Subscribe:

Kamis, 26 Mei 2011

Bupati Pringsewu Lantik 2 Kepala Pekon

SUKOHARJO – Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi melantik 2 kepala pekon  (kepala desa) di Kecamatan Sukoharjo, masing-masing  Sigit Budiastowo sebagai kepala pekon Sukoharjo II dan ……….. sebagai kepala pekon Waringinsari Barat.
Acara pelantikan yang berlangsung di balai pekon Waringinsari Barat, Jumat (27/5) tersebut juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Pringsewu dari daerah pemilihan kecamatan setempat,  sekdakab Pringsewu H.Idrus Effendi beserta  para asisten dan staf ahli dan  para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu,  jajaran uspika serta kepala pekon se Kecamatan Sukoharjo.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi mengingatkan kepala pekon yang baru dilantik agar  malaksanakan tugas-tugas pembantuan baik  membantu tugas pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, ataupun Pemerintah Kabupaten Pringsewu, termasuk tugas menghimpun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dikatakan bupati, dalam melaksanakan tugasnya, kepala pekon wajib melaporkan penyelenggaraan pemerintahan pekon kepada bupati melalui camat, sehingga selalu dapat dilakukan pengawasan dan monitoring terhadap pekon dipimpin.  Kepala  Pekon diharapkan juga dapat mensukseskan program pemerintah, serta mengemban amanat masyarakat dengan memberikan layanan  yang terbaik, tercepat, merespon berbagai keinginan dan kebutuhan masyarakat.
"Untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam menjalankan tugas sebagai kepala pekon, saya ingin mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan, sebagaimana  tercantum  dalam pasal 16  PP 72 tahun 2005 tentang desa, yakni  dilarang menjadi pengurus partai politik, merangkap jabatan sebagai ketua dan atau  anggota Badan Hippun Pemekonan, serta lembaga kemasyarakatan, dilarang merangkap jabatan sebagai anggota DPRD dan terlibat dalam kampanye pemilu, pilpres, maupun pemilukada,  dilarang merugikan kepentingan umum, meresahkan sekelompok masyarakat, dan mendiskriminasikan warga atau golongan masyarakat lain,  melakukan KKN, menerima barang dan atau jasa dari pihak lain yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan yang akan diambil,  dilarang menyalahgunakan wewenang dan melanggar sumpah jabatan,serta dilarang meninggalkan wilayah kerja tanpa izin atasan,”  tegas bupati.

Kemudian pada pasal 18  PP 72/2005, sambung bupati,  bila larangan-larangan tersebut dilanggar, maka seorang kepala pekon dapat dikenakan sanksi, termasuk sanksi diberhentikan dari jabatannya. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara)


SELAMAT - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi saat memberikan ucapan selamat kepada pengurus DPD KNPI Pringsewu saat pelantikan di Lapangan Sukoharjo, Pringsewu, Jumat (27/5).
(Foto Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara)

Donor Darah Tingkatkan Rasa Kesetiakawanan Sosial
PRINGSEWU - Setiap tetes darah yang kita donorkan  tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.
“Bagi para pendonor,  hal ini tentunya akan meningkatkan kesehatan kita, seperti menjaga kesehatan jantung,  meningkatkan produksi sel darah merah,  membantu menurunkan berat badan bagi yang memiliki masalah dengan kelebihan berat  badan, dan masih banyak manfaat kesehatan lainnya,” kata Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kesehatan Kabupaten Pringsewu dr.Endang Budiati, saat membuka kegiatan donor darah dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jumat (27/5).
Dengan  kegiatan donor darah, kata bupati, diharapkan juga akan semakin menambah rasa kesetia kawanan sosial  diantara kita semua, sekaligus menjadi contoh yang baik bagi kita. “Saya berharap kiranya kegiatan ini dapat terus lebih digiatkan lagi di masa-masa mendatang, serta para peserta donor juga semakin meningkat. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud adanya rasa  kepedulian kita terhadap sesama,” tandasnya. (*)




Bupati Pringsewu Tutup Diklat 
Prajabatan Golongan III Angkatan I-VI

PRINGSEWU – Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  menutup diklat prajabatan CPNS golongan III angkatan I-VI  di lingkungan Pemkab Pringsewu  di aula Bapelkes Provinsi Lampung, Hajimena, Natar, Kamis (26/5).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH   mengatakan prajabatan adalah diklat yang harus diikuti oleh semua Calon Pegawai Negeri Sipil sebagai salah satu persyaratan untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.



“Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia aparatur negara, diklat prajabatan hendaknya bukan sekedar sebagai tahap yang dilalui hanya untuk mengubah status CPNS menjadi PNS. Akan tetapi, diklat ini merupakan awal bagi serangkaian perjalanan dan perkembangan karier di masa depan,” kata bupati.

Melalui diklat ini, sambung dia,  terjadi proses transfer pengetahuan dan sharing pengalaman, interaksi yang saling mendukung dan menguatkan komitmen sebagai aparatur negara. Nilai-nilai yang telah terjalin selama pelaksanaan diklat ini seperti kedisplinan, kerjasama, keterbukaan hendaknya terus dikembangkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md.K)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
MELANTIK - Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi melantik Kepala Pekon (Kepala Desa) Sukoharjo II dan Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo di Balai Pekon (Balai Desa) Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (27/5).
(Foto Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara)

 
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 25 Mei 2011

Bupati Pringsewu Lantik 102 Pejabat Eselon II, III, dan IV


PRINGSEWU - Mutasi ataupun promosi suatu jabatan merupakan bagian dari proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam sebuah organisasi birokrasi. Mutasi atau promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Namun demikian, proses penyegaran ini seyogyanya dilihat dan di tanggapi sebagai upaya perbaikan kinerja organisasi sekaligus guna terlaksananya percepatan pembangunan. Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat melantik 102 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Pringsewu di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Rabu (25/5).

Menurut bupati, sebagai sebuah daerah otonom baru, Kabupaten Pringsewu masih sangat membutuhkan bantuan dari seluruh elemen yang mampu bekerja keras, bersinergi untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah dicanangkan. Pringsewu, kata dia, memerlukan aparatur yang memiliki jiwa leadership, profesional, mengetahui tugas dan fungsinya, menciptakan kondisi kerja yang nyaman, serta yang terpenting adalah mempunyai loyalitas tinggi pada atasan dengan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, tetapi tetap selalu berpihak pada kepentingan rakyat, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“ Saya menghimbau pejabat yang baru dilantik agar selalu berada pada koridor perundang-undangan yang berlaku, serta berdisiplin, dengan selalu mengambil posisi sebagai aparatur pemerintah yang memiliki integritas dan tanggap terhadap pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” ujarnya.


Pj Bupati Pringsewu juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan bukan hanya dari atasan dan pemerintah, tetapi juga amanah dari masyarakat. Lebih dari itu, jabatan adalah amanah dari Tuhan yang kelak akan dipertanggungjawabkan.
“Seorang pejabat struktural eselon II, III dan IV merupakan jabatan operasional yang harus menguasai secara teknis bidang yang dipimpin. Jangan berhenti berbuat dan mendedikasikan segala kemampuan dan potensi untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama, serta menjadi motivasi untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab guna membawa perubahan positif dalam memajukan Kabupaten Pringsewu,” harapnya.
Adapun para pejabat yang dilantik tersebut terdiri 2 eselon II, 14 eselon III, dan 86 eselon IV. Mereka diantaranya pada eselon II Drs.Samsir, MM sebagai Kadis Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata menggantikan Rimir Mirhadi, SH dan Tias Nuziar, SH sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
(*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


Teknologi Pertanian
Belum Teraplikasi Sepenuhnya

GADINGREJO - Hingga saat ini  sektor pertanian masih menjadi tulang punggung pembangunan di Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan kondisi tersebut sektor tanman pangan  dan hortikultura tidak bisa diabaikan begitu saja, tetapi justru  harus dipacu lebih berkembang dan ditingkatkan keberhasilannya agar dapat membawa dampak positif terhadap perkembangan Kabupaten Pringsewu.

“Orientasi pembangunan pertanian khususnya hortikultura diharapkan  akan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, saat membuka rakor jajaran pertanian di Balai Laboratorium Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura , Wates, Rabu (25/5).

Kabupaten Pringsewu pada tahun 2011 ini, kata dia, mendapat bantuan untuk pengembangan kawasan sayuran berupa cabe dan jamur serta pengembangan kawasan buah pisang. Namun hingga saat ini  mutu produk cabe merah yang dihasilkan petani Pringsewu  belum memenuhi standar yang diinginkan konsumen. Hal ini disebabkan antara lain  kemajuan teknologi budidaya cabe merah  belum sepenuhnya diaplikasikan oleh petani secara baik dan benar.
Rakor tersebut diikuti para praktisi pertanian se Kabupaten Pringsewu, termasuk Kadis Pertanian Ir.Junaidi Hasyim dan para camat se Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)




||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 24 Mei 2011


Pemkab Pringsewu Canangkan Bulan Bhakti Gotongroyong & HKG PKK
PRINGSEWU - Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat  dan Hari Kesatuan Gerak PKK merupakan upaya untuk menghidupkan dan menggelorakan kembali semangat kegotong-royongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan. Sebagaimana diketahui, bahwa semangat kegotong-royongan serta kebersamaan yang telah turun temurun dan mendarah daging dalam kehidupan masyarakat, telah melahirkan dan menciptakan masyarakat yang dapat hidup rukun dan damai, penuh kekeluargaan, keakraban, serta bahu membahu dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
 Hal tersebut dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi saat membuka sekaligus mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 tingkat Kabupaten Pringsewu di Lapangan Pekon (Desa) Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (24/5).
Menurut bupati, pembangunan masyarakat tentunya memerlukan suatu sinergi dari semua unsur, karena masyarakat  pekon/kelurahan merupakan dasar dari pembangunan di semua tingkatan. Begitu pula dengan ketertinggalan yang dialami oleh suatu kelurahan/pekon juga merupakan ketertinggalan secara nasional.
“Betapapun kecilnya kesenjangan yang dialami masyarakat, harus benar-benar dapat dihilangkan, sehingga prinsip pembangunan dari, oleh dan untuk rakyat, dapat diwujudkan sebagai manifestasi dan cita-cita bersama untuk menuju masyarakat yang sejahtera,” kata bupati.
Selain itu, lanjut bupati, kearifan nilai-nilai sosial budaya lokal dalam aspek kegotong-royongan patut diberdayakan, dilestarikan dan dikembangkan, sehingga menjadi potensi dalam pelaksanaan pembangunan kelurahan/pekon. Melalui peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat  dan Hari Kesatuan PKK ini, diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam rangka keanekaragaman masyarakat dan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Saya mengajak kepada seluruh elemen  masyarakat, mari kita giatkan kembali budaya gotong royong dalam melaksanakan pembangunan di Bumi Jejama Secancanan yang kita cintai ini. Dan kepada para camat, saya menghimbau untuk dapat memfasilitasi Tim Penggerak PKK dalam rangka pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui kegiatan nyata di masyarakat seperti LPM dan Tim Penggerak PKK pekon atau kelurahan sebagai motor penggerak gotong royong di masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad, Sekdakab Pringsewu Ilyasa, para asisten dan staf ahli, Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Dra.Hj.Lisnalela Sudarno Eddi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Idrus Effendi, jajaran fokorpimda, para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, para camat dan kapolsek, kepala pekon, serta tokoh masyarakat lainnya.
Diserahkan pula sejumlah hadiah kepada para juara lomba desa dan kesrak PKK, penghargaan bagi para kader PKK, serta bantuan bupati  berupa selimut untuk ibu hamil, dan lainnya.
                                                 
 
 (*/Humas & Protokol Pemkab Pringsewu)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 18 Mei 2011

Peringatan Harkitnas & Hardiknas 2011


 Puluhan Ribu Warga Pringsewu 
Ikuti Lomba Jalan Sehat
PRINGSEWU – Puluhan ribu warga Pringsewu, Jumat (20/5) membanjiri lapangan alun-alun Pendopo Kabupaten Pringsewu, guna mengikuti lomba jalan sehat dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Pendidikan Nasional 2011. 
Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kabupaten Pringsewu ini dilepas oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Ketua DPD KNPI Kabupaten Pringsewu H.Handitya Narapati, SZP, SH, dihadiri Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa beserta jajaran dan anggota legislatif lainnya, Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli dan kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Ketua TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu, jajaran fokorpimda,  serta tokoh masyarakat lainnya.

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kata sambutannya mengatakan kegiatan lomba jalan sehat memiliki banyak sekali faedah  bagi  kehidupan kita, dimana secara fisik, dengan kita berjalan kaki, hal tersebut  bisa mengurangi tingkat resiko terkena penyakit serta dapat  meningkatkan kesehatan dan fungsi jantung, selain untuk meningkatkan kelenturan tubuh, menguatkan otot dan tulang, dan mencegah rematik. 
"Sementara secara  psikis,  manfaat dari kegiatan jalan sehat bersama ini,  selain  berguna untuk mencegah depresi dan  menghilangkan stress, juga merupakan ajang untuk melakukan sosialisasi diantara sesama warga masyarakat, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai warga bangsa," katanya.

Sesuai tema Hari Pendidikan Nasional pada tahun 2011 ini yakni ‘Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa’  dan  sub-tema  Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti’,    serta  tema   Hari Kebangkitan Nasional ke-103 tahun 2011  yaitu  ‘Melalui Peringatan Harkitnas Ke-103 Tahun 2011, Kita Tingkatkan Semangat Kebangsaan Dalam Keaneka Ragaman Latar Belakang dan Budaya Bangsa’, kata bupati,  kita semua diajak untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai bangsa dengan  menumbuh-kembangkan nilai-nilai dan sikap postif dalam kehidupan kita sehari-hari. Pendidikan yang mengajarkan nilai dan sikap yang baik akan menstimulus kita  untuk berlaku cinta kepada tanah air sekaligus berbudi pekerti yang luhur.
"Saya yakin kegiatan lomba jalan sehat yang digelar oleh DPD KNPI Kabupaten Pringsewu ini mampu menunjukkan perhatian dan kontribusi yang sangat berarti dalam upaya membangun Kabupaten  Pringsewu kedepan dengan lebih baik lagi,"  tambahnya.

Lomba jalan sehat dalam rangka Harkitnas dan Hardiknas tersebut menempuh jarak kurang lebih 5 km menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Pringsewu, dimulai dari Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan Merpati I, Jalan Merpati II, Jalan KH Ghalib Raya, Jalan Satria, Jalan Olahraga, serta kembali finish di Pendopo Kabupaten Pringsewu.
Sejumlah hadiah utama dan hiburan juga disediakan panitia diantaranya berupa 1 unit sepeda motor, lemari es, mesin cuci, pesawat televisi, sepeda gunung, rice cooker, dispenser, dan lain-lain. (*/Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)



  FORMAP Audiensi Dengan
Bupati Pringsewu

PRINGSEWU - Forum Anak Pringsewu (Formap) yang beranggotakan para pelajar SLTP dan SLTA di Kabupaten Pringsewu, Kamis (19/5)  melakukan audiensi dengan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  di  ruang kerja Bupati Pringsewu, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu.

FORMAP yang diketuai Kurdiyan (pelajar SMAN Pagelaran),  Bendahara Jami'atun Hasanah (pelajar SMAN 1 Pringsewu), Divisi TOT Ledi Priscila Anjani (pelajar SMAN Gadingrejo), Divisi Advokasi Rizka Fajrianti (pelajar SMAN 2 Pringsewu),  Divisi Partisipasi  M.Suhaidi (pelajar SMA Yasmida Ambarawa) dan Catur Adi Bintoro (pelajar SMPN 1 Pagelaran) tersebut didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kabupaten Pringsewu Drs.Achmad Basyar dan aktivis Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) Kabupaten Pringsewu Drs.Indra Paramayogi, dan diterima oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, didampingi Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Asisten I H.Firman Muntako, SE, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Dra.DM Fitri Indo.

Tujuan dilakukannya audiensi dengan Penjabat Bupati Pringsewu tersebut adalah dalam rangka  persiapan mengikuti  kegiatan forum anak tingkat Provinsi Lampung.
Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH berharap anak-anak yang tergabung dalam FORMAP dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan menjaga nama baik Kabupaten Pringsewu, sekaligus membawa harum nama Kabupaten Pringsewu.  Dalam kesempatan tersebut Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH juga memberikan bantuan dalam bentuk uang saku. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


Muli Mekhanai Pringsewu
Calon Duta Wisata


PRINGSEWU - Ajang malam grand final pemilihan muli mekhanai Kabupaten Pringsewu 2011, Kamis (19/5) malam dibuka oleh Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi di Mahan Agung Pendopo Kabupaten Pringsewu.
Acara yang digelar untuk memilih para calon duta-duta wisata Pringsewu tersebut juga dihadiri Ketua  DPRD Pringsewu Ilyasa, Sekdakab H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli beserta kepala SKPD Pemkab Pringsewu, Ketua TP-PKK dan Dharma Wanita Pringsewu, jajaran fokorpimda, serta para tokoh adat di daerah setempat.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutannya mengatakan
pemilihan Muli Mekhanai  merupakan suatu ajang untuk menunjukkan kemampuan dan bakat, dalam hal ini muli mekhanai tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga dituntut untuk memiliki  kecerdasan dan kepribadian yang baik, serta memiliki pengetahuan yang cukup,  karena nantinya muli mekhanai yang terpilih akan menjadi duta wisata Kabupaten Pringsewu dalam memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Pringsewu, baik potensi budaya maupun potensi wisata dan lainnya kepada masyarakat luas,  selain tentunya akan menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Lampung. 
Pemkab Pringsewu, kata bupati, juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat positif seperti halnya ajang pemilihan Muli Mekhanai ini, sebagai salah bentuk dan upaya untuk melestarikan budaya daerah, serta sebagai wahana untuk memperkenalkan dan mempromosikan keberadaan Kabupaten Pringsewu beserta potensi-potensi yang dimilikinya.
"Saya juga mengingatkan bahwa setelah terpilih menjadi pasangan Muli Mekhanai Kabupaten Pringsewu, tentunya tugas dan tantangan telah menanti di depan mata, karena sebagai duta-duta Kabupaten Pringsewu, muli mekhanai harus mampu menyumbangkan pikiran, tenaga dan pengetahuan sekaligus nama baik Kabupaten Pringsewu," katanya.

Dalam pemilihan muli mekhanai Pringsewu yang diikuti puluhan pasang tersebut, terpilih sebagai Muli Mekhanai Pringsewu 2011 adalah ...........................dan............................................ Serta di posisi kedua yaitu Fitri Faula dan ........................................., serta di urutan ke-3 adalah ............................ dan .............................................. . (*/Humas & Protokol)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 17 Mei 2011


O2SN Wadah Menggali Potensi Siswa Di Bidang Olahraga

PRINGSEWU - Pemberdayaan kegiatan olahraga saat ini terfokus menjadi tiga bidang yaitu  olahraga rekreasi, olahraga pendidikan dan olahraga prestasi, sehingganya Pemerintah  Kabupaten Pringsewu selalu berupaya meningkatkan mutu pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Demikian dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jumat (13/5).


Pemkab Pringsewu, kata bupati, memberikan apresiasi dan dukungan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan O2SN ini, karena termasuk dalam bidang pemberdayaan olahraga prestasi. 
"O2SN dapat dijadikan wadah untuk menggali potensi anak didik di bidang olahraga serta sekaligus menjadi barometer sejauh mana program pembinaan olahraga yang telah dilaksanakan di sekolah masing-masing, dan hasil pelaksanaan O2SN ini akan melahirkan atlet-atlet olahraga yang handal dan berprestasi yang kelak dapat menjadi duta olahraga Kabupaten Pringsewu," kata bupati. 

Berbicara mengenai prestasi olahraga, lanjut bupati,  tentu tidak pernah habisnya, namun  yang terpenting bagaimana seorang atlet dapat memposisikan dan memfokuskan diri pada program pendidikan dan latihan yang diikuti. 
"Khusus kepada para atlet yang mengikuti O2SN, saya berpesan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan  menggelorakan semangat pantang menyerah. Ikuti pertandingan dengan baik guna mengharumkan nama Pringsewu baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional," pungkasnya. (*/Humas & Protokol Pemkab Pringsewu)

FK.PTK-PNF Gelar Rakor

PRINGSEWU - Pendidikan nonformal merupakan pendidikan yang dilaksanakan di luar persekolahan, terstruktur dan berjenjang dan keberadaannya sebagai pelengkap, penambah dan pengganti pendidikan formal, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dan keluarga.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan yang dibacakan Kadis Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Rimir Mirhadi, SH saat  membuka rapat koordinasi  Forum Komunikasi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal (FK.PTK-PNF) se Kabupaten Pringsewu di aula STMIK Pringsewu, Sabtu (14/5).

Dikatakan Penjabat Bupati, FK.PTK-PNF sebagai wadah organisasi pendidikan nonformal memiliki tugas untuk terus mengembangkan dan membina pendidikan nonformal, khususnya   di Kabupaten Pringsewu.
"Mari kita bersama-sama mengembangkan, mengoptimalkan dan memajukan pendidikan non formal di Kabupaten Pringsewu, dan Pemkab Pringsewu siap mendukung dalam merealisasikan program-program pendidikan yang akan dilaksanakan guna mempertahankan dan meningkatkan prestasi," kata bupati.

Lebih lanjut Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu menyambut baik terselenggaranya rakor FK.PTK-PNF ini dan sesuai dengan kebijakan pendidikan bertujuan untuk menjawab tantangan pendidikan dalam upaya meningkatkan pembangunan pendidikan di Kabupaten Pringsewu.
"Rakor pendidikan nonformal ini bertujuan untuk mensosialisasikan berbagai program dan kebijakan pendidikan nonformal serta membahas hal-hal yang prinsipil sesuai dengan perkembangan di bidang pendidikan. Pengelolaan pendidikan nonformal yang ada di masyarakat saat ini belum dapat berjalan secara maksimal, untuk itu kepada seluruh peserta rakor, saya berpesan untuk serius dan memahami esensi dan tujuan dari pelaksanaan rakor sinkronisasi ini," tandasnya. (*/Humas & Protokol Pemkab Pringsewu)









||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Juara Pawai Ta'aruf

Bupati Kabupaten Lampung Utara Zaenal Abidin menyerahkan piagam penghargaan kepada kontingen Kabupaten Pringsewu sebagai juara ke-2  Pawai Ta'aruf dalam rangka MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-39 di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
(Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 11 Mei 2011


Pendidikan & Pelatihan 
Lalu Lintas Bagi Pelajar 
PRINGSEWU – Pendidikan dan pelatihan tata cara berlalu lintas bagi pelajar se Kabupaten Pringsewu dibuka oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang diwakili Asisten II Setdakab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM di aula SMA Negeri 1 Pringsewu, Kamis (12/5).
Kegiatan yang  juga dihadiri Kepala Bidang  Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Ir.Irwan Dhany dan Kepala Subdit Dikyasa Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi Fatmawati beserta jajaran Dishub Provinsi Lampung, Ditlantas Polda Lampung, dan Dishubkominfo Kabupaten Pringsewu tersebut, diikuti sebanyak 105 peserta pelajar yang berasal dari 20 sekolah  SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta se Kabupaten Pringsewu, yang  berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Mei 2011.

Pelaksanaan kegiatan tersebut  adalah berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, DPA-SKPD Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Tahun 2011 Tentang Kegiatan pendidikan dan pelatihan tata cara berlalu lintas bagi pelajar pengguna sepeda motor, serta Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.403/I/5/DJPD/2011 Tentang Kegiatan pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ.
Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setdakab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM mengatakan pendidikan lalu lintas  merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas.
“Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan tegas mencantumkan  aspek dan tujuan, untuk menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar. Apalagi, menurut data yang ada, 80 persen kejadian lakalantas melibatkan pelajar dan generasi muda  terutama pengguna sepeda motor sebagai akibat belum dipahaminya aturan-aturan berlalu lintas yang benar,” ujarnya.

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu  melalui Asisten II juga  berharap kegiatan pendidikan dan pelatihan tata cara berlalu lintas  tersebut dapat berjalan  lancar dan tertib, sekaligus kepada para peserta dapat mengikutinya dengan baik dan seksama, sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kenyamanan di jalan raya. Dalam kesempatan tersebut turut pula dibagikan helm standard secara cuma-cuma  kepada peserta pelatihan. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
OSN 2011 Tingkat
Kabupaten Pringsewu Dibuka

PRINGSEWU - Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Pringsewu 2011 dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Rimir Mirhadi, SH.
OSN Kabupaten Pringsewu 2011 ini diikuti sebanyak 500 peserta  yang berasal dari 17 SMA dan Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta se Kabupaten Pringsewu dengan materi lomba meliputi 8 mata pelajaran yakni matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, ekonomi, astronomi dan kebumian.

Kadis Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Rimir Mirhadi, SH mewakili Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  mengatakan pelaksanaan OSN dilaksanakan secara serentak dalam waktu bersamaan di seluruh Indonesia.
"Kita berharap mudah-mudahan dengan diselenggarakannya OSN ini memunculkan lebih banyak lagi pelajar-pelajar berprestasi di Bumi Jejama Secancanan ini, bukan hanya di tingkat provinsi atau nasional, melainkan di tingkat dunia seperti yang kita miliki saat ini yakni Irfan Haris yang menjadi juara di tingkat dunia, sekaligus berharap pada masa mendatang jumlah peserta OSN akan semakin bertambah, mengingat jumlah sekolah di Kabupaten Pringsewu ini sangat banyak, dan baru diikuti sebanyak 17 sekolah," ujarnya. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
 Polres Pringsewu Segera Terbentuk

PRINGSEWU - Wakapolda Lampung Kombes Pol. Rusman bersama jajaran Polda Lampung, Rabu (11/5) meninjau lokasi calon markas Polres Pringsewu di komplek perkantoran pusat pemerintahan Kabupaten Pringsewu di Kecamatan Gadingrejo. Wakapolda Lampung diterima Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Kapolres Tanggamus AKBP Bayu Aji, S.IK, M.Hum, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Kepala Kejaksaan Negeri (Cabang) Pringsewu Atiek Rusmiati, SH, dan jajaran fokorpimda lainnya di Kantor Bupati Pringsewu.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda dan bupati bersama jajaran juga meninjau markas Polsek Pringsewu yang rencananya akan dijadikan kantor sementara Polres Pringsewu sebelum dibangunnya kantor Polres Pringsewu yang baru di komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu di Gadingrejo.

Menurut Wakapolda Lampung Kombes Rusman, pihaknya saat ini sedang serius memperjuangkan pendirian Polres Pringsewu dengan mengajukannya ke Mabes Polri.
"Untuk sementara Polres Pringsewu nantinya berbentuk polres kerangka atau polres persiapan sampai terbentuknya Polres yang betul-betul sesuai dengan standar. Namun demikian, struktur Polres kerangka atau persiapan ini sama dengan polres-polres lainnya seperti adanya Kapolres dan Wakapolres, yang membedakannya adalah jumlah personil yang terbatas," jelas Wakapolda.

Untuk sementara, kata Wakapolda, Mapolres Pringsewu akan menempati Mapolsek Pringsewu dengan sejumlah perombakan bangunan dan penambahan unit bangunan menyesuaikan dengan jumlah struktur sebuah polres.

Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menyambut baik rencana dibentuknya Polres Pringsewu, dan Pemkab Pringsewu akan membantu pendirian lembaga tersebut di Bumi Jejama Secancanan tersebut dengan menganggarkannya pada APBD Perubahan dengan terlebih dahulu melalui persetujuan DPRD Pringsewu.
"Mudah-mudahan tahun ini juga (2011, red) bisa terlaksana, dan kita akan bantu sesuai dengan kemampuan daerah kita," ujar Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Sekda Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, para asisten serta Kapolres Tanggamus AKBP Bayu Aji, S.IK, M.Hum dan jajaran Polres Tanggamus. (*/Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

POLRES PRINGSEWU

POLRES PRINGSEWU - Wakapolda Lampung Komisaris Besar Polisi Rusman bersama Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  beserta jajaran Pemkab Pringsewu dan Polda Lampung, meninjau lokasi calon Markas Kepolisian Resor  (Mapolres) Pringsewu di komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu di Gadingrejo, Pringsewu, Rabu (11/5). 
(HUMAS DAN PROTOKOL PEMKAB PRINGSEWU/ISNANTO HAPSARA, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 09 Mei 2011

KABUPATEN PRINGSEWU PADA MTQ TINGKAT PROVINSI LAMPUNG KE-39 DI KOTABUMI KABUPATEN LAMPUNG UTARA


PAWAI TA'ARUF MTQ KE-39 DI KOTABUMI  LAMPUNG UTARA - Kabupaten Pringsewu saat mengikuti pawai ta'aruf dalam rangka MTQ Provinsi Lampung ke-39 di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Tampak Bupati Lampung Utara Zaenal Abidin bersama jajaran fokorpimda Lampung Utara memberikan tepuk tangan kepada kontingen Kabupaten Pringsewu dari tribun kehormatan di depan rumah dinas Bupati Lampung Utara di Kotabumi, Senin (9/5). 
(Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
TINJAU POSKO MTQ - Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH bersama jajaran Pemkab Pringsewu saat mengunjungi posko kafilah Kabupaten Pringsewu pada MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-39 Kotabumi Kabupaten Lampung Utara di Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. (Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
 DEFILE - Kontingen Kabupaten Pringsewu mengikuti defile saat pembukaan MTQ  Tingkat Provinsi Lampung ke-39 di Islamic Centre Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/5) malam. (Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
TABUH BEDUG - Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menabuh bedug saat pembukaan  MTQ  Tingkat Provinsi Lampung ke-39 di Islamic Centre Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/5) malam. (Humas & Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md) 
Bupati Pringsewu Bagikan SK
Kenaikan Pangkat & Perubahan Status CPNS
PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) perubahan status CPNS menjadi PNS dan SK kenaikan pangkat bagi PNS golongan I, II, dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Penyerahan dilakukan bupati didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Selasa (10/5), dihadiri para asisten dan staf ahli serta kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pringsewu.
CPNS yang mendapat perubahan status menjadi PNS tersebut merupakan CPNS pengangkatan dari tenaga honor tahun 2008 sebanyak 98 orang, terdiri golongan I/A sebanyak 4 orang, I/C (10 orang), II/A (73 orang), II/B (4 orang), dan II/C (7 orang).
Sedangkan PNS yang mendapat kenaikan pangkat  adalah sebanyak 303 orangterdiri dari golongan I sebanyak 7 orang, golongan II sebanyak 67 orang, serta golongan III sebanyak 229 orang. Sementara sebanyak 119 orang yang mengajukan kenaikan pangkat dari golongan III/D ke atas sedang dalam proses untuk penerbitan SK kenaikan pangkatnya di BKD Provinsi Lampung, dan 3 orang lainnya mengajukan kenaikan pangkat ke golongan IV/C saat ini sedang dalam proses di BKN.
Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH mengharapkan para CPNS maupun PNS yang telah menerima SK dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan tupoksi masing-masing. "Perubahab status dari CPNS menjadi PNS atau kenaikan pangkat PNS tersebut merupakan suatu bentuk penghargaan dari pemerintah kepada pegawai, sekaligus merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dituntut tanggung jawab yang lebih besar sebagai seorang abdi negara sekaligus abdi masyarakat," ujarnya. (Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
 
