataan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011 disesuaikan dengan nota kesepakatan tentang Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan yang telah ditandatangani bersama tanggal 20 September 2011.
"Berdasarkan prinsip Otonomi Daerah, maka daerah memiliki kewenangan di bidang perencanaan dan pengendalian pembangunan, membuat kebijakan untuk memberi pelayanan, peningkatan, peran serta dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Secara singkat dapat dijelaskan bahwa target Pendapatan Daerah pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011 adalah sebesar Rp.602.038.722.864), meningkat sebesar Rp. 12.542.128.864 dari sebelum perubahan, yakni sebesar Rp. 589.496.594.000," kata bupati.

Target Pendapatan Daerah ini, kata dia, terdiri atas Rencana Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.18.080.500.000 dan target Pendapatan Dana Perimbangan sebesar Rp.455.053.168.784 serta target lain – lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.128.905.054.080.
Secara keseluruhan, anggaran belanja pada APBD Perubahan 2011 direncanakan Rp.602.591.878.854,91. Jumlah ini meningkat sebesar Rp. 21.097.764.254,91 dibandingkan dengan sebelum perubahan yang hanya sebesar Rp. 581.494.114.600. Adapun penggunaannya antara lain untuk Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung, serta Pembiayaan.

Anggaran Belanja Tidak Langsung pada APBD Perubahan dianggarkan sebesar Rp.363.418.701.004,91 atau turun sebesar Rp. 2.369.308.995,09 dari sebelum perubahan yakni sebesar Rp. 365.788.010.000. Belanja Tidak Langsung ini terdiri atas :
1. Belanja Pegawai
Yang direncanakan sebesar Rp.328.735.151.293,91 turun sebesar Rp. 3.051.182.306,09 dari sebelum perubahan yang sebesar Rp. 331.786.333.600
2. Belanja Bunga
Pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011 menjadi sebesar Rp.89.663.311,- , atau turun sebesar Rp. 1.632.836.689 dari sebelum perubahan ditetapkan sebesar Rp, 1.722.500.000
3. Belanja Hibah
Direncanakan sebesar Rp.24.453.162.000 meningkat sebesar Rp. 1.965.000.000 dari sebelumnya sebesar Rp. 22.488.162.000
4. Belanja Bantuan Sosial
Direncanakan sebesar Rp.6.535.600.000 naik sebesar Rp. 264.000.000 dari sebelumya sebesar Rp. 6.271.600.000
5. Belanja Bantuan Keuangan Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa
Direncanakan sebesar Rp.3.155.124.400 naik sebesar Rp. 135.710.000 dari sebelumya sebesar Rp. 3.019.414.400
6. Belanja Tidak Terduga
Masih ditetapkan sebesar Rp.500.000.000.

Adapun rencana Anggaran Belanja Langsung pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011, lanjut bupati, dianggarkan sebesar Rp.239.123.177.850 meningkat sebesar Rp. 23.417.073.250 dibandingkan dengan sebelum perubahan sebesar Rp. 215.706.104.600. Belanja Langsung yang diajukan tersebut terdiri atas :
1. Belanja Pegawai
Dari total Belanja Langsung Pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011, Belanja Pegawai direncanakan sebesar Rp.26.239.077.650 meningkat sebesar Rp. 6.757.506.500 dari sebelum perubahan sebesar Rp. 19.481.571.150.
2. Belanja Barang dan Jasa
Direncanakan sebesar Rp.95.764.372.700 meningkat sebesar Rp. 7.138.046.050 dari sebelum perubahan Rp. 88.626.326.650
3. Belanja Modal
Pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011 direncanakan sebesar Rp.117.119.727.500 naik sebesar Rp. 9.521.520.700 dari sebelum perubahan sebesar RP. 107.598.206.800.
"Dari uraian tersebut antara target pendapatan daerah dan rencana belanja pada APBD Perubahan 2011 terjadi defisit sebesar Rp.553.155.990,91. Adapun Penerimaan Pembiayaan Daerah Pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2011 diproyeksikan sebesar Rp.16.662.071.449,91 yang bersumber dari SILPA tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp. 6.267.862.936,18 dan penerimaan piutang daerah sebesar Rp. 10.394.208.513,73. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp. 16.108.915.459 yang kegunaannya untuk pembayaran pinjaman pokok utang kepada Bank Lampung dan Bank Jabar Banten sebesar Rp. 13.000.000.000 serta utang Askes tahun 2010 dan utang pada PLN tahun 2010 sehingga terdapat pembiayaan netto sebesar Rp. 553.155.990,91 untuk menutupi defisit yang terjadi. Dengan demikian SILPA pada tahun anggaran 2011 adalah sebesar nol rupiah atau nihil," jelas bupati.

Penjabat Bupati Pringsewu juga menyatakan eksekutif telah menguraikan beberapa hal tentang RAPBD Perubahan Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2011 yang pada dasarnya penyusunan Rancangan APBD Perubahan yang disusun oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah dilakukan dengan cermat dan berhati-hati serta memperhitungkan waktu akhir tahun yang kurang lebih hanya 3 bulan.
"Namun demikian tentu masih diperlukan adanya pembahasan lebih lanjut.
Oleh karena itu kepada Dewan Yang Terhormat kami mengharapkan dapat meneliti dan membahasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan harapan kiranya anggota Dewan Yang Terhormat dapat membahas dan sekaligus dapat menyetujuinya dalam waktu yang tidak terlalu lama," harapnya. (*)



 Pringsewu Kekurangan PNS Bersertifikasi 
Pengadaan Barang dan Jasa

PRINGSEWU - Kabupaten Pringsewu saat ini baru memiliki sekitar 50 orang PNS bersertifikat Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Jumlah tersebut tentu masih kurang.
"Untuk memenuhi kebutuhan yang kita perlukan, tentunya sangat diperlukan adanya bimbingan teknis (bimtek, red) guna penanganan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu agar lebih baik dan profesional," kata Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat membuka bimtek dan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa pemerintah di aula RSUD Pringsewu, Jumat (23/9).

Selain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah, kata bupati, bimtek dan ujian nasional/sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa pemerintah ini jelas akan menambah jumlah aparatur pemerintah Kabupaten Pringsewu secara kuantitas, yang nantinya memiliki keahlian serta kewenangan untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.
"Pengadaan barang dan jasa yang buruk akan berdampak pada penurunan kualitas daya saing, baik di tingkat lokal maupun nasional, serta berdampak pada kualitas barang dan jasa yang tidak sesuai dengan harapan dan ketentuan sehingga mengganggu pembangunan secara umum," ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para peserta bimtek untuk tekun dan berkonsentrasi agar dapat menyerap dan memahami materi dengan baik sehingga lulus dan mendapat predikat yang terbaik.
"Dengan demikian diharapkan proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, transparan dan objektif, serta lebih berkualitas," tandasnya. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Direktur KTD Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Buka Pekan Keselamatan Transportasi Tingkat Provinsi Lampung Di Pringsewu

PRINGSEWU - Direktur Keselamatan Transportasi Darat (KTD) Ditjen Perhubungan Darat Hotma Simanjuntak, Kamis (22/9) membuka Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan dan Dekade Aksi Keselamatan Jalan tahun 2011 tingkat Provinsi Lampung yang dipusatkan di Kabupaten Pringsewu.
Acara yang digelar di halaman Pendopo Pemda Kabupaten Pringsewu tersebut juga dihadiri Sekdaprov Lampung Berlian Tihang beserta jajaran fokorpimda Provinsi Lampung, Sekdakab Pringsewu Idrus Effendi beserta jajaran fokorpimda Kabupaten Pringsewu.

Direktur Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat Hotma Simanjuntak mengatakan keselamatan adalah bukan barang murah oleh karena itu pemerintah pusat perlu memotivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan keselamatan jalan dimana  targetnya pada 2012 Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Keselamatan Transportasi Darat menganggarkan pendanaan untuk melakukan sosialisasi keselamatan transportasi jalan di seluruh provinsi di Indonesia.
Menurut data Kepolisian RI tahun 2010, kata Hotma,  jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas telah mencapai 31.600 jiwa, dan kecelakaan lalu lintas menduduki rangking ke-7 penyebab kematian di Indonesia, sehingga bila tidak diperbaiki, akan menjadi rangking ke-3 setelah HIV dan TBC.
"Setelah Aksi Keselamatan Jalan dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2007, PBB melalui World Health Organization (WHO) melihat data kematian akibat kecelakaan lalu lintas tidak berkurang secara signifikan. Dengan Deklarasi Aksi Keselamatan Jalan 2011-2020 yang telah  dicetuskan, diharapkan  sampai 2020 angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia turun menjadi 15.300," kata Hotma.

