Subscribe:

Rabu, 03 November 2010


Parpol Harus Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

PRINGSEWU - Dalam negara demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat. Oleh karena itu, seluruh tujuan, arahan, dan rumusan kebijakan bernegara pada hakikatnya harus diciptakan dalam rangka mewujudkan kepentingan rakyat.
Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kata sambutannya saat menghadiri acara ulang tahun Partai Amanat Nasional (PAN) di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Pringsewu di Pringsewu, Kamis (4/11).

Dikatakan Pj Bupati, partai politik (parpol)
Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November 2010                                                2                                        Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November 2010                                                3                                       

 
 sebagai salah satu elemen bangsa harus  memahami, mewadahi, serta menyampaikan kebutuhan dan kepentingan publik, serta berusaha memperjuangkannya ke lembaga yang melaksanakan pemerintahan, yakni lembaga eksekutif, legislatif,  dan yudikatif. 

”Selama 12 tahun berkarya, PAN telah berhasil merebut simpati rakyat, yang dibuktikan dari banyaknya kader dan simpatisan PAN di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pringsewu,” katanya. 

Simpati  tersebut, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, tidak muncul begitu saja, melainkan karena niat masyarakat. 

“Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi PAN dalam membangun Kabupaten Pringsewu, dan kedepan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pingsewu dan PAN akan selalu terpelihara dengan baik,” pungkasnya. (*/Isnanto Haspara, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Program KB Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga

PRINGSEWU - Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program yang krusial, karena menyangkut kesejahteraan keluarga. Dengan hakikat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga terutama kesehatan ibu dan anak yang  bertujuan untuk meningkatan kualitas kehidupan keluarga, program ini dimaksudkan agar kedepan bangsa Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai serta mampu melakukan percepatan pembangunan diberbagai bidang.

Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat membuka rapat pengendalian program KB se Provinsi Lampung di auditorium Rumah Sakit (RS) Mitra Husada, Pringsewu, Kamis (4/11).

Dikatakan Pj Bupati Kabupaten Pringsewu Sudarno Eddi, wilayah Pringsewu sendiri, dengan kondisi topografis, geografis, dan sosial budaya yang majemuk, memiliki masyarakat yang  mudah diajak ikut serta dalam membangun dan menciptakan lingkungan yang kondusif guna melaksanakan berbagai aspek kegiatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik, guna  mewujudkan keluarga berkualitas dengan membentuk keluarga kecil yang nyaman dan damai.

“Dengan kondisi tersebut, berbagai kegiatan pelaksanaan program KB di Kabupaten Pringsewu selama tahun anggaran 2010 dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan keluarga dan ketahanan keluarga dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga, di Kabupaten Pringsewu terdapat 50 kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan 101 kelompok panca bina yang tersebar di seluruh kecamatan,” katanya.

Perjuangan mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera melalui pelaksanaan program KB Nasional, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, dalam perkembangannya mengalami fluktuasi terutama dengan terjadinya pergeseran sistem pemerintahan menuju otonomi daerah.

“Dampak nyata dari pelaksanaan otonomi daerah tersebut, antara lain adalah terapresiasinya Petugas Lapangan Keluarga Berencana Nasional (PKB dan PLKB), serta berkurangnya jumlah pengelola dan pengendali program di tingkat kecamatan yang disebabkan adanya mutasi dan  pengalihan tugas,”  ujarnya.

Menyadari hal tersebut, lanjut Sudarno Eddi, di Kabupaten Pringsewu telah dibentuk suatu wadah organisasi profesi yang bernama Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB).
“Khususuntuk keluarga IPeKB, saya minta untuk selalu melaksanakan program KB dengan memperhatikan sudut pandang budaya serta adat istiadat  setempat,” tandasnya.
 
Sementara itu Kepala BKKBN Provinsi Lampung Abdul Kadir mengatakan di Provinsi Lampung terdapat 1.040.000 peserta KB aktif yang didominasi pil dan suntik.
"Sedangkan dari 14 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung, beberapa kabupaten dan kota telah memenuhi target peserta KB, yaitu secara berurutan masing-masing Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulangbawang, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Tanggamus," ungkapnya.

Acara rapat pengendalian program KB se Provinsi Lampung yang digelar di Kabupaten Pringsewu untuk kali pertama tersebut diikuti sebanyak 120 peserta dari 14 kabupaten dan kota serta provinsi, dan dihadiri pula ejumlah pejabat Pemkab Pringsewu dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Drs.FX Siman.
Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Kabupaten Pringsewu Sudarno Eddi juga mengukuhkan kepengurusan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Pringsewu. (*/Isnanto Hapsara, A.Md)



||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Sosialisasi PUAP Kabupaten Pringsewu 2010

WATES - Badan Pusat Statistik  (BPS) pada tahun 2009 telah mengeluarkan data bahwa sekitar 70 % penduduk di Kabupaten Pringsewu bergerak di sektor pertanian, dan sebagian besar adalah  petani dan buruh tani yang tinggal di perdesaan yang masih memerlukan bimbingan untuk mengakses permodalan, teknologi dan pasar.   Bercermin dari kondisi demikian, berbagai program penanggulangan kemiskinan telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan tersebut dimana  salah satunya adalah dengan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang diluncurkan melalui Kementerian  Pertanian yang  merupakan bagian integral dari Program Nasional  Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) yang dikoordinasikan oleh Menkokesra.

Demikian diungkapkan Penjabat (Pj)  Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki, yang didampingi Asisten II  Sekretariat Kabupaten (Setkab)  Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM saat membuka sosialisasi program PUAP 2010 di  Gedung Laboratorium Pertanian Wates, Kabupaten Pringsewu, Kamis (4/11).

Dikatakan Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, PUAP merupakan bentuk fasilitas bantuan modal usaha untuk para petani dan anggota kelompok tani, baik petani penggarap, buruh tani, maupun rumah tangga petani yang dikoordinasikan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Pelaksanaan program PUAP di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2008 masih tergabung dengan Kabupaten Tanggamus, yaitu sebanyak 15 Gapoktan di 5 kecamatan dan 15 pekon (desa, red), kemudian pada tahun 2009  mulai dilaksanakan secara terpisah dari Kabupaten Tanggamus, yakni hanya 1 Gapoktan di Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo,  dan tahun 2010 ini Pringsewu  mendapatkan  alokasi  15 Gapoktan  yang berada di 15 pekon di  8  kecamatan,”  ungkapnya.

Indikator keberhasilan yang ingin dicapai dari program PUAP tersebut, kata Pj Bupati,  diantaranya adalah pemahaman, peningkatan kualitas, efektifitas, efisiensi, dan produktifitas, kemudian  berkembangnya usaha agribisnis dan usaha ekonomi rumah tangga petani anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan, berfungsinya Lembaga Keuangan Mikro (LKM) sebagai unit usaha permodalan Gapoktan di perdesaan yang dikelola oleh petani, serta berkurangnya jumlah petani miskin dan pengangguran di perdesaan.

“Jenis usaha agribisnis yang dapat memperoleh dukungan bantuan dana BLM PUAP meliputi seluruh kegiatan usaha agribisnis modern, dari pengadaan dana produksi hingga pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, dimana dalam pelaksanaannya, penyaluran dana dikelola langsung oleh Gapoktan  yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di pekon-pekon lokasi PUAP,”  ujarnya.

Keberhasilan pelaksanaan program PUAP  ini,  sambung Pj Bupati, akan sangat ditentukan oleh kesungguhan, kemampuan, dan partisipasi aktif para petani pelaksana program.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh anggota Gapoktan pelaksana PUAP agar senantiasa memegang amanah untuk secara bersungguh-sungguh melaksanakan usaha tersebut,” harap bupati.
Ditambahkan Pj Bupati Pringsewu, keberhasilan peserta PUAP ini merupakan refleksi dari keberhasilan  semua pihak yang akan membawa dampak yang luas pada perkembangan ekonomi perdesaan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

“ Karenanya, kepada  tim teknis PUAP kabupaten, kecamatan, dan pekon, serta para angota komite pengarah, dan juga para camat dan kepala pekon, agar secara aktif membina dan mengarahkan pelaksanaan program PUAP ini, supaya dapat dicapai hasil yang optimal, dan pada tahun 2011 mendatang  kita bisa berharap mendapat kucuran dana dengan jumlah minimal sama dengan kabupaten induk,” pungkasnya. (*/Isnanto Hapsara, A.Md) 
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 02 November 2010


GAPENSI  Diminta Jalin Kebersamaan Membangun  Daerah

SUKOHARJO
   Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /Oktober2010                                                                 2                                          Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /Oktober2010                                                                          3                                       

 
   Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November2010                                              2                                              Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November2010                                                3                                      

 
Gabungan  Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)  diharapkan bisa menjadi asosiasi yang profesional, handal, berkualitas, serta berdaya saing, sekaligus bisa meningkatkan kebersamaan  untuk membangun daerah.

Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya yang dibacakan  oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu  Drs.H.Zulkifli Maliki,  saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) GAPENSI Kabupaten Pringsewu yang pertama di Hotel Bukit Sarinongko, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Rabu (3/11).

Dikatakannya, GAPENSI kali ini tidak hanya bersaing untuk mendapatkan proyek pasar, terminal ataupun proyek besar lainnya, namun  harus  juga bisa ikut mengolah potensi yang ada dengan sumber daya yang tersedia.
“Kualitas SDM juga merupakan kunci keberhasilan dalam suatu pekerjaan, diikuti dengan kejujuran personalnya dalam mengatasi  pesatnya kemajuan pembangunan pada saat ini, disamping profesionalitas yang tinggi dari GAPENSI sendiri hendaknya menjadi motivator  dalam menyikapi keluhan dan tanggapan masyarakat,” katanya.

Selanjutnya Pj Bupati Pringsewu melalui Sekkab Pringsewu berharap Muscab GAPENSI Kabupaten Pringsewu yang pertama tersebut bisa berjalan secara demokratis, jujur sehingga dapat memberikan pengaruh positif bagi kemajuan GAPENSI ke depan.
Muscab I GAPENSI Pringsewu yang juga dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM beserta sejumlah jajaran Pemkab dan Fokorpimda Pringsewu,  Ketua GAPENSI Provinsi Lampung Iskandar Hartawi dan sejumlah pengurus GAPENSI kabupaten/kota  tersebut juga memilih H.Beno Bambang sebagai ketua umum, Drs.Indra Paramayogi sebagai sekretaris, serta Ira Dyah Palupi sebagai bendahara. (*/Isnanto Hapsara, A.Md)



||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Pelantikan Pengurus HIPMI Kab. Pringsewu


Kebijakan Politik & Ekonomi
Ada Keterkaitan Erat



PRINGSEWU - Ketidakstabilan dunia usaha saat ini merupakan tantangan bagi pelaku ekonomi untuk cepat beradaptasi dengan perubahan, dalam rangka mendekatkan pelayanan public, sekaligus untuk mendukung pelaksanaan otonomi daerah.
Untuk itu diperlukan adanya peran aktif dari seluruh stakeholders, termasuk mereka yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). 


Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat pelantikan pengurus HIPMI Kabupaten Pringsewu di Hotel Balong Kuring Cottage, Pringsewu, Selasa (2/11).

Dikatakan Pj Bupati Sudarno Eddi, merupakan sebuah langkah tepat dan cerdas dalam menciptakan bangsa ini menjadi lebih maju dan memiliki nilai dedikasi yang tinggi,  dengan melahirkan manusia-manusia yang berpotensi dan berkualitas.

“HIPMI merupakan salah satu organisasi yang mampu mendobrak sektor pembangunan disegala bidang, karenanya saya percaya saudara-saudara sekalian dapat mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki dalam membangun Kabupaten Pringsewui lebih baik lagi,” katanya.


Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam menghadapi dan menyikapi perkembangan dunia usaha saat ini dan masa mendatang, kata Pj Bupati, antara lain adalah keterkaitan yang erat antara kebijakan politik dengan kebijakan ekonomi, yang pada akhirnya akan mempengaruhi iklim dunia usaha.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyambut baik atas terbentuknya HIPMI Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Menurut Pj Bupati Pringsewu,
   Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November2010                                              4                                              Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu /November2010                                                5                                      

 
HIPMI Kabupaten Pringsewu, diharapkan dapat merumuskan program kerja ke depan dan sekaligus mengevaluasi terhadap pelaksanaan program kerja periode sebelumnya.

“Pengurus HIPMI diharapkan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi dunia usaha saat ini yang penuh dengan kompetisi,  yang tentunya menuntut pelaku usaha melakukan inovasi, perbaikan system,  dan mampu melihat peluang, sehingga tetap dapat eksis dan berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Provinsi Lampung Rachmad Mirzani Djausal dalam kesempatan tersebut mengatakan, Pringsewu merupakan sebuah kota satelit  bagi wilayah selatan dan barat Provinsi Lampung yang cukup maju.