 Tartil Qur'an Putri Pringsewu Peringkat 5
KOTABUMI - Kabupaten Pringsewu sementara meraih peringakt ke-5 dari 14 kabupaten/kota dalam perlombaan tartil qur'an khusus putri dalam MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-39 di Kotabumi Kabupaten Lampung Utara.
Sedangkan di peringkat pertama sementara dipegang oleh kontingen Kabupaten Tulangbawang, peringkat 2 Kabupaten Tanggamus, ke-3 Kabupaten Lampung Barat, peringkat 4 Kabupaten Mesuji, peringakat 5 Kabupaten Pringsewu, peringakt 6 diraih tuan rumah Kabupaten Lampung Utara, peringakt 7 Kabupaten Lampung Timur, ke 8 Kota Bandar Lampung, peringakt 9  Kabupaten Pesawaran, peringkat 10 Kabupaten Lampung Tengah, ke 11 Kabupaten Way Kanan, peringkat 12 Kota Metro, 13 Kabupaten Tulangbawang Barat, serta peringkat 14 Kabupaten Lampung Selatan. (*)
 
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi KIP


PRINGSEWU – Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH membuka sosialisasi Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di kampus STMIK Pringsewu, Selasa (10/5).
Sosialisasi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Pringsewu Drs.FX Siman, Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Ketua KIP Provinsi Lampung Juniardi, S.IP, MH serta jajaran muspida setempat, diikuti sejumlah utusan satuan kerja dan para mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penanda tanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Lampung dengan STMIK Pringsewu, serta penyerahan buku UU No.14 tahun 2008 dari Ketua KIP Provinsi Lampung kepada Bupati Pringsewu dan STMIK Pringsewu.
 Menurut Ketua LPPM STMIK Pringsewu Andreas Andoyo, S.Sos, kegiatan sosialisasi UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ini merupakan yang pertama kali di Lampung.
“Mudah-mudahan dengan keterbukaan informasi publik kedepan segala potensi yang ada di Kabupaten Pringsewu bias diakses dan diketahui oleh publik, dan bias menjadi percontohan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KIP Provinsi Lampung Juniardi, S.IP, MH menjelaskan  Komisi Informasi adalah lembaga madndiri uang berfungsi menjalankan UU No.14 tahun  2008  dan peraturan pelaksanaannya, menetapkan  petunjuk teknis standar layanan informasi publik, dan meyelesaikan sengketa informasi publik melalui mediasi  dan/atau ajudikasi nonlitigasi.
“Komisi Informasi terdiri dari Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Provinsi,   dan jika dibutuhkan Komisi Informasi Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Ditambahkan pula oleh Juniardi,  ciri  khas sebuah pemerintahan yang baik adalah adanya keterbukaan informasi.

Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kata sambutannya mengatakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan negara yang demokratis adalah keterbukaan akses informasi kepada publik, dan hak atas informasi menjadi sangat penting karena semakin terbukanya penyelenggaraan Negara, maka semakin mudah bagi publik untuk berpartisipasi dalam pengawasan kebijakan publik dan mendorong berjalannya proses penyelenggaraan Negara yang semakin  bisa dipertanggung jawabkan.
“Dengan keterbukaan akses informasi publik diharapkan masyarakat akan semakin terpacu untuk ikut berperan dalam setiap proses kebijakan publik, karena dengan adanya peran masyarakat, dapat merangsang tumbuhnya  pemerintahan yang terbuka dan bertanggung jawab, serta menghindari terjadinya praktek-praktek yang merugikan kepentingan publik,” katanya. (*/Humas & Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)




||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>