Sekdakab Pringsewu Idrus Effendi membacakan sambutan Bupati Pringsewu menyatakan posisi Pringsewu  yang sangat strategis berada di Jalur Lintas Barat sehingga diperlukan tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam berlalu lintas, mengingat kondisi lalu lintas daerah ini yang cukup padat.
"Dengan kesadaran akan tertib berlalu lintas diharapkan kondisi lalu lintas di Pringsewu akan lebih nyaman, tertib, dan aman," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga digelar pawai kampanye aksi keselamatan transportasi dan jalan raya dengan menggunakan sepeda motor menyusuri sejumlah ruas jalan di kota Pringsewu dari halaman pendopo Pemda Pringsewu melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Olahraga, Jalan Satria, Jalan KH Ghalib Raya, Jalan Veteran, kembali ke Jalan Jenderal Sudirman serta  finish di halaman pendopo pemda setempat. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 19 September 2011

Rapat Paripurna KUPA & PPAS-P


PRINGSEWU - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan  Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2011 berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Selasa (20/9).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua DPRD Stiyono, dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi beserta jajaran Pemkab Pringsewu.
Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi saat menyampaikan pengantarnya mengatakan
 

sebagaimana  diuraikan pada saat penyampaian rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu bahwa perubahan APBD dilakukan karena mengingat adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, yakni adanya perubahan proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah dan sumber dana pembiayaan yang semula di tetapkan dalam KUA, kemudian adanya pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kelompok belanja, antar jenis belanja, antar kegiatan dan antar objek belanja, serta penggunaan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya  yang harus dilakukan dalam perubahan APBD. 
"Dengan demikian di dalam APBD Perubahan 2011 yang di dahului dengan perubahan terhadap dokumen kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara ini dilakukan penataan anggaran baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan seiring dengan tuntutan tugas  pemerintah daerah dalam rangka mengakomodir kepentingan pelayanan kepada masyarakat.  Alhamdulilah rancangan perubahan KUA dan PPAS perubahan tahun anggaran 2011 ini dapat kita sepakati bersama yang tertuang ke dalam MoU antara Pemkab  Pringsewu dengan DPRD Kabupaten Pringsewu. Perubahan kebijakan umum anggaran dan belanja daerah KUA dan PPAS merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang menjadi pedoman atau landasan dalam rangka penyusunan RAPBD Perubahan Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2011 yang berisikan perubahan-perubahan atas pendapatan, alokasi belanja daerah dan sumber dana pembiayaan  serta pergeseran anggaran  yang terkait dengan program dan kegiatan," kata bupati.

Dari berbagai tanggapan dan koreksi serta masukan- masukan yang di sampaikan oleh anggota DPRD  baik pada saat penyampaian Pemandangan Umum  dan pada saat hearing antara komisi-komisi dengan satuan kerja Pemkab Pringsewu maupun antara  Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah  yang terkait dengan perubahan APBD 2011 dan dituangkan dalam kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan tahun anggaran 2011, telah dilakukan pembahasan secara transparan dan akuntabel dengan suasana saling memahami tugas dan fungsi kedua lembaga, sehingga pada akhirnya Rancangan Dokumen Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2011 yang telah dibahas dan disempurnakan melalui diskusi-diskusi yang intensif, dapat menjadi kesepakatan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif menjadi Dokumen KUA Perubahan dan PPAS Perubahan Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2011  yang definitif.                                                                                                                                                     "



 
Pada kesempatan ini saya juga mengingatkan kepada kita semua,  baik  SKPD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Dewan Yang Terhormat untuk bekerja keras lagi dalam rangka penyusunan dan penyelesaian RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2011,  mengingat tenggang waktu yang semakin terbatas menjelang akhir tahun anggaran, dan kita
berharap RAPBD Perubahan Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2011  ini dapat kita setujui paling lambat akhir bulan September 2011. Hal tersebut didasarkan pada Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 37 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2011,"  ujarnya.  



Selanjutnya, Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi atas nama Pemkab Pringsewu juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran legislatif  atas proses pembahasan yang insentif dan kreatif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah  sehingga dapat tersusun kebijakan Umum Perubahan APBD  dan PPAS Perubahan Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2011 dengan baik. Begitu pula atas saran, kritik yang kondusif dan rekomendasi yang telah disampaikan baik dalam proses pembahasan maupun dari pendapat akhir fraksi-fraksi, yang akan dijadikan perhatian  akan sangat bermanfaat dalam rangka peningkatan kinerja Pemkab Pringsewu di  masa mendatang. (*)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Peringatan HUT Pramuka Ke-50 Di Pringsewu

PRINGSEWU - Peringatan Hari Pramuka (Praja Muda Karana) ke-50 tahun diperingati dalam suatu apel di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu. Apel tersebut juga dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Lampung Sjachrazad ZP, Ketua Kwarcab Pringsewu Drs.Idrus Effendi, diikuti ratusan anggota Pramuka se wilayah Kwarcab Pringsewu.

Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang bertindak sebagai pembina apel membacakan amanat Ketua Kwartir Pusat Pramuka Prof.Dr.dr.H.Azeul Anwar, M.Ph mengatakan  revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah berjalan selama 5 tahun dengan tujuan utamanya adalah untuk memantapkan eksistensi gerakan pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun demikian, bersamaan dengan itu, harus diakui pula bahwa tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka dan juga oleh kaum muda Indonesia, juga makin bertambah berat. 
"Gerakan Pramuka merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di  
Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. Sesungguhnya  dewasa ini, Gerakan Pramuka serta generasi muda di Indonesia banyak menghadapai berbagai masalah antara lain adalah tingginya angka putus sekolah, sulitnya mendapatkan pekerjaan, maraknya tindak kriminalitas yang melibatkan generasi muda, rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orangtua dan kepada guru, perubahan gaya hidup yang menjurus pada prilaku tidak sehat, meningkatnya prilaku merokok pada usia muda, makin tingginya konsumsi narkoba dan zat adiktif, serta makin meningkatnya pergaulan bebas yang berakibat pada terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi dikalangan generasi muda, tentu saja sangat memprihatinkan kita semua," kata dia. 
Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan,  lanjut dia, berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi tentu saja harus dapat ditanggulangi. Disinilah menjadi penting peranan Gerakan Pramuka, karena sebagai lembaga pendidikan non formal yang bertujuan

untuk membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda.
"Sejarah telah mencatat besarnya peranan anggota dan organisasi Pramuka dalam kehidupan bangsa dan bernegara, yakni pada masa-masa awal kebangkitan nasional, para anggota Pramuka atau Kepanduan saat itu, mempunyai peranan besar dalam membangkitkan semangat kebangsaan. Pada  tahun 1920 an  para anggota Kepanduan berperan besar dalam menggalang semangat persatuan. Untuk kemudian, pada masa-masa awal kemerdekaan, juga berperan besar dalam menggelorakan semangat bela negara," ungkapnya. 

Selanjutnya Penjabat Bupati Pringsewu saat membacakan sambutan Ketua Kwarnas berharap GerakanPramuka dapat berkiprah dalam mensukseskan pembangunan nasional utamanya dalam mengatasi berbagai masalah dan tantangan kaum muda, dimana Gerakan Pramuka  harus dapat berperan sebagai penyelamat generasi muda.
"Gerakan Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan yang berperan melengkapi pendidikan formal bagi generasi muda, sejak dicanangkan revitalisasi 2006 lalu, terus menerus membenahi diri. Pada saat ini, dengan telah terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, tentu saja upaya pembenahan diri tersebut harus semakin ditingkatkan. Dan hasil yang dicapai sejauh ini cukup menggembirakan dimana minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak semakin meningkat. Bersamaan dengan itu, berbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan. Guna tercapainya visi dan misi yang dimiliki yakni mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, berbagai keberhasilan ini tentu saja harus dapat dipertahankan dan bahkan harus dapat lebih ditingkatkan pada masa depan," ujarnya.

Lebih lanjut untuk terwujudnya visi dan misi Gerakan Pramuka, Penjabat Bupati  mengajak kepada semua pihak agar dapat secara terus-menerus dan bersama-sama mengibarkan panji-panji Gerakan Pramuka, karena sesungguhnya salah satu peran utama yang diharapkan dari Gerakan Pramuka adalah sebagai perekat bangsa.   
Seusai apel, Penjabat Bupati Pringsewu juga melepas peserta  yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas)  Pramuka Satuan Karya (Saka)  Bhakti Husada di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sulawesi, dan selanjutnya bersama jajaran Pramuka dari Kwarda Lampung dan Kwarcab Pringsewu melakukan acara halal bilhalal di pusiban Pendopo Kabupaten Pringsewu. (*)                  

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Gelar Pemilihan Miss Waria 2011
GADINGREJO - Kaum Waria (Wanita Pria) yang tergabung dalam Jaringan Waria Lampung (Jawala) punya gawe. Ratusan kaum 'laki-laki kemayu' ini, Minggu (18/9) malam menggelar pemilihan Miss Waria 2011 bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Gebyar Waria 2011 ini diikuti dan dihadiri ratusan waria dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH beserta Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Dra.Hj.Lisnalela Sudarno Eddi beserta jajaran Pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu juga turut hadir menyaksikan tingkah polah dan gaya para bencong tersebut.

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya merasa bangga dan bahagia dapat bersilaturahim dengan komunitas kaum waria tersebut, dan berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk terjalinnya hubungan kekeluargaan yang hangat dan akrab, baik antar sesama kaum waria, antara komunitas waria dengan pemerintah, maupun dengan masyarakat lainnya.
"Saya mengajak kepada seluruh komunitas kaum waria, mari kita bekerja sama dan bersatu padu untuk bersama-sama mengabdikan diri membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. (*)
 
Bupati Pringsewu Hadiri Perayaan Ulang Tahun Persatuan Masyarakat Batak Pringsewu
PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menghadiri ulang tahun Persatuan Masyarakat Batak Pringsewu (PMBP) di Pringsewu, Senin (19/9). Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, serta Asisten I Setkab Pringsewu H.Firman Muntako, SE serta Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Pringsewu Yus Amri Agus, S.Sos.
Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengaku bangga lepada Persatuan Masyarakat Batak Pringsewu yang selama ini telah menunjukkan kekompakan dan kerukunan, baik dengan sesama warga Batak maupun dengan suku lain, sehingga dapat hidup berdampingan dengan damai, penuh toleransi dan saling menghargai.
“Semoga kondisi seperti ini dapat terus kita pertahankan dan kita budayakan dalam kehidupan di masyarakat agar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan ketenangan lahir dan batin. Jangan sampai terjadi seperti daerah-daerah lain sebagaimana yang kita saksikan melalui televisi; antarkelompok, antarsuku, antaragama, antar geng tawuran. Karena saya tahu, di Pringsewu ini tingkat heterogenitasnya cukup tinggi dimana berbagai suku bangsa, kelompok, dan berbagai agama ada dan hidup bersama di Pringsewu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan jajaran Pemkab Pringsewu beserta Ketua PMBP Simangunsong, tokoh masyarakat Batak Pringsewu L.Hutapea yang juga Kepala BRI Cabang Pringsewu, serta ratusan warga Batak dari berbagai puak dan marga bersama-sama menari tarian khas Batak, dengan dihibur artis Trio Santana. (*)
 
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

KPID Gelar Literasi Media Di Pringsewu

PRINGSEWU – Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs.H.Zuhairi membuka pembukaan kegiatan literasi media bagi pelajar dan mahasiswa di aula SMA Xaverius Pringsewu, Senin (19/9).

Literasi media yang diikuti para pelajar dan mahasiswa se Pringsewu ini dihadiri Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Lampung M.Iqbal Rasyid, SH, M.Hum, beserta komisioner KPID lainnya yang juga memberikan ceramah umum terkait Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Untuk Mewujudkan Pendengar dan Pemirsa yang Cerdas.

Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs.H.Zuhairi mewakili bupati atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada KPID Lampung yang telah berkenan menempatkan penyelenggaraan kegiatan Literasi Media ini di Kabupaten Pringsewu, sehingga para pelajar dan mahasiswa di daerah ini mendapat kesempatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman di bidang literasi media.
“Diharapkan peserta semakin memahami dan memiliki kemampuan literasi media, yang selanjutnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak menjadi korban dampak negatif media massa serta memiliki daya kritis yang konstruktif bahkan dapat memanfaatkan isi media massa sebagai sumber belajar,” kata Zuhairi didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Drs.Sunargianto, M.Pd. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Jumat, 16 September 2011

Bupati Hadiri Halalbilhalal APSI Pringsewu

PRINGSEWU UTARA - Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Pringsewu menggelar acara halal bilhalal yang diikuti seluruh anggota APSI dari 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu.

Acara yang diselenggarakan di aula SMK Muhammadiyah Pringsewu, Jalan Pemuda Pringsewu Utara, Jumat (16/9) tersebut dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Drs.Samsir, MM.


Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh tenaga pengawas sekolah yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu atas pengabdian dan perjuangan yang tak mengenal lelah untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pringsewu.

"Tentu kita sadari bersama bahwa kerja keras kita masih akan melewati jalan yang panjang, berliku dan masih banyak tantangan, namun dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan tulus dari kita semua, Insha Allah kita akan mencapai hasil yang maksimal dalam rangka mewujudkan Pringsewu sebagai kabupaten pendidikan," kata bupati. (*)



||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 14 September 2011

Bupati Pringsewu Halal Bilhalal Di Pardasuka

PARDASUKA - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menghadiri acara silaturahmi dan halal bilhalal yang diselenggarakan  jajaran kependidikan Kecamatan Pardasuka di SMP Negeri 1 Pardasuka, Rabu (14/9).
Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Asisten I H.Firman Muntako, SE, Asisten III H.Djohan, SE, MM, Staf Ahli Bupati Pringsewu Drs.Zuhairi dan Dra.Hj.Lisnalela, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Drs.Syamsir, MM,  Camat Pardasuka Sofian HS, SH,  Kapolsek dan Danramil, serta ratusan guru dan tenaga kependidikan se Kecamatan Pardasuka.


Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengucapkan terimakasih kepada seluruh tenaga kependidikan yang ada di Kecamatan Pardasuka atas kegigihannya yang selama ini telah dibuktikan melalui pengabdian dan perjuangan yang tak mengenal lelah untuk memajukan pendidikan di Bumi Jejama Secancanan.
"Tentu kita sadari bersama bahwa kerja keras kita masih akan melewati jalan yang panjang, berliku dan masih banyak tantangan, namun dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan tulus dari kita semua, Insha Allah kita akan mencapai hasil yang maksimal dalam rangka mewujudkan Pringsewu sebagai kabupaten pendidikan," kata bupati. (*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Minggu, 11 September 2011

Bupati Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Atas Penyampaian Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pringsewu 2010


PRINGSEWU - Rapat paripurna DPRD Pringsewu dengan agenda jawaban Bupati Pringsewu terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi atas penyampaian Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pringsewu Tahun 2010, berlangsung Senin (12/9) di ruang rapat paripurna DPRD setempat. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua FX Siman dan Stiyono, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menyampaikan jawaban atas pemandangan umum 2 fraksi, masing-masing fraksi Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Berikut jawaban Penjabat Bupati Pringsewu ;

Atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi tersebut, perkenankanlah kami menyampaikan Penjelasan Eksekutif kepada sidang Dewan yang terhormat, sebagai berikut:
~ Menanggapi beberapa pertanyaan oleh Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Pringsewu antara lain:

1.    Pendapatan
a. Dalam APBD Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2010 terdapat selisih antara Anggaran dengan Realisasi Pendapatan sebesar Rp. 8.659.352.274,82 (Delapan miliar enam ratus lima puluh sembilan juta  tiga ratus lima puluh dua ribu dua ratus tujuh puluh empat rupiah dan delapan puluh dua sen) dapat kami jelaskan sebagai berikut:     
Pada prinsipnya prosedur dan system yang berlaku di Kementerian Keuangan memungkinkan untuk terjadi keterlambatan transfer dana perimbangan pusat ke Kabupaten/Kota, namun hal ini tidak merugikan Kabupaten Pringsewu karena kekurangan dana transfer pada tahun 2010 menjadi piutang Kabupaten Pringsewu dan telah direalisasikan pada Tahun Anggaran 2011.
b. Dalam rangka peningkatan PAD Kabupaten Pringsewu telah diambil langkah – langkah sebagai berikut:
1)   Intensifikasi yaitu mempermudah alur pembayaran pajak dan retribusi daerah, dengan mempermudah prosedur dan tata cara pembayaran.

 
2)   Ekstensifikasi yaitu melakukan penggalian potensi sumber-sumber PAD baik yang berasal dari pajak atau retribusi melalui pendataan objek pajak dan retribusi, serta melakukan sosialisasi peraturan daerah baik langsung kepada masyarakat maupun melalui media cetak dan elektronik yaitu Perda No.3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.

c.  Terkait dengan Piutang yang terdapat dalam neraca    yang bersumber dari Pajak Daerah dan Piutang lainnya telah direalisasikan dan masuk ke kas daerah pada APBD TA 2011.
d. Terkait Penetapan PAD perlu menjadi pemikiran kita bersama bahwa Kabupaten Pringsewu sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) sedang dalam proses mempersiapkan diri antara lain: menyiapkan payung hukum, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta pembinaan terhadap jenis usaha yang akan menjadi sumber objek pajak atau retribusi.
e.  Pada tahun 2010 Kabupaten Pringsewu masih memberlakukan Peraturan Daerah yang berasal dari Kabupaten Tanggamus secara mutatis-mutandis, namun pada tahun 2011 dasar hukum untuk pemungutan pajak dan retribusi Kabupaten Pringsewu telah membuat peraturan daerah sendiri yang mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku (UU No. 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah).
f.  Mengenai Aset Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu yang berupa barang tidak bergerak (Tanah dan Bangunan) akan segera dilakukan pendataan (ulang), dan sertifikasi serta penilaian terhadap aset-aset tersebut.


 g.  Berkaitan dengan keberadaan Tower Celluler yang tidak mengantongi izin IMB dan HO akan dilakukan pendataan ulang serta menertibkan bangunan tower celuler yang melanggar ketentuan yang berlaku, seperti;
1)  Adanya beberapa tower celuler yang belum terdaftar di Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
2)    Beberapa tower yang izinnya melalui Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan masa berlaku izin telah habis dan harus diperpanjang.
Atas pelanggaran hal tersebut di atas telah kami keluarkan Surat Teguran Bupati Pringsewu No. 503/266/LL.03/VIII/2011 tanggal 15 Agustus 2011 Perihal Penertiban Izin Tower Celluler.
h. Menanggapi tentang keberadaan waralaba/minimarket di Kabupaten Pringsewu akan kami batasi pendirian waralaba/minimarket baru, atau ditinjau kembali agar pedagang tradisional tumbuh dan berkembang secara bersamaan.

2.  Belanja.
a. Terkait dengan Belanja Langsung yang masih    dialokasikan untuk belanja berupa honor, uang lembur, akan dilakukan efisiensi dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
b.  Sehubungan dengan hambatan-hambatan yang masih terjadi di lapangan, untuk mengatasi hal tersebut atas saran yang disampaikan oleh Fraksi Demokrat pada dasarnya kami sependapat.

3.  Lain-lain
a. Dalam hal pengelolaan aset tetap, khususnya terhadap aset yang diperoleh dari pengadaan maupun dari hibah yang belum dilengkapi dengan bukti kepemilikan dan belum dilengkapi dengan Berita Acara Hibah sudah diupayakan kelengkapan administrasinya, dan di antaranya dalam proses penyelesaian.

b.Terkait dengan investasi jangka panjang, baik investasi permanen maupun non-permanen, Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal pada PT. Bank Lampung.

Menanggapi Pandangan Umum oleh Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pringsewu dapat kami sampaikan bahwa:
 
Di dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pringsewu Tahun 2010, telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, namun diakui masih terdapat beberapa kendala dalam proses pengelolaan keuangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daerah, dan terkait dengan kelemahan-kelemahan  yang terjadi telah ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ke depan, kita berupaya kelemahan-kelemahan yang terjadi pada pelaksanaan APBD TA 2010 tidak terulang kembali di masa yang akan datang dan berharap kita semua, Eksekutif dan Legislatif lebih bersinergis dan bekerja sama yang lebih baik lagi demi Bumi Jejama Secancanan yang kita cintai.

Saudara Ketua, Wakil Ketua, Anggota Dewan yang Terhormat dan hadirin yang berbahagia.

Demikian yang dapat kami sampaikan berkenaan dengan jawaban atas pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pringsewu. Dan jika ada pertanyaan yang belum terjawab akan dibahas lebih lanjut pada saat pembahasan di tingkat III antara Eksekutif dan Legislatif.
Kami berkeyakinan bahwa jawaban ini belum memenuhi keinginan saudara, tetapi percayalah bahwa Pemerintah Daerah akan berupaya dan berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.


 Akhirnya kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kesabaran Dewan Yang Terhormat untuk mendengarkan penjelasan yang kami sampaikan, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing kita semua dalam rangka membangun Pemerintahan yang amanah khususnya di Kabupaten Pringsewu yang  kita cintai ini. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Sabtu, 10 September 2011

Hadapi Pemilukada Pringsewu Gelar Pasukan

PRINGSEWU - Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilukada Kabupaten Pringsewu 2011 digelar di halaman Pendopo Pemkab Pringsewu, Sabtu (10/9).

Upacara yang dipimpin oleh Kapolres Tanggamus-Pringsewu AKBP Bayu Aji, S.I.K, M.Hum  tersebut dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Perwira Penghubung Pringsewu Kodim 0424 Kapten Aziz, Ketua KPU Pringsewu Warsito, ST, Ketua Panwaslu Pringsewu Fatoni, SH, para asisten dan staf ahli berikut kepala SKPD Pemkab Pringsewu, serta dihadiri ratusan anggota kepolisian, TNI, Satpol PP dan Linmas se Kabupaten Pringsewu.
Kapolres Tanggamus-Pringsewu AKBP Bayu Aji, S.I.K, M.Hum yang bertindak sebagai inspektur upacara/apel dalam amanatnya berharap Pemilukada Kabupaten Pringsewu pertama yang akan digelar pada tanggal 28 September mendatang dapat berjalan aman, lancar, damai dan kondusif.
Sedangkan apel gelar pasukan yang dilaksanakan tersebut adalah salah satu bentuk persiapan dalam menghadapi agenda besar tersebut nanti,sekaligus guna mengecek kesiapan dalam hal pengamanan Pemilukada yang baru kali pertama digelar di Bumi Jejama Secancanan.

Dalam kesempatan tersebut Penjabat Bupati Pringsewu didampingi Kapolres, Pabung, Ketua KPU dan Ketua Panwaslu juga melakukan penanda tanganan MoU pengamanan Pemilukada sekaligus memeriksa barisan. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Jumat, 09 September 2011

Kandidat Bupati & Wakil Bupati Pringsewu

Para kandidat bupati dan wakil bupati Kabupaten Pringsewu berpose bersama Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, serta Ketua KPUD Pringsewu Warsito, ST seusai sidang paripurna istimewa penyampaian visi dan misi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Pringsewu tahun 2011 di gedung DPRD Pringsewu, Jumat (9/9).
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 07 September 2011

Puluhan Pasang Pengantin Ikuti Isbath & Nikah Massal

PRINGSEWU - Puluhan pasang pengantin mengikuti isbath dan nikah massal yang di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Rabu (7/9). Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung tersebut dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua LKKS Provinsi Lampung Ny.Hj.Truly Sjachroedin ZP, Ketua DPRD Pringsewu, jajaran Pemkab Pringsewu serta fokorpimda.
Sebelum mengikuti isbath dan ijab qabul, puluhan pasang pengantin tersebut bahkan diarak keliling Kota Pringsewu dengan menggunakan kendaraan becak.


Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan pernikahan adalah tali ikatan suci untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Untuk itu, ada  persyaratan yang harus diperhatikan, yakni harus syah menurut agama dan  tercatat sesuai ketentuan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Melalui ikatan perkawinan yang syah secara hukum, tentunya  akan membawa ketenangan lahir dan batin sehingga diharapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan lebih harmonis dan bahagia, dalam mencari nafkah lebih bersemangat, serta dalam beribadah akan lebih khusuk sehingga akhirnya akan terbentuk keluarga yang syakinah, mawadah, dan  warrahmah," tandasnya. (*)


 Dekranasda Provinsi Bantu Pengrajin Kain Perca Pringsewu
BANYUMAS - Para pengrajin kain perca di sentra industri Desa Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu mendapat bantuan dari Dekranasda Provinsi Lampung.
Bantuan dalam bentuk peralatan seperti mesin jahit beserta perlengkapan dan bantuan lainnya diberikan langsung Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ny.Hj.Truly Sjachroedin ZP kepada para pengrajin di Desa Sukamulya, Banyumas, Pringsewu, Rabu (7/9).
Ketua Dekransda Provinsi Lampung Ny.Tuly Sjachroedin berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pengrajin demi mendukung kemajuan industri tersebut, apalagi produk tersebut telah mampu menembus pasar baik regional maupun nasional.
"Berkembangnya sentra industri kain perca ini tentunya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Pringsewu secara khusus dan Lampung secara umum," katanya.


Seusai memberikan bantuan, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung juga meninjau sejumlah pengrajin kain perca yang ada di daerah setempat, didampingi Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, serta sejumlah pejabat Pemprov Lampung dan Pemkab Pringsewu. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 05 September 2011

Tingkatkan Kedisplinan !

PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar rakor dalam rangka membina kedisplinan jajaran pemerintahan setempat. Rakor yang digelar di Balai Proteksi Tanaman Pangan Wates, Gadingrejo, Selasa (6/9) tersebut,  dibuka Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, didampingi Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Asisten I H.Firman Muntako, SE, Asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, Assiten III.H.Djohan, SE, MM, serta dihadiri para kepala SKPD dan pejabat eselon, termasuk para camat di lingkungan Pemkab Pringsewu.
Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kesempatan tersebut meminta para kepala satker agar dapat membina para pegawai atau staf di lingkungan kerjanya agar lebih disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksinya.
"Sebagai seorang aparatur pemerintahan, sekaligus sebagai abdi negara dan masyarakat, jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu diminta lebih meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat," tandasnya. (*)

 Masa Jabatan Penjabat 
Bupati Pringsewu Diperpanjang

PRINGSEWU - Masa jabatan Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH diperpanjang paling lama 1 tahun lagi.
Hal itu menyusul dengan telah diterbitkannya  Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-635 Tahun 2011 Tentang Perpanjangan Masa Jabatan Penjabat Bupati Pringsewu Provinsi Lampung, tertanggal 25 Agustus 2011 yang ditanda tangani Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
"SK dari Menteri Dalam Negeri sudah diserahkan dari Gubernur Lampung kepada Pak Sudarno Eddi pada tanggal 26 Agustus 2011 lalu," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Drs.Sunargianto, M.Pd, kemarin.



SK perpanjangan masa jabatan Penjabat Bupati Pringsewu, kata dia, dibuat sebelum masa jabatan H.Sudarno Eddi berakhir yakni pada tanggal 3 September 2011.
"Bila dalam pemilukada nanti sudah didapatkan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pringsewu definitif, SK perpanjangan otomatis tidak berlaku, karena SK tersebut akan berlaku hingga terpilihnya bupati dan wakil bupati yang definitif," ujarnya. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>