Subscribe:

Rabu, 27 April 2011

Melalui Corporate Social Responsibility (CSR)

Pengusaha Pringsewu Diminta
Ikut Peduli Daerahnya

PRINGSEWU - Sejak dahulu, Pringsewu terkenal dengan sejumlah potensi yang dapat dikembangkan sebagai andalan daerah diantaranya  Sektor Pertanian dan Perkebunan seperti padi organik, kelapa sawit, coklat, lebah madu, kemudian  Sektor Perikanan, yang memang telah menjadi salah satu potensi yang sangat terkenal di seluruh wilayah Provinsi Lampung dengan adanya budidaya ikan air tawar seperti ikan mas, lele, nila, dan gurame,    Sektor Pertambangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral, seperti adanya  batu mangan, bentonit, marmer, bijih besi, silika, biorit, andesit, serta  Sektor Industri dan Perdagangan, yang juga merupakan salah satu sektor terkenal dari Pringsewu, seperti industri bahan bangunan genteng dan batu bata, pangan, sandang dan kulit, serta kerajinan.

Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang diwakili  Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi dalam acara coffe morning antara jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dengan para pengusaha setempat di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/4).

Dikatakannya, sektor-sektor tersebut sangat berperan dalam menopang perekonomian Kabupaten Pringsewu, bahkan diantaranya ada beberapa yang telah dikelola secara baik dan profesional, namun masih ada yang memerlukan pengelolaan secara sungguh-sungguh dan optimal, misalnya sektor pertambangan dan energi, karena di sektor ini masih ada beberapa komoditas  yang hanya dikelola oleh perorangan.  
Jika dikelola secara maksimal, sektor tersebut  dapat menghasilkan PAD yang cukup tinggi dan dapat menciptakan lapangan bagi masyarakat Pringsewu serta bisa menjadi penunjang sektor-sektor lainnya,” katanya.

Pengembangan sektor-sektor potensial yang dimiliki Kabupaten Pringsewu, kata dia, dapat dijadikan wacana sehingga potensi tersebut  dapat terus tumbuh, berkembang dan terkenal di seluruh Provinsi Lampung, Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri, sehingga Pringsewu dapat menjadi kabupaten yang maju dan makmur.
“Saya ingin mengajak pihak BUMN dan pengusaha untuk lebih berpartisipasi lagi dalam upaya membesarkan kabupaten ini misalnya di bidang kebersihan dan keindahan lingkungan, dengan penambahan lampu-lampu jalan, kotak sampah, vas bunga, taman kota, serta perbaikan dan penyempurnaan drainase,”  ujarnya. 
 Bahkan, lanjut dia, agar diantara jajaran pemerintahan dan seluruh pengusaha di Pringsewu dapat saling berkoordinasi dan bahkan dapat membentuk semacam  forum atau pagayuban yang mewadahi satu profesi, sehingga gerak kita sekalian  dalam upaya ikut serta membesarkan Pringsewu  dapat lebih terencana dan terarah.
“Kegiatan-kegiatan semacam ini juga dapat menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai pengusaha sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas yang menyatakan bahwa setiap badan usaha harus melakukan CSR atau Corporate Social Responsibility  atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kabupaten Pringsewu H.Achmad Alwi Siregar juga memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Pringsewu yang perlu dikembangkan lebih lanjut, diantaranya potensi perdagangan dan jasa maupun sektor industri, terutama home industry, baik industri pangan, sandang, dan kerajinan.

Dalam acara yang dikemas secara santai dan penuh dengan suasana keakraban tersebut, sejumlah pengusaha daerah juga berharap Pemkab Pringsewu dapat lebih memperhatikan pengusaha lokal.
"Dalam berbagai event pameran maupun ekspo yang telah kami ikuti baik di tingkat provinsi maupun nasional, nama Pringsewu sudah cukup termasyur dan bahkan sejumlah kalangan di luar provinsi pun memuji kehebatan Pringsewu dalam berbagai bidang, termasuk barang kerajinan serta bangunan monumental hasil karya putra Pringsewu lainnya yang bahkan sudah dipergunakan di luar wilayah. Kami berharap Pemkab Pringsewu dapat lebih memberdayakan kami daripada menggunakan jasa pihak luar," ujar Ardi, seorang pengrajin dan juga seniman setempat.

Harapan senada diungkapkan Herman, seorang pengusaha kerajina kain perca dari  Kecamatan Banyumas, yang mengharapkan Pemkab Pringsewu dan pihak terkait lainnya dapat membantu dari segi permodalan maupun pemasaran.
"Alhamdulillah produk kami juga sudah mulai tersebar di sejumlah daerah. Untuk Sumatera produk kami sudah masuk merata ke semua provinsi hingga Aceh. Namun, agar pemasaran produk asli Pringsewu ini lebih luas lagi, kami berharap Pemkab Pringsewu dapat membantu memfasilitasinya, termasuk masalah modal yang menjadi permasalahan utama," ungkap Herman, yang juga seorang kepala pekon (kepala desa) di Kecamatan Banyumas tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Wakil Ketua DPRD FX Siman dan Stiyono, para asisten dan staf ahli, serta para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, jajaran fokorpimda, jajaran perbankan, dan para pengusaha yang ada di Kabupaten Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)




||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 26 April 2011

Launching Pemilukada Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu

PEMILUKADA - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Ketua KPU Provinsi Lampung Edwin Hannibal dan Ketua KPU Kabupaten Pringsewu Warsito, melakukan prosesi memukul gong sebagai tanda launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)

 
LAUNCHING  PEMILUKADA - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi siap melepas balon saat launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)

 
DILUNCURKAN - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi melepaskan balon saat launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)



Pemilu KWK Pringsewu Diluncurkan
PRINGSEWU - Pemilihan kepala daerah merupakan suatu proses dalam mengisi demokrasi, dan pada saatnya nanti yakni pada tanggal 28 September mendatang, masyarakat Kabupaten Pringsewu akan memilih pemimpinnya untuk lima tahun kedepan. Dalam proses pemilukada, akan terjadi perbedaan pilihan, namun demikian  perbedaan pilihan tersebut jangan diartikan perbedaan untuk segalanya, apalagi hingga terjadi perpecahan.
Demikian dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi saat launching Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
Dikatakan bupati, perbedaan pilihan merupakan bunga rampai yang dapat mengharumi pelaksanaannya untuk menuju persatuan dan kesatuan bangsa yang lebih kokoh, untuk mendorong pembangunan yang lebih pesat serta sebagai peningkatan pelayanan masyarakat. “Launching ini sangat besar artinya agar dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah menjunjung tinggi dan sama-sama mentaati aturan pelaksanaan yang ada, mengutamakan sportifitas serta menjauhi hal-hal yang mengarah kepada pelanggaran aturan,” katanya.
Selain itu, kata bupati, kegiatan tersebut  juga bertujuan agar tidak terjadi perpecahan diantara para kandidat serta terciptanya pemimpin yang berkarakter dan dapat membangun Pringsewu dalam lima tahun kedepan.
 “Saya berharap, pemilukada mendatang berjalan tanpa adanya kendala dan gangguan yang berarti dengan bersama-sama menciptakan suasana pemilukada yang aman, damai, dan kondusif,” ujar bupati.

Hadir dalam kegiatan launching pemilukada pertama di Bumi Jejama Secancanan tersebut, Ketua KPU Provinsi Lampung Edwin Hannibal, Sekretaris KPU Provinsi Lampung Tarmizi Nawawi,  Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa beserta wakil ketua dan anggota DPRD Pringsewu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli serta kepala SKPD Pemkab Pringsewu, Ketua KPU Warsito dan jajaran KPU Pringsewu, jajaran Panwas Kabupaten Pringsewu, jajaran fokorpimda, para camat dan kepala desa se Kabupaten Pringsewu. (*/Humas & Protokol)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

                Bupati Pringsewu Buka
Diklat Prajabatan CPNSD

HAJIMENA -  Diklat Prajabatan bagi Calon Pegawai  Negeri Sipil  Daerah (CPNSD) golongan III angkatan I, II, III, dan IV  tahun 2011 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, dibuka oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi di gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Lampung, Hajimena, Selasa (26/4).

Acara pembukaan diklat prajabatan CPNSD yang merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Pringsewu melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu dan Badan Diklat Daerah Provinsi Lampung tersebut juga dihadiri Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Lampung H.Kherlani, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli, serta para kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu. 

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutannya saat membuka diklat tersebut mengatakan prajabatan merupakan proses yang harus diikuti oleh semua CPNS sebagai salah satu persyaratan untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam kegiatan ini, selain akan ditempa dan dilatih untuk lebih jauh mengetahui aturan-aturan yang harus dipatuhi seorang Pegawai Negeri Sipil,  peserta juga akan mendapatkan pembinaan  untuk mengembangkan potensi, kecakapan, dan keahlian, sehingga mampu bekerja dengan lebih baik dan optimal. 

"Jadikan diklat ini sebagai ajang belajar untuk mengubah diri menjadi aparatur berkualitas yang mampu berperan melaksanakan tugas umum dan pembangunan dengan sebaik-baiknya, yang menunjukkan semangat pengabdian dengan berorientasi pada pelayanan, demi terwujudnya kepemerintahan yang lebih baik,"  kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut,  Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi juga  berpesan kepada seluruh CPNS  untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

"Jangan jadikan diklat ini hanya sebagai ajang untuk memperoleh sertifikat sebagai syarat administrasi untuk menjadi seorang PNS. Hal ini penting dipahami, karena itu saya berharap diklat ini dapat menjadi sarana untuk memotivasi dan membangun diri peserta agar lebih disiplin, profesional dan berdedikasi, serta memiliki kompetensi yang handal selaku aparatur, sehingga mampu bekerja secara optimal, baik dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, maupun dalam memperkokoh citra jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Pringsewu," tandasnya.  

Untuk diketahui,  jumlah peserta diklat Prajabatan CPNS tahun 2011 berjumlah 400  peserta,  terdiri dari     2  CPNS  eks  honorer golongan I,  24  CPNS  eks honorer golongan II dan III,   135  CPNS  reguler golongan II,  serta    240  CPNS  regular golongan III. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md) 


 Seni Pedalangan Kandungi 
Nilai Adiluhung

PAGELARAN - Seni pedalangan merupakan salah satu dari sekian banyak kekayaan budaya warisan leluhur yang sangat tinggi nilainya. Oleh sebab itu, seni pedalangan disebut sebagai suatu kesenian tradisional adi luhung yang artinya sangat indah dan mempunyai nilai  luhur  yang  mengandung nilai hidup dan kehidupan luhur, yang dalam setiap akhir cerita lakonnya selalu memenangkan kebaikan dan mengalahkan kejahatan. Hal itu mengandung suatu ajaran bahwa perbuatan baik yang akan unggul, sedangkan perbuatan jahat akan selalu menerima kekalahan sebagaimana yang terlukis dalam  cerita Mahabharata dan Ramayana.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi saat pelantikan pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi)  Komda Kabupaten Pringsewu di Ganjaran, Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran, Senin (25/4) malam.

 Dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi,  dalam menjalankan roda organisasi  khususnya Pepadi  agar senantiasa konseptual,  yang dijabarkan bukan hanya setumpuk keinginan tetapi harus punya sesuatu yang disusun secara fragmatis, komprehensip dan inovatif  agar  seni budaya pewayangan tetap lestari. 
"Pepadi juga harus betul-betul kreatif, mendidik dan ber-ilmu, serta punya ukuran yang jelas sehingga  baik organisasi maupun  wayangnya lebih maju,  cerdas secara intelektual dan spiritual. Selain itu, upayakan terus dengan segala cara  agar generasi muda senantiasa semangat untuk mencintai seni wayang ini," kata bupati.
Pada kesempatan tersebut ini, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang juga didampingi Ketua Pepadi Provinsi Lampung H.Satono, Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten, staf ahli, dan  sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, serta tokoh pemuda setempat H.Handitya Narapati SZP,  mengharapkan  komda Pepadi Kabupaten Pringsewu bisa menjadi wadah para tokoh dan contoh yang baik bagi masyarakat seperti pada lakon pewayangan, sekaligus menjadikan momentum tersebut menjadi wahana dalam upaya pelestarian budaya daerah dan memajukan kebudayaan di Kabupaten Pringsewu sehingga nilai dan budaya wayang terus berkembang dan melekat di hati masyarakat. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


LPTQ BINA CALON PESERTA MTQ
LPTQ PROVINSI BINA CALON PESERTA MTQ

PRINGSEWU- Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs. Idrus Effendi yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setdakab Pringsewu selaku Sekretaris LPTQ Kabupaten Pringsewu Arif Nugroho SE, MP membuka Pembinaan Calon Peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Pringsewu untuk tingkat Provinsi Lampung, di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pringsewu, Selasa (27/4). 