“Jadikan Pemerintah Daerah setempat sebagai mitra para pengusaha  demi kemajuan usaha sekaligus kemajuan  pembangunan Pringsewu,” katanya.
Dalam sambutannya, Ketua HIPMI Kabupaten Pringsewu Hendri Irawan, ST mengatakan sinkronisasi program-program Pemda Kabupaten Pringsewu dengan HIPMI perlu dilakukan sebagai upaya mendukung gerakan pemikiran HIPMI untuk menciptakan 1000 entrepreneur muda di Kabupaten Pringsewu.

“Hal ini sangat penting, terlebih Pringsewu adalah wilayah satelit orbitrasi perdagangan dan pendidikan di Lampung bagian selatan dan barat,”  ujarnya.

Para pengurus HIPMI Kabupaten Pringsewu yang dilantik oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah HIPMI Provinsi Lampung Rachmad Mirzani Djausal tersebut, diantaranya sebagai Ketua Hendri Irawan, ST, Sekretaris Dwi Pribadi, S.Sos, serta Bendahara Wahyu Wulandari, S.IP. 
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa bersama sejumlah anggota DPRD setempat, sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu, Sekretaris HIPMI Provinsi Lampung MA Imam Santoso, Ketua PHRI Lampung Handitya Narapati SZP, serta para pengusaha muda yang di Kabupaten Pringsewu. (*/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 01 November 2010

Berkembang

Perkembangan Kota Pringsewu sebagai ibukota Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatan yang cukup signifikan akhir-akhir ini. Tampak, Jalan Jenderal Ahmad Yani di Kota Pringsewu.
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Pj Bupati Sidak Drainase Mampet

PRINGSEWU – Penjabat  (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Senin (1/11) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat di ibukota Kabupaten Pringsewu.
Pj Bupati Sudarno Eddi yang didampingi Asisten II Setkab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM, Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, Kadis PU Ir.Widijatno, Sekretaris Dispenda Hendrid, SE, MM, Sekretaris Dinas Perhubungan Ikhwan Muslimin, Kepala Satpol PP Sukarman, Camat Pringsewu Humaidi Elhudri, para Lurah se-Kecamatan Pringsewu, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Pringsewu melakukan peninjauan ke lokasi perumahan penduduk dan saluran drainase  dan ledeng yang mampet di wilayah Kelurahan Pringsewu Barat dan Pringsewu Utara.


Di Kelurahan Pringsewu Barat, Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi mendapati sejumlah ledeng dan saluran drainase yang mampet dan tertutup oleh sampah. Bahkan, Pj Bupati Sudarno Eddi juga sempat menegor dan memperingatkan seorang warga yang kedapatan mendirikan bangunan di atas saluran ledeng agar segera membongkar bangunan miliknya yang dinilai menyalahi aturan.


Seusai meninjau sejumlah lokasi di Pringsewu Barat, selanjutnya Pj Bupati Pringsewu beserta rombongan menuju Pringsewu Utara.
Di wilayah inipun, Sudarno Eddi mendapati sejumlah kondisi yang sama, yakni saluran ledeng dan drainase yang mampet tertutup sampah.
Bahkan, di lokasi tersebut Pj Bupati Sudarno Eddi tanpa sungkan-sungkan langsung turun sendiri membersihkan sampah di saluran drainase di sekitar Terminal Induk Regional Pringsewu (TIRP).


Sementara itu saat meninjau Pasar Sarinongko, Pj Bupati Pringsewu dan rombongan Pemkab Pringsewu  ‘prihatin’ melihat tumpukan sampah yang menggunung di belakang Pasar Sarinongko, Pringsewu.
Melihat kondisi yang memprihatinkan, Pj Bupati Pringsewu segera memerintahkan dinas terkait untuk segera mengatasi gunungan sampah yang juga menutupi ruas jalan dua jalur di belakang pasar tersebut.


