Subscribe:

Senin, 02 Mei 2011


Liga Pelajar Indonesia 2011 Dibuka

PRINGSEWU – Liga Pendidikan Indonesia 2011 tingkat Kabupaten Pringsewu, Selasa (3/5) secara resmi dibuka oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang diwakili Asisten I Setkab H.Firman Muntako, bertempat  di Lapangan Kuncup, Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu.

Membacakan sambutan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, Asisten I Setkab H.Firman Muntako mengatakan Pemerintah  Kabupaten Pringsewu menyambut baik digelarnya  Liga Pendidikan Indonesia tersebut dan  berharap ke depan akan bermunculan atlet cabang olahraga terbaik dari daerah ini.       
Kompetisi sepakbola antar pelajar ini selain sebagai sarana dan wahana pengembangan bakat juga bertujuan untuk mendapatkan butiran emas, sehingga Kabupaten Pringsewu mendapat kader  olahraga di kalangan pelajar yang terlatih yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi yang tingkatannya lebih tinggi lagi yang juga diharapkan bisa mewarnai dunia persepakbolaan nasional kita,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu, kata dia,  melalui Dinas Pemuda dan Olahraga berupaya agar fasilitas olahraga terus dilengkapi, bahkan telah mewajibkan masing-masing kelurahan dan desa untuk memiliki lapangan olahraga. Hal Ini penting untuk mendukung  perkembangan olahraga di Pringsewu.

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi melalui Asisten I juga berpesan kepada seluruh peserta Liga Pendidikan Indonesia untuk dapat bertanding secara sportif dengan menampilkan semua kemampuan yang dimiliki, serta berharap kompetisi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan kompetisi ini kiranya dapat membentuk masyarakat Pringsewu yang sehat dan kuat, seperti halnya slogan Mensana In Corporesano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” pungkasnya. (*/Humas dan Protokol Setdakab/Fitri Faula, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Kamis, 28 April 2011

Pemkab Pringsewu 
Peringati Hardiknas & Harkitnas 2011
PRINGSEWU - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)  dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2011 diperingati jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam suatu upacara yang digelar di Lapangan Kuncup Pringsewu Barat, Senin (2/5) diikuti seluruh jajaran Pemkab Pringsewu, fokorpimda, pelajar dan mahasiswa, ormas dan OKP, serta elemen masyarakat lainnya.


Kapolres Tanggamus AKBP  Bima Aji yang bertindak sebagai inspektur upacara, saat  membacakan amanat Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  mengatakan melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional,  Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan serta pemangku kepentingan lainnya atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang telah diberikan dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan di Bumi Jejama Secancanan. 
"Kita semua memahami, bahwa dalam dunia pendidikan, manusia sebagai pemeran utama, baik sebagai subyek maupun sebagai obyek. Sedangkan keilmuan adalah sebagai medianya, memanusiakan manusia sebagai salah satu tujuannya, dan kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan yang sifatnya kekinian maupun antisipasi masa depan sebagai keniscayaan. Itulah sebabnya mengapa dunia pendidikan itu kompleks, menantang namun sangat mulia," katanya.

Menyikapi perkembangan aktual terhadap munculnya perilaku destruktif, anarkis dan radikalis, kata bupati, pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar. Bupati juga mengajak kepada para pemangku kepentingan pendidikan, terutama kepala sekolah, guru, pimpinan perguruan tinggi dan dosen, untuk memberikan perhatian dan pendampingan lebih besar kepada peserta didik dalam membentuk dan menumbuhkan pola pikir dan perilaku yang berbasis kasih sayang, toleran terhadap realitas keanekaragaman yang dibenarkan oleh peraturan dan perundangan. Perhatian menurut bupati juga bisa dalam bentuk memberikan ruang aktivitas yang positif, sehingga bisa dicegah tumbuhnya pemikiran dan perilaku destruktif, anarkis, kekerasan dan radikalisme. 
"Melalui tema Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa serta sub tema Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti, kita diingatkan kembali tentang hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional yaitu Ki Hajar Dewantara yang hari ini kita peringati hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional," ujarnya.
Lebih lanjut bupati memaparkan arti pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti,  pikiran,  dan jasmani anak didik.  
"Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini jangan kita jadikan hanya sebagai kegiatan seremonial belaka, tetapi semestinya diwujudkan dalam kegiatan nyata. Insya Allah mulai tahun ajaran 2011-2012, pendidikan berbasis karakter kita jadikan sebagai gerