Subscribe:

Minggu, 02 Januari 2011

Dihadiri Gubernur

Malam Tahun Baru Di Pringsewu Meriah

PRINGSEWU – Perayaan malam pergantian tahun  atau malam tahun baru 2011 di Kabupaten Pringsewu berlangsung meriah. Acara yang dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu tersebut, dihadiri oleh Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP beserta jajaran Pemprov Lampung dan Fokorpimda Provinsi Lampung.

Dari Pemkab Pringsewu tampak Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH beserta istri, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan anggota DPRD, Sekdakab Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki, para asisten,  serta seluruh kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu, termasuk Kapolres Tanggamus-Pringsewu AKBP Sobharmen, jajaran Kodim 0424, serta ribuan masyarakat Kabupaten Pringsewu maupun sejumlah kabupaten lainnya di sekitar Pringsewu.Suasana tampak begitu meriah dan semarak karena dihibur oleh sejumlah artis ibukota Jakarta, diantaranya Dorce Gamalama, dan Kanda Band.

Selain itu, malam perayaan tahun baru di Pringsewu ini juga dihibur sejumlah band lokal, dangdut, atraksi kesenian barongsai, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Mantep Hikayat dengan lakon Gatot Koco Diwisudo.

Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Pringsewu merupakan daerah otonom baru yang saat ini sedang giat-giatnya membangun. Dikatakannya, meskipun Pringsewu terbilang kabupaten baru, namun  daerah ini telah mulai tampak kemajuan di berbagai bidang.

“Pringsewu merupakan salah satu daerah paling aman di Provinsi Lampung, sehingga suasana di Pringsewu sangat kondusif,” katanya.

Gubernur Sjachroedin ZP juga mengungkapkan sejumlah rencana pembangunan di Provinsi Lampung, diantaranya pembangunan jalur rel kereta api dari Tanjungkarang hingga Pagelaran Kabupaten Pringsewu, termasuk rencana pembangunan pusat pendidikan Provinsi Lampung di Sulusuban, yang juga sangat dekat dijangkau dari Pringsewu melalui Sukoharjo dan Padangratu.

“Mudah-mudahan di tahun 2011 kedepan Kabupaten Pringsewu akan semakin berkembang pesat dan lebih maju, “  harapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan nakhir tahunnya mengatakan bangga dengan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu yang selama ini tetap menjaga kondusifitas wilayah ini.

“Ini merupakan hasil kerja keras bersama selama ini. Selain itu, saya haturkan terima aksih yang tak terhingga atas peran serta seluruh elemen masyarakat Bumi Jejama Secancanan dimana digelarnya pesta rakyat perayaan malam tahun baru ini adalah hasil kerja sama semua pihak,” kata bupati.

Selain itu, Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga berharap pada tahun yang baru, dapat tumbuh dan meningkatkan semangat baru untuk terus bersama-sama membangun Kabupaten Pringsewu Bumi Jejama Secancanan.
Pada puncak pergantian tahun 2010 ke 2011 tepat pukul 00.00 WIB, Pj Bupati bersama seluruh jajaran dan warga bersama-sama meniup terompet diiringi dengan raungan sirine dan pesta kembang api. (*)
TAHUN BARU - Gubernur Lampung Sjachroedin ZP beserta jajaran Pemprov dan Fokorpimda Provinsi Lampung, disambut Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi dengan atraksi Barongsai, saat menghadiri perayaan malam tahun baru 2011 di Pendopo Kabupaten Pringsewu.

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Kamis, 30 Desember 2010




Bupati Pringsewu Tinjau Telaga Gupit

PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Senin (03/01) meninjau kawasan wisata Telaga Gupit dan Pura Hindu yang berada di perbatasan antara Pekon Tegalsari dengan Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Peninjauan tersebut dilakukan sesuai rapat koordinasi persiapan lomba Kesrak PKK di Balai Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo.

Dalam peninjauan ke lokasi kawasan wisata alam yang berhadapan muka dengan lokasi Bukit Pura Hindu dan menjadi tempat favorit dan banyak dikunjungi  muda-mudi setempat, Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga melihat-lihat telaga yang kondisinya sudah mulai surut tersebut.
"Tempat ini sangat bagus bila dikembangkan lebih lanjut sebagai taman wisata, apalagi suasananya sangat eindang dan sejuk, dipenuhi pohon-pohon penghijauan," katanya.