Bahkan, dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga memberikan bantuan kepada UPT Pasar setempat  untuk membersihkan tumpukan sampah di Pasar Sarinongko yang disinyalir sudah berbulan-bulan belum teratasi tersebut. (*)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Jumat, 29 Oktober 2010


Bupati Canangkan 
Pringsewu Bersih Dan Menghijau
PRINGSEWU - Dalam rangka mengantisipasi isu ‘Global Warming’, Presiden RI telah mencanangkan gerakan Penanaman Pohon Nasional serta ‘One Man One Tree’  pada  28 November 2008 silam.
Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu/Oktober2010                                                     2                             /             Doc/Humas dan Protokol/Pemkab Pringsewu/Oktober2010                                                      3                                       







 
Gerakan ini diperkuat dengan dikeluarkannya Keppres RI No.24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Nasional, juga imbauan presiden yang tertuang dalam Surat Menteri Kehutanan RI Nomor S.86/Menhut-V/2009.
Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat upacara pencanangan Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau 2010 di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jumat (29/10).
“ Pada tahun 2010 ini, Gubernur Lampung juga telah mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Gerakan Lampung Menghijau  (Gelam), dimana seluruh gerakan penghijauan ini dimaksudkan untuk mendorong masyarakat Indonesia agar secara terus menerus membudayakan menanam pohon dan menciptakan Indonesia yang lebih nyaman untuk ditinggali,” katanya.


Dikatakan Pj Bupati Sudarno Eddi, dua tahun setelah pencanangan gerakan ‘One Man One Tree’ oleh Presiden RI, yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang mengingatkan kita untuk selalu mencintai tanah air, disamping  Hari Penanaman Pohon Nasional yang menghimbau kita untuk senantiasa merawat lingkungan, Kabupaten Pringsewu juga mencanangkan Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau.

“Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau ini dilakukan dalam bentuk penanaman pepohonan, terutama di tepi-tepi jalan. Dihimbau  kepada masyarakat Pringsewu untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih serta menanami pekarangan rumah dengan pohon-pohon yang dapat menyerap air,” ujarnya. 

Seusai upacara, secara simbolis Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga menyerahkan tanaman pohon kepada sejumlah perwakilan instansi dan masyarakat,  yang dilanjutkan dengan kegiatan aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, serta dilanjutkan dengan penanaman pohon penghijauan di sejumlah titik lokasi yang berakhir di sekitar jembatan Way Bulok. Turut serta dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Asisten I Firman Muntako, Asisten II Gatot Susilo, Asisten III Syahlulsyah, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beserta ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Pringsewu, jajaran Forkorpimda Pringsewu, Ketua PWI Pringsewu Andreas Andoyo dan jajarannya, serta jajaran instansi lainnya di Kabupaten Pringsewu. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Kamis, 28 Oktober 2010

KP2KP Pringsewu Gelar Aksi Simpatik Pajak 2010


PRINGSEWU - Aksi Simpatik Pajak dalam rangka pelaksanaan Hari Sosialisasi Pajak digelar serentak  Kamis (28/10) dengan mengunjungi sejumlah lokasi wajib pajak (WP) dan pejabat publik.

Kepala KP2KP Pringsewu Sofyan  mengatakan, pihaknya  juga melakukan aksi serupa untuk mensosialisasikan mengenai perpajakan. Testimoni yang diungkapkan para Wajib Pajak (WP)  juga diharapkan bisa memberikan masukan positif untuk meningkatkan kinerja.

"Beberapa tahun terakhir ini sudah dilakukan modernisasi pajak dengan pelayanan prima, pengawasan intensif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap administrasi perpajakan serta kepatuhannya membayar pajak," jelas Sofyan, seusai memberikan cinderamata dan bunga kepada Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH di Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (28/10).

Diungkapkannya , hal mendasar dalam modernisasi pajak adalah perubahan paradigma perpajakan. Dari semula berbasis jenis pajak yang mengesankan terjadinya dikotomi menjadi berbasis fungsi dan lebih mengedepankan aspek pelayanan kepada masyarakat.

"Restrukturisasi organisasi, perbaikan business process serta penyempurnaan sistem manajemen sumber daya manusia adalah tiga hal yang menjadi lingkup modernisasi," katanya.

Pelayanan pun, kata Sofyan, dilakukan melalui sistem satu pintu.

“Bila hanya melaporkan pajak, cukup ke Tempat pelayanan Terpadu (TPT) yang ada di front office dengan dukungan help desk sebagai sumber informasi. Namun jika perlu layanan lanjutan yang lebih teknis, kini juga ada seorang Account Representative (AR) yang secara khusus ditunjuk pimpinan kantor melayani tiap Wajib Pajak,” ujarnya.

Proses modernisasi ini, tambah Sofyan,  juga mencakup layanan dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti internet sehingga Wajib Pajak  tidak perlu  mendatangi kantor pajak.

Dalam Aksi Simpatik Pajak 2010, KP2KP Pringsewu yang wilayah kerjanya mencakup Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus dan Lampung Barat melakukan aksi membagi-bagikan bunga dan cinderamata ke sejumlah pejabat public maupun wajib pajak yang ada di wilayah Pringsewu. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Bupati Pringsewu Lepas 450 Calon Jemaah Haji
PRINGSEWU - Melaksanakan ibadah haji adalah suatu kewajiban bagi umat muslim yang mampu dan mendapat panggilan dari Allah SWT.  Tidak semua umat muslim dapat menunaikan  ibadah haji, kendati mereka memiliki kemampuan dari segi ekonomi, kesehatan dan kesempatan. Oleh sebab itu kepada saudara-saudara yang telah dipanggil Allah SWT untuk menjadi tamu-Nya, sungguh itu adalah suatu anugerah dan kebahagiaan yang luar biasa. 

Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat melepas jamaah haji asal Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/10) pagi.
Dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu pihaknya mengucapkan selamat  kepada saudara-saudara yang pada musim haji tahun ini berkesempatan berangkat ke tanah suci  dalam rangka memenuhi rukun Islam yang ke-lima.
“Laksanakanlah ibadah haji dengan niat ikhlas, semata- mata karena ridho kepada Allah SWT,” katanya.
Lebih lanjut Pj Bupati mengharapkan para calon jemaah haji Pringsewu agar mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk obat-obatan yang sekiranya sangat dibutuhkan, sehingga calon jemaah haji  dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan tenang.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu Budi Cipto Utomo mengatakan  calon jemaah haji dari Kabupaten Pringsewu diberangkatkan dengan menggunakan 10 unit bus berjumlah 450 orang yang kesemuanya tergabung kedalam 1 kelompok terbang (kloter) yakni  kloter 24.
“Insya Allah calon jemaah haji dari Kabupaten Pringsewu berangkat pada hari Jumat (29/10) dini hari dari Bandar Udara Radin Inten II setelah sebelumnya menginap semalam di asrama haji Rajabasa Bandar Lampung,” jelasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, selain Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa dan sejumlah anggota DPRD Pringsewu, asisten I Setdakab Pringsewu H.Firman Muntako, SE, asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH,  para pejabat Pemkab Pringsewu lainnya, serta ratusan pengantar dan keluarga calon jemaah haji. (*/Humas/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Jadikan Sumpah Pemuda Ajang Aktualisasi Diri
PRINGSEWU - Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan tonggak sejarah yang tidak boleh diabaikan, karena pada tanggal itulah bangsa Indonesia menunjukkan tekadnya sebagai bangsa yang merdeka yang kuat bersatu dan mampu berdiri sendiri, serta mempunyai keyakinan atas masa depannya.
Demikian amanat Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang disampaikannya saat  upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/10).
Dikatakannya, Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia.
“Melalui tema ‘Mewujudkan Pemuda Nasionalis Religius, Bangkit Bersatu Menuju Indonesia Sejahtera’ diharapkan mampu membangkitkan kesadaran pemuda Indonesia dalam meningkatkan semangat kebangsaan dan tampil sebagai pemuda nasionalis yang berpijak pada nilai-nilai religius bangsa Indonesia,” katanya.
Oleh karena itu, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, kepada segenap pemuda dan bangsa Indonesia agar senantiasa dapat mewujudkan bhakti diri dan  bangkit bersatu menuju ‘Indonesia Bisa’ menuju masyarakat sejahtera.
“Sumpah Pemuda merupakan sumpahnya bangsa Indonesia untuk mengakui, memiliki, memperjuangkan, dan mempertahankan tanah air, bangsa dan bahasa yang terungkap dalam isi Sumpah Pemuda itu sendiri,” katanya lagi.
Janji dan isi sumpah pemuda, lanjut Pj Bupati, adalah suatu hal  yang wajib dilestarikan dan diperjuangkan demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan,  Pancasila dan UUD 1945, sekaligus dijadikan titik tolak untuk selalu menyegarkan ingatan akan tugas dan kewajiban sebagai pemuda, dan generasi yang melanjutkan pembangunan saat ini maupun di masa yang akan datang.
 ”Jadikanlah juga momentum Sumpah Pemuda sebagai ajang aktualisasi kita guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi serta mewujudkan cita- cita nasional menjadi negara yang adil dan makmur sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” pungkasnya. (*)


 

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Bangga Dengan Bahasa & Sastra Indonesia
PRINGSEWU - Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai sarana berkomunikasi, terutama dikalangan generasi muda, terasa telah sangat berkurang. Media massa, terutama televisi dan internet telah mendorong mereka menjadi lebih bangga menggunakan bahasa asing atau Bahasa Indonesia yang mereka modifikasi tanpa aturan tata bahasa  yang jelas. Begitu juga dengan sastra Indonesia, dimana hasil budaya yang dulu sempat mengalami masa keemasan, kini penggemarnya semakin surut akibat kurangnya minat dan lemahnya pemahaman generasi muda pada bahasa dan sastra Indonesia.
Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat pembukaan kegiatan Kemah Bahasa dan Sastra 2010 se Provinsi Lampung di SMA Negeri Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (28/10).
Sebagaimana diketahui, kata Pj Bupati, dalam perkembangannya, Bahasa dan Sastra Indonesia telah diperkaya oleh berbagai bahasa serta sastra daerah dan asing.
“ Oleh karena itu, sebagai pemilik, selayaknya kita bangga akan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menjadikannya sebagai harta tak ternilai yang patut kita jaga dan kita cintai,” katanya.
Dikatakannya, sumpah pemuda yang tercetus pada  28 Oktober 1928, secara ekslusif telah menempatkan Bahasa Indonesia sebagai sesuatu yang patut kita junjung dan banggakan penggunaannya.
“Adalah kewajiban bagi kita untuk terus melestarikan keberadaannya, karena sebagaimana yang sering kita dengar bahwa  Bahasa menunjukkan Bangsa. Bangsa yang kuat memiliki warga yang bangga menggunakan bahasanya sendiri, karena pemakaian bahasa yang merupakan alat komunikasi utama, menunjukkan sikap nasionalisme diri kita,”  ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Pj Bupati Sudarno Eddi, salah satu upaya untuk melestarikan bahasa adalah dengan selalu menghargai bulan bahasa yang jatuh pada bulan yang sama dengan lahirnya Sumpah Pemuda ini.
Ditambahkan bupati, perayaan dan penghargaan, baik dalam hal bahasa maupun sastra adalah hal yang perlu kita lakukan guna menanamkan kesadaran pentingnya meningkatkan kualitas berpikir dan menghargai kekayaan budaya sendiri.

“Membuat masyarakat Indonesia menemukan kembali identitas kebangsaan dan menguatkan karakter generasi muda melalui bahasa dan sastra Indonesia, serta memiliki sikap terbuka terhadap keberadaan kebudayaan asing lewat bahasa dan sastra guna memperkaya khasanah budaya adalah tugas kita bersama.
Untuk itu, tentu diperlukan wadah bagi generasi muda dalam mengekspresikan diri lewat bahasa dan sastra guna membuat mereka lebih mencintai bahasa dan sastra Indonesia. Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, saya sangat mengapresiasi  dan berterimakasih kepada segenap pihak yang telah bekerja keras mewujudkan Kemah Bahasa dan Sastra ini. Semoga kegiatan ini dapat menggali potensi para peserta, mengembalikan keagungan bahasa nasional, serta menggali kekayaan moral dan intelektual yang terkandung dalam karya sastra,” pungkas bupati.
Kegiatan Kemah Bahasa dan Sastra 2010 yang dibuka oleh Asisten III Setdaprov Lampung, dihadiri  perwakilan Kemendiknas, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Kadis Pendidikan Kabupaten Pringsewu,  jajaran Forkorpimda Pringsewu dan Tanggamus, perwakilan Kedubes Palestina Taher Hamad, perwakilan Kedubes Meksiko, serta sejumlah negara sahabat, Rektor Universitas Kristen Indonesia, para sastrawan dan budayawan nasional, jajaran Media Group, serta para pelajar SMA se-Provinsi Lampung. (*)

                                                                   

 


                               

 

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Lokasi Makodim Pringsewu

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH bersama Komandan Kodim 0424/TGM  Letkol Parada Siringgo-ringgo, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan jajaran Pemkab Pringsewu, Selasa (26/10) saat meninjau calon lokasi Markas Komando Distrik Militer (Kodim) Pringsewu.
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>