Pembinaan yang akan diselenggarakan selama dua hari (27 April sampai dengan 28 April 2011) tersebut dilaksanakan oleh Tim Pembina Lembaga Pemilihan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Lampung yang diikuti oleh 38 orang peserta yang akan mewakili Kabupaten Pringsewu di ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-39 yang akan dilaksanakan di Kotabumi, Lampung Utara 07 Mei 2011 mendatang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Pringsewu yang dibacakan Kabag Kessos Setdakab Pringsewu Arif Nugroho SE,MP mengatakan bahwa pembinaan dari Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung diharapkan dapat memberikan ilmu dan bekal bagi calon peserta MTQ Kabupaten Pringsewu.
“Dengan bimbingan dan arahan dari Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung, mudah-mudahan peserta MTQ Pringsewu dapat meraih juara dan prestasi di MTQ Provinsi Lampung”, ujarnya.
Ditambahkannya, 38 orang peserta yang akan mewakili Kabupaten Pringsewu di ajang MTQ provinsi merupakan hasil dari  Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) pada tanggal 15 Maret sampai dengan 17 Maret 2011 lalu.
“Dari hasil STQ, peserta dilakukan Training Center (TC) dan pembinaan selama lima kali oleh Tim Pembina LPTQ Kabupaten Pringsewu guna persiapan dalam mengikuti MTQ tingkat provinsi. Dan inilah calon-calon peserta MTQ dari Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Dewan Pembina kabupaten Pringsewu.  (Humas & Protokol Setdakab Pringsewu/Pipit Fitri Faula, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 25 April 2011

 Bupati Pringsewu Pantau UN SMP
PRINGSEWU – Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, Senin (25/4) melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama di daerah ini.
Saat melakukan pemantauan di SMP Fransiskus Xaverius Pringsewu dan SMP Negeri 2 Pringsewu, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten sekretariat daerah kabupaten dan staf ahli bupati, jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata setempat, serta jajaran fokorpimda mengharapkan pelaksanaan Ujian Nasional di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu tetap dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sesuai dengan harapan hingga usai pelaksanaan nanti.
“Kita juga berharap tingkat kelulusan siswa di Kabupaten Pringsewu dapat mencapai angka seratus persen,” harap Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi.

Selain itu, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi juga mengatakan secara umum dari hasil pemantauan ke sejumlah sekolah, pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2011 di Kabupaten Pringsewu berjalan sebagaimana mestinya, serta tidak ditemukan adanya indikasi terjadinya kecurangan maupun kebocoran soal tes Ujian Nasional. (*/Humas & Protokol)
 Festival Kuda Lumping 
Se Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU – Festival Kuda Kepang dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Pringsewu ke-2 dibuka oleh Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung Akmal Jahidi di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Minggu (24/4).

Festival Kuda Kepang yang diikuti sejumlah grup kesenian kuda kepang atau kuda lumping dari 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu tersebut juga dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu yang diwakili Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad, Asisten I Setdakab Pringsewu H.Firman Muntako, Asisten II H.Gatot Susilo, Asisten III H.Syahlulsyah, para staf ahli bupati dan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta jajaran Fokorpimda Kabupaten Pringsewu.

Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kominfo Provinsi Lampung Akmal Jahidi mengatakan kegiatan festival kuda kepang sebagai salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya daerah patut didukung dan dilestarikan.
“Apalagi sejak dahulu Pringsewu memang dikenal sebagai daerah yang memiliki ragam seni dan budaya yang majemuk, sehingga hal tersebut merupakan salah satu potensi modal dalam membangun Pringsewu kedepan dengan lebih baik,” katanya.


Kedepan, kata dia, agar kegiatan semacam ini dapat terus dipertahankan dan bahkan dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun dengan peserta yang lebih banyak lagi.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi mewakili Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi mengatakan festival kesenian kuda kepang yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu yang ke2 ini selain sebagai wahana untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan juga merupakan ajang untuk upaya pelestarian kesenian tradisional yang ada di tengah masyarakat Pringsewu.
“Kita patut bersyukur bahwa di usianya yang ke-2 tahun ini, Kabupaten Pringsewu telah mulai menampakkan kemajuannya. Hal tersebut merupakan hasil dukungan segenap elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu agar kabupaten ini dapat lebih maju dan sejajar dengan daerah-daerah lainnya. Festival kuda kepang ini adalah salah satu bentuk rasa syukur di hari ulang tahun Kabupaten Pringsewu yang ke-2 ini,” ujarnya. (*/Humas &  Protokol/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 19 April 2011



Bupati Pringsewu Pantau UN
PRINGSEWU – Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, sejumlah utusan dari Departemen Pendidikan Nasional, para asisten dan staf ahli, serta jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu, Senin (18/4) melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional SLTA di Kabupaten Pringsewu.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu diantaranya meninjau SMA Negeri 1 Pringsewu dan SMK Karya Bhakti Pringsewu.
Menurut Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, secara umum dari hasil pemantauan ke sejumlah sekolah, pelaksanaan UN tahun 2011 di Kabupaten Pringsewu berjalan lancar dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya indikasi terjadinya kecurangan maupun kebocoran soal tes UN. “Kita berharap pelaksanaan Ujian Nasional di Pringsewu tetap berjalan sesuai dengan harapan hingga usai nanti, dan harapan kita tingkat kelulusan siswa mencapai 100 persen,” harapnya. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


Bupati Pringsewu Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Sukoharjo

SUKOHARJO - Penjabat  Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Senin (18/4),  memberikan bantuan  kepada  2  warga RT.09, Dusun IX, Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo yang menjadi korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kedua korban tersebut masing-masing  Sugerng Hariyanto dan Darusalam yang mengalami kerugian mencapai Rp.100 juta.
Bantuan dalam bentuk uang tunai masing-masing sebesar Rp.2,5 juta, perlengkapan alat rumah tangga, pakaian, selimut, mi  instan dan lain-lain diberikan langsung oleh Penjabat  Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi kepada kedua korban, yang sebagian besar rumahnya hangus terbakar berikut isinya.
Penjabat  Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang didampingi anggota Komisi A DPRD Pringsewu Herman, Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi,  para asisten dan staf ahli serta sejumlah kepala satuan kerja Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pringsewu dapat bermanfaat serta dapat meringankan  beban penderitaan korban, serta  merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Pringsewu terhadap warganya.
“Semoga bantuan ini dapat  dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” harap Penjabat  Bupati Pringsewu Sudarno Eddi.   (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Sabtu, 16 April 2011

Sosialisasi Frekuensi Radio Komunikasi Di Pringsewu
PRINGSEWU – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung menggelar sosialisasi penggunaan frekuensi radio komunikasi  bertempat di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Sabtu (16/4).

Sosialisasi yang menghadirkan pemateri dari Pengurus Daerah RAPI Provinsi Lampung dan Dinas Kominfo Provinsi Lampung tersebut diikuti anggota RAPI maupun calon anggota dan simpatisan RAPI, serta para pengguna radio komunikasi yang ada di Kabupaten Pringsewu, serta sejumlah wilayah kabupaten dan kota lainnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemda Kabupaten Pringsewu yang juga anggota RAPI diantaranya Kabag Umum Setdakab Ujang Usmaruddin (JZ 08 BQE), Camat  Adiluwih Humaidi Elhudri (JZ 08 AHM), Camat  Pringsewu Hasnurahim, Ketua KNPI Kabupaten Pringsewu H.Handitya Narapati SZP, Ketua RAPI Daerah Provinsi Lampung H.RPA.Guritno (JZ 08 AAA) beserta sejumlah pengurus daerah lainnya,  serta jajaran dan Ketua RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu Drs.Sukmi AR (JZ 08 MAR). 
Menurut Kabid Humas dan Hubungan Antar Lembaga RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu Isnanto Hapsara, A.Md  (JZ 08 MAS), tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini adalah guna membnetuk kesadaran maupun disiplin bagi anggota RAPI maupun pengguna komunikasi radio pada umumnya.
 
 “Dengan sosialisasi ini diharapkan setiap anggota RAPI ataupun pengguna frekuensi radio lainnya memahami hak dan kewajibannya terkait penggunaan spektrum frekuensi radio sesuai perizinannya serta prosedural lainnya, termasuk aspek-aspek hukumnya,” kata Anton, panggilan Isnanto Hapsara.
 
Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan berupa perangkat  radio komunikasi  dari DPD KNPI Kabupaten Pringsewu kepada RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu, serta dari Dinas Kominfo Provinsi Lampung kepada RAPI Daerah Provinsi Lampung, sebagai penunjang  kegiatan organisasi  RAPI dalam melaksanakan tugas bantuan komunikasi maupun kegiatan sosial lainnya.  (*)





||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>