Lebih lanjut Penjabat Bupati Pringsewu berharap agar telaga tersebut dibenahi, sekaligus mengharapkan agar  dapat pula dijadikan tempat pembudidayaan perikanan karena memang sangat potensial.
"Saya punya keyakinan tempat ini bila dikembangkan lebih lanjut dapat menjadi loaksi wisata yang prospektif dan banyak dikunjungi masyarakat, yang tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya," ujarnya.

Turut mendampingi kunjungan Penjabat Bupati Pringsewu tersebut, diantaranya Asisten I Setdakab Pringsewu H.Firman Muntako, SE, Asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu H.Hotman Atik, SH, MH, Camat Gadingrejo Drs.H.Ananto Pratikono, MM beserta Kepala Pekon Tegalsari, serta para pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu lainnya. (*)


 Hearing Publik RTRW 2010

PRINGSEWU - Dengar Pendapat (Hearing) Publik Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pringsewu 2010, Kamis (30/12) digelar di Balai Pekon (Balai Desa) Podomoro, Kecamatan Pringsewu.
Acara yang dibuka  oleh Asisten II Setdakab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM mewakili Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH tersebut dihadiri pula Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, Bappeda, serta jajaran satuan kerja  perangkat daerah  di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu  H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setdakab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM mengatakan RTRW bukan hanya sebuah kewajiban untuk memenuhi ketentuan Undang-undang No.26 tahun 2007, tetapi lebih dari itu adalah suatu hal yang sangat penting dalam merencanakan  arah pembangunan kedepan, agar dapat mewujudkan kesinambungan serta terpadu dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan , sehingga tercipta suatu tatanan pembangunan yang nyaman, aman dan terkendali.

"RTRW yang akan disusun saat ini adalah untuk jangka waktu 20 tahun kedepan yang memerlukan kesungguhan menyeluruh dan berwawasan kedepan," katanya.

Rencana ruang dan struktur ruang, kata dia, harus benar-benar dapat diwujudkan pada pola ruang, pemanfaatan ruang, serta tertera pada program-program utama pembangunan, serta harus bersinergis satu sama lain.

"Substansi RTRW yang telah tersusun selanjutnya akan disampaikan ke tingkat provinsi dan pusat, karenanya agar semua satuan kerja benar-benar mencermati dalam penyempurnaan RTRW ini, agar pada saat pemaparan di tingkat yang lebih tinggi nantinya tidak terlalu banyak revisi sehingga jadual yang telah ditentukan memperoleh  persetujuan," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan  RTRW Kabupaten Pringsewu, wilayah Kabupaten Pringsewu yang terdiri  dari 8 kecamatan, terbagi menjadi  beberapa pusat pelayanan, beberapa diantaranya yaitu Kecamatan Pringsewu sebagai Ibukota Kabupaten, Pusat Pemerintahan Kecamatan, Pusat Pelayanan Sosial, Pusat Perkantoran, Perdagangan dan Jasa skala Regional, dan Pusat Permukiman Perkotaan.
Kemudian Kecamatan Gadingrejo sebagai Pusat Pelayanan Pemerintahan Kabupaten, Pusat Pemerintahan Kecamatan, Pusat Pendidikan Skala Regional, Pusat Pengembangan Pertanian Lahan Basah, Pusat Pengembangan Peternakan, Pusat Pengembangan Industri Pengolahan Pertanian, serta Pusat Permukiman Perkotaan, serta beberapa pusat layanan lain di sejumlah kecamatan.(*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 29 Desember 2010

                            Pringsewu Peringati 
      HUT  Dharma Wanita Persatuan

PRINGSEWU - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pringsewu, Kamis (30/12) memperingati hari ulang tahun organisasi tersebut di Pendopo Kabupaten Pringsewu, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki, para asisten dan kepala satuan kerja di lingkungan Pemkab Pringsewu, para pengurus dan anggota DWP, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra, serta sejumlah organisasi wanita lainnya.

Sekda Kabupaten Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki membacakan sambutan tertulis Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH mengharapkan Dharma Wanita Persatuan semakin dewasa dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu.  

"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi juga disampaikan kepada pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu, karena telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas para suami serta meningkatkan kesejahteraan para anggota dan keluarganya," katanya.

Pj Bupati Pringsewu juga menilai peran ganda tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat kerja keras para pengurus dan anggota yang memiliki loyalitas, dedikasi dan rasa pengabdian yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu, sesuai visi, misi dan tujuan organisasi.
"Saya berharap semoga semua kegiatan yang telah dan akan dilakukan dapat memiliki dampak interaksi dengan masyarakat, menyadarkan masyarakat untuk turut menjaga kemanan, ketertiban, dan kenyamanan serta dapat meningkatkan kesejahteraan, juga ikhlas dalam menjalankan segala kegiatan. Selain itu, saya berharap agar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu dapat memaksimalkan peran pemberdayaan perempuan dan kualitas perempuan serta dapat terus berperan aktif dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di era globalisasi ini, sehingga kedepan Dharma Wanita semakin responsif terhadap tuntutan zaman dengan lebih memberdayakan perempuan melalui kualitas sumber daya manusia, sehingga kaum ibu tidak akan kehilangan jati dirinya sebagai wanita yang berkepribadiaan nasional serta selalu dapat berperan dalam setiap kesempatan yang diberikan, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan, karena kesempatan tidak pernah datang untuk kedua kalinya," tandasnya.


Lebih lanjut dikatakannya, organisasi Dharma Wanita  merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan tujuan mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota guna mendukung tercapainya tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. 

"Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu merupakan ujung tombak untuk menghimpun partisipasi masyarakat dalam menunjang pembangunan daerah di Bumi Jejama Secancanan," pungkasnya. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
14 Perda Pringsewu Disahkan

PRINGSEWU - DPRD Kabupaten Pringsewu kembali mengesahkan sebanyak  14 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pringsewu, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan Wakil Ketua DPRD Pringsewu FX Siman dan Stiyono di gedung DPRD Pringsewu, Jumat (31/12).

Ke-14 Ranperda yang disahkan menjadi Perda tersebut masing-masing adalah tentang Lambang Daerah dan Pajak Daerah, serta 12 Ranperda tentang Retribusi, yakni ;

1.    Retribusi Pasar Grosir dan Pertokoan
2.    Retribusi Pelayanan Pasar
3.    Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan
4.   Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda  Penduduk dan Akta Catatan Sipil
5.    Retribusi Pelayanan Kesehatan Puskesmas
6.    Retribusi Izin Gangguan
7.    Retribusi Pemotongan Hewan
8.    Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor
9.    Retribusi Izin Trayek
10.     Retribusi Terminal
11.     Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang
12.     Retribusi Izin Mendirikan Bangunan.


Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH mengatakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Lambang Daerah dirasa penting karena Lambang Daerah mencerminkan simbol, kultur, kondisi jiwa, karakteristik, pengikat sosial budaya, serta semangat untuk mewujudkan harapan masyarakat  Kabupaten Pringsewu.

  
"Sementara Perda Tentang Pajak dan Retribusi Daerah merupakan amanat Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dengan adanya Perda tersebut diharapkan Pendapatan Asli Daerah dapat meningkat guna memperbaiki pelayanan kepada masyarakat dan menciptakan pemerataan pembangunan, sehingga akan terwujud kesejahteraan yang merata," kata Pj Bupati.

Dikatakan Pj Bupati Sudarno Eddi, berdasarkan amanat pasal 189 Undang-undang  Nomor 32  Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang antara lain menyatakan bahwa proses penetapan Ranperda yang berkaitan dengan Pajak dan Retribusi Daerah harus  dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan, sehingga sebelum Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ditetapkan, harus disampaikan terlebih dahulu kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan untuk dievaluasi oleh Gubernur.
"Hal tersebut dalam rangka mengoptimalkan fungsi pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah, khususnya pengawasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah agar dapat mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal," katanya.

Lebih lanjut Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi berharap Ranperda tersebut tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi atau dengan kepentingan umum. 
"Untuk selanjutnya diharapkan dapat dijadikan landasan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai pelaksanaan pemerintahan  daerah  dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kemandirian daerah,"  ujarnya. (*)



||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Keterangan Pers

Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Rabu (29/12)  memberikan keterangan pers kepada para wartawan terkait persiapan acara malam pergantian tahun tingkat Provinsi Lampung yang akan diadakan di Pendopo Kabupaten Pringsewu. 


******************************************************************************


Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan
Korban Bencana Alam 
Angin Puting Beliung

PARDASUKA – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH memberikan bantuan  kepada  warga Pekon (Desa) Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu yang menjadi korban bencana alam angin puting beliung beberapa waktu lalu.
Bantuan dalam bentuk uang tunai, perlengkapan alat rumah tangga, pakaian, selimut, serta seragam sekolah diberikan langsung oleh Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi kepada 5 (lima) orang warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
 
 Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Sudarno Eddi berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pringsewu dapat bermanfaat serta dapat meringankan  beban penderitaan para korban.
“Semoga bantuan ini dapat  dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” harap Pj Bupati.
 
 Turut hadir  mendampingi  Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi saat  kunjungan dan pemberian bantuan kepada warga Pekon Kedaung, diantaranya  Asisten I Setkab Pringsewu H.Firman Muntako, SE, Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, Kepala Bappeda Pringsewu H.Hotman Atik, Sekretaris Dinas Sosial Drs.Sugesti Hendarto, Kadis PU Ir.Widijatno, Kabag Keuangan Imron Rosyid, Kabag Humas dan Protokol Dra.DM Fitri Indo, anggota KPU Pringsewu Andreas Andoyo, S.Sos, sejumlah anggota Tagana Pringsewu,  wartawan media cetak dan elektronika, serta diterima oleh Camat Pardasuka Sofian HS, SH, Kapolsek Pardasuka Iptu Sukimanto, serta Kepala Pekon Kedaung Zainabun dan  warga setempat. (*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 22 Desember 2010

  Bupati Tutup Musda PKS Pringsewu

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH ketika akan memukul gong  saat  penutupan Musyawarah Daerah PKS Kabupaten Pringsewu di Hotel Balong Kuring Pringsewu, Minggu (26/12).




 

  Pemkab Pringsewu Peringati Hari Ibu Ke-82
PRINGSEWU - Ikrar para pejuang perempuan pada Kongres Perempuan Indonesia yang pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta, merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia, dan pada Kongres Perempuan Indonesia yang ketiga pada tahun 1938 di Bandung, telah mengukuhkan  tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316  tahun 1959. 
Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  dalam sambutan peringatan Hari Ibu ke-82  dalam suatu upacara yang digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Senin (27/12).
"Peringatan Hari Ibu tahun 2010 ini mengangkat tema 'Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Membangun Karakter Bangsa dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bermartabat' memiliki makna antara lain adalah nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki merupakan landasan bagi pembentukan karakter dan budi pekerti untuk mencintai tanah air dan bangsa, serta memegang teguh rasa nasionalisme, dan wawasan kebangsaan yang hakiki,"  kata bupati.
Sejalan dengan itu, kata bupati, maka upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan perlu dimulai sejak dini dari dalam keluarga, lalu diteruskan ke sekolah dan lingkungan masyarakat. 
 
"Apabila kita menengok sejenak perjalanan sejarah, peranan kaum perempuan sejak masa perjuangan lebih diidentikkan dengan peranan yang bersifat sosial, dan seiring dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan telah menunjukkan eksistensinya sebagai makhluk yang sejajar dengan laki-laki. Dengan demikian, mari kita jadikan peranan sosial yang dimainkan oleh kaum perempuan pada masa perjuangan sebagai modal penggerak kepedulian terhadap berbagai masalah sosial yang ada di sekitar kita," ujarnya.




 
Namun demikian, lanjut bupati, pembangunan pemberdayaan perempuan agar dapat setara dengan laki-laki memerlukan peningkatan koordinasi, sinergisitas dan keterpaduan dengan tetap berpegang teguh pada 4 pilar dasar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, agar perjuangan kita tidak akan sia-sia, tetapi justru semakin kokoh di masa mendatang.
"Melalui semangat hari ibu kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk merapatkan barisan dan menyatukan tekad serta semangat kita bersama guna menghapuskan segala bentuk diskriminasi berdasarkan gender dan menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan tentunya bersama-sama dengan kaum laki-laki dan seluruh elemen masyarakat.
Tanpa adanya kerjasama dan komitmen yang kuat, tidak mungkin kita dapat mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih demokratis, adil, damai, dan sejahtera," pungkasnya. (*)

Panwas Pringsewu Silaturahmi Dengan Bupati

PRINGSEWU  - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/12) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH di rumah dinas Bupati Pringsewu di kawasan Pirngadi, Pringsewu Utara.

Panwas Kabupaten Pringsewu yang dipimpin oleh ketuanya Fathoni, dalam kesempatan tersebut menjelaskan beberapa persiapan Panwas terkait persiapan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu yang rencananya akan digelar pada tahun 2011 mendatang, termasuk  rencana untuk mencari lokasi untuk kantor Panwas Kabupaten Pringsewu.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  mengharapkan Panwas Kabupaten Pringsewu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik  dengan tetap mengacu pada  aturan yang berlaku dalam rangka kelancaran pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu pertama nanti. Hadir dalam audiensi tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Pringsewu H.Firman Muntako, SE dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Dra.DM Fitri Indo. (*)
PANWAS - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/12) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH di rumah dinas Bupati Pringsewu di Pringsewu Utara.

 Pringsewu Gelar Pordeskel 2010

PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu diwakili Asisten III Setdakab Pringsewu H.Syahlulsyah, SH, MH secara resmi membuka Pekan Olahraga Desa dan Kelurahan (Pordeskel)  2010 bertempat di gedung Rina Theatre Pringsewu Barat, Kamis (23/12).

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten III Syahlulsyah, SH, MH, Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH menyambut baik dan gembira dilaksanakannya Pordeskel  ini guna mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga di wilayah Pringsewu khususnya dan Lampung pada umumnya.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah mempercayakan kepada Pemerintah Kabupaten
Pringsewu untuk menggelar Pekan Olah Raga Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pringsewu ini, dimana melalui event ini saya berharap dapat menemukan  bibit-bibit atlet yang berbakat, tangguh dan handal yang pada gilirannya dapat  dibina dan di kembangkan lebih lanjut," katanya.

Berpretasinya sumberdaya manusia, lanjut dia, sekaligus akan mengangkat harkat dan martabat daerah iyang pada gilirannya nanti akan membawa nama baik dan kejayaan daera.

                                
   


 
"Sebagai daerah yang terus membangun tentunya kita sepakat bahwa kita harus menjadi daerah yang kuat baik jasmani maupun rohani, oleh karena itu kita harus tingkatkan kemampuan kita dalam bidang olah raga, sebab dengan berolah raga kita dapat meningkatkan stamina tubuh secara mantap dan kita menyadari bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula , seperti  semboyan 'Mensana in Corpore Sano'," ujarnya.

    
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Sugiharto dan Kadis Pariwisata, kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pringsewu Zulfuad Zahari. (*)

APBD Pringsewu 2011 Disahkan

PRINGSEWU - Rancangan Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pringsewu tahun 2011 akhirnya disahkan oleh DPRD Kabupaten Pringsewu dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua DPRD FX Siman dan Stiyono.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan  penyusunan RAPBD telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Pringsewu yang merupakan prioritas dan tertuang dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) 2011 yang meliputi 6 prioritas pembangunan yang dipadukan dengan proyeksi  pendapatan daerah, dimana prioritas dari program dan kegiatan yang akan dilaksanakan selain mendukung tugas poko dan fungsi (tupoksi) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), juga mendukung 6 prioritas pembangunan yang telah sama-sama disepakati.

"Dengan demikian di dalam APBD 2011 ini telah tersusun struktur APBD yang terdiri darin pendapatan, belanja, maupun pembiayaan yang semuanya seiring dengan tuntutan tugas pemerintahan dalam rangka mengakomodir kepentingan pelayanan terhadap masyarakat," kata bupati.

Sesuai amanat UU No.32 tahun 2004 pasal 186 ayat (1), kata bupati, bahwa Ranperda Kabupaten Pringse3wu tentang RAPBD Kabupaten Pringsewu 2011 ini akan disampaikan kepada Gubernur Provinsi Lampung untuk dievaluasi.


"Saya ingatkan kepada seluruh kepala SKPD sebagai pengelola penerimaan daerah agar dapat mengupayakan intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber pendapatan, sehingga mencapai target yang telah ditetapkan  dan sebagai  pelaksana APBD khususnya dalam pengeluaran anggaran  belanja, kiranya selalu berpedoman  kepada prinsip efektif, efisien dan ekonomis," ujarnya. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 21 Desember 2010

Coffe Morning Bersama Jajaran Pertanian

        
GADINGREJO -  Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Rabu (22/12)  menyelenggarakan acara 'Coffe Morning'  bersama jajaran pertanian di gedung laboratorium pertanian Wates, Gadingrejo, dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan sejumlah anggota DPRD, Asisten I Setkab H.Firman Muntako, SE, Asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Ir.Junaidi Hasyim, serta para kepala satuan kerja dan pengusaha perpupukan dan praktisi pertanian lainnya.
Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kesempatan tersebut berharap agar kegiatan pertemuan yang dikemas dalam bentuk Coffe Morning ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan stakeholder, sekaligus bisa menjadi ajang saling bertukar pikiran dan saling memberi masukan bagi program pembangunan, khususnya di bidang pertanian di Bumi Jejama Secancanan.

"Selain sebagai ajang silaturahmi, kiranya kegiatan ini bisa menambah pengetahuan bagi kita sekalian," katanya.
Salah satu peserta, Zulmar, yang juga anggota DPRD Pringsewu berharap Pemkab Pringsewu dapat menghimbau para PNS di lingkungan Pemkab Pringsewu untuk mengkonsumsi produk petani Pringsewu, seperti beras organik yang juga merupakan produk unggulan Kabupaten Pringsewu, sehingga para petani dapat terbantu dalam hal pemasaran, karena sudah ada konsumen tetapnya.

"Bila perlu dibuat semacam surat edaran, sehingga hal ini akan dapat membantu para petani kita, kami di DPRD juga siap membantu," ujarnya.

Seusai menghadiri acara Coffe Morning, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  didampingi Asisten I H.Firman Muntako, SE, Asisten III  H.Syahlulsyah, SH, MH, Kadis  Pendidikan Rimir Mirhadi, SH, dan Kasat Polisi Pamong Praja Sukarman, S.Pd  langsung meninjau proyek perbaikan SMP Negeri 1 Gadingrejo. (*)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 20 Desember 2010

Bupati Pringsewu Sambut Kontingen Porprov


Kontingen Pringsewu
Disambut Meriah

PRINGSEWU - Kontingen Kabupaten Pringsewu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-VI di Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (21/12) disambut dan diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu di Rumah Dinas Bupati Pringsewu di Jalan Raya Pirngadi, Pringsewu Utara.


Sebelumnya, kontingen Bumi Jejama Secancanan yang dipimpin oleh Ketua Harian KONI Kabupaten Pringsewu Imop Sutopo, SE tersebut melakukan long march dari Pendopo Agung Kabupaten Pringsewu di Jalan Jenderal Sudirman, Pringsewu Selatan menuju rumah dinas bupati dengn sambutan yang meriah dari warga di ibukota kabupaten tersebut.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengucapkan selamat atas keberhasilan kontingen Pringsewu merebut posisi ke-6 dari 14 kabupaten/kota  di Provinsi Lampung yang mengikuti Porprov  tersebut.
"Prestasi  yang diraih  akan menjadi motivasi positif bagi masyarakat dan kabupaten kita tercinta," katanya.
Namun, kata Pj Bupati,  prestasi ini hendaknya jangan membuat semua terlena, tetapi hendaknya terus berlatih dengan mengasah kemampuan untuk menghadapi ajang-ajang yang lebih tinggi lagi.

"Kepada anggota kontingen yang pada saat ini belum berhasil, kiranya tidak perlu merasa kecewa, karena kami semua yakin bahwa tentunya saudara-saudara telah berusaha untuk tampil secara maksimal," ujarnya. 
Selanjutnya Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga berharap agar evevn Porprov di Tulangbawang yang merupakan ajang perdana bagi Kabupaten Pringsewu sebagai Daerah Otonom Baru  (DOB)  sebagai pengalaman berharga serta bahan introspeksi dan evaluasi ke dalam, sehingga dapat  dilihat  di mana letak kelemahan dan kekurangannya untuk selanjutnya melakukan perbaikan-perbaikan guna peningkatan prestasi ke arah yang lebih baik lagi.       

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa serta Wakil Ketua DPRD  Pringsewu FX  Siman dan Stiyono juga memberikan bantuan tali asih bagi   anggota kontingen Pringsewu yang  berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu.

Untuk diketahui, Kabupaten Pringsewu dalam Porprov Lampung ke-VI di Kabupaten Tulangbawang berhasil menduduki peringkat ke-6 dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dengan perolehan medali sebanyak 12 medali emas, 8 medali perak, serta 13 medali perunggu.  
Posisi Pringsewu ini mengungguli dua kabupaten induknya yakni Lampung Selatan dan Tanggamus, dan bahkan mengungguli sejumlah kabupaten lama lainnya. Untuk kategori DOB, Pringsewu merupakan terbaik dari 3 DOB lainnya yakni Pesawaran, Mesuji dan Tulangbawang Barat. (*)    

 Pekon Parerejo 
Peringati Hari Jadi Ke-78

GADINGREJO - Masyarakat Pekon (Desa) Parerejo, Kecamatan Gadingrejo , Kabupaten Pringsewu, Selasa (21/12) merayakan peringatan hari jadi desa tersebut yang ke-78  bertempat di balai desa setempat, yang dihadiri Camat Gadingrejo Drs.H.Ananto Pratikno beserta jajaran uspika, plt Kepala Pekon Parerejo, tokoh masyarakat, pemuda, agama, serta masyarakat Pekon Parerejo lainnya.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setkab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM berharap peringatan hari jadi Desa Parerejo tidak hanya sekedar seremonial belaka, tetapi harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri.

"Menyimak perkembangan Kabupaten Pringsewu satu tahun terakhir,  kita semua tentu patut bersyukur  karena meski dihadapkan berbagai ujian dan cobaan yang datang silih berganti, namun berkat kebersamaan serta kerja keras  semua pihak, kini  pembangunan mulai menunjukkan hasil.
  

 
Dan satu hal yang patut disyukuri pula, Pekon Parerejo dengan masyarakatnya yang agamis juga telah melahirkan mubaligh wanita muda  Bela Diniyah Putri yang juga turut pula mengharumkan nama Kabupaten Pringsewu. Semoga di Hari Ulang Tahun yang ke-78 ini, Pekon Parerejo akan terus melahirkan generasi penerus yang berbakat di segala bidang, dan tingkatkan  terus persatuan dan kesatuan di antara kita semua, serta  terus dijalin  rasa  kesetiakawanan dalam membangun Bumi Jejama Secancanan yang kita cintai,"  ujarnya.(*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 15 Desember 2010

 Dharma Wanita Persatuan 
Gelar Pelatihan MC

PRINGSEWU - Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu, Kamis (16/12)  menggelar pelatihan Master of Ceremony (MC), diikuti para pegawai  yang didominasi kaum wanita di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.
Pelatihan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pringsewu tersebut, diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan dengan pemateri  Dra. DM Fitri, Kepala Bagian (Kabag)  Humas dan Protokol  Sekretariat Pemkab Pringsewu.

Dalam paparannya, DM Fitri menjelaskan syarat-syarat teknis seorang pembawa acara/MC, diantaranya harus menguasai acara dan menguasai bahasa, serta mampu mengatasi hambatan dan menguasai suara.
"Seorang pembawa acara harus mengetahui dengan pasti masalah serta ruang lingkup permasalahan tentang kegiatan yang diselenggarakan, dan dalam hal penguasaan bahasa, kalimat yang diucapkan seorang MC hendaklah jangan menggunakan kalimat yang panjang-panjang agar hadirin yang mendengarkan tidak bingung, disamping artikulasi semua vokal dan konsonan diucapkan dengan tepat dan benar, serta jangan menggunakan aksen dan bahasa dialek," paparnya.

Selain itu, ujar Fitri, hal-hal yang perlu diperhatikan seorang MC adalah pakaian dengan memperhatikan waktu yang tepat dan situsasi acara yang akan berlangsung, dengan dandanan yang enak dipandang dan wajah yang terlihat segar, ramah,    dapat menyesuaikan mimic wajah dengan jenis acaranya, serta pembawaan yang tenang, berwibawa, simpatik dan mengesankan.

"Seorang pembawa acara sebelum melaksanakan tugasnya wajib mempelajari seluruh acara yang akan dibawakan, dan perlu pula ditunjang dengan penguasaan pengetahuan umum lain seperti psikologi, sosiologi maupun etika," ujarnya. (*)

Bupati Pringsewu 
Serahkan Alkes & KB

PRINGSEWU - Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  menyerahkan bantuan alat kesehatan dan KB kepada petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Pringsewu. Penyerahan dilakukan Pj Bupati, saat membuka rapat pertemuan rutin jajaran KB yang diselenggarakan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Pringsewu di Balai Kelurahan Pringsewu Utara, Kamis (16/12).

Kepala BKBPP Kabupaten Pringsewu A.Basyar dalam laporannya mengatakan rapat pertemuan tersebut diikuti sebanyak 70 orang PLKB dan bidan klinik KB, dengan tujuan untuk memperkuat silaturahmi diantara lembaga, PLKB maupun klinik KB, sebagai evaluasi pelaksanaan program KB sekaligus bahan perencanaan pelaksanaan program KB/KS di masa mendatang.

"Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari 8 kecamatan, 101 desa dan kelurahan, 493 dusun dan lingkungan, serta 1.399 RT, memiliki sebanyak 40 PLKB, 101 PPKBD, 902 Sub PPKBD,  321 kelompok KB, 101 kelompok BKB, 101 kelompok BKR, 101 kelompok BKL, 70 kelompok BLK, serta 50 kelompok UPPKS, dengan jumlah klinik KB pemerintah sebanyak 44 buah, 4 klinik KB swasta, 36 dokter swasta, serta 196 bidan swasta," kata A.Basyar.

Sedangkan jumlah peserta KB aktif, lanjut Basyar,  mencapai 5.619 peserta KB dengan IUD, 364 MOP, 1.016 MOW, 3.917 IMP, 17.671 SNT, 16.354 PIL, 1.356 KND, dengan jumlah keseluruhan mencapai 46.297 atau 67,61 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) yang mencapai  68.476 PUS,  dan 103.741 wanita usia subur (WUS).

"Untuk peserta KB baru, terdiri 944 IUD, 83 MOP, 197 MOW, 640 IMP, 9.815 SNT, 7.197 PIL, 1.702 KND, dengan jumlah keseluruhan mencapai 20.678 atau 102,65 persen dari target sebanyak 20.144 peserta KB. Sedangkan untuk pentahapan keluarga sejahtera, terdiri 30.858 pra keluarga sejahtera (pra KS, red), 22.915 KS I, 24.502 KS II, 14.560 KS III, serta 1.504 KS III plus, dengan jumlah seluruhnya mencapai 94.339 keluarga sejahtera," paparnya. 

Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan wilayah Kabupaten Pringsewu dengan kondisi topografis, geografis, dan sosial budaya yang majemuk, memiliki masyarakat yang  mudah diajak ikut serta dalam membangun dan menciptakan lingkungan yang kondusif guna melaksanakan berbagai aspek kegiatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik, guna  mewujudkan keluarga berkualitas dengan membentuk keluarga kecil yang nyaman dan damai.

“Dengan kondisi tersebut, berbagai kegiatan pelaksanaan program KB di Kabupaten Pringsewu selama tahun anggaran 2010 dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan keluarga dan ketahanan keluarga dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga, di Kabupaten Pringsewu terdapat 50 kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan 101 kelompok panca bina yang tersebar di seluruh kecamatan,” katanya.

Perjuangan mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera melalui pelaksanaan program KB Nasional, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, dalam perkembangannya mengalami fluktuasi terutama dengan terjadinya pergeseran sistem pemerintahan menuju otonomi daerah.

“Dampak nyata dari pelaksanaan otonomi daerah tersebut, antara lain adalah terapresiasinya petugas  Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana Nasional  serta berkurangnya jumlah pengelola dan pengendali program di tingkat kecamatan yang disebabkan adanya mutasi dan  pengalihan tugas,”  ujarnya. (*)




KPU Pringsewu 
Audiensi Dengan Bupati

PRINGSEWU - 5 anggota (komisioner)  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu yang baru dilantik, Kamis (16/12)  melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pringsewu.
Ke-5 komisioner KPU Kabupaten Pringsewu tersebut yakni masing-masing  Muhammad Ali Khan, Muhammad Ilham, Andreas Andoyo, Warsito, dan  Hermansyah,  melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu Drs.H.Sudarno Eddi, SH, MH guna melaporkan sejumlah program kerja maupun sejumlah tahapan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut untuk yang pertama kalinya.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan H.Firman Muntako, Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil  H.Kalmansyah, Sekretaris KPU Kabupaten Pringsewu Yespi Chorry, dan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu DM Fitri Indo tersebut mengharapkan para anggota KPU Kabupaten Pringsewu dapat  melaksankan tugas-tugasnya  dan melakukan koordinasi dengan Pemkab Pringsewu dan  pihak terkait lainnya dengan baik, dalam menghadapi  berbagai persiapan  dan tahapan-tahapan Pemilukada Kabupaten Pringsewu tahun 2011 mendatang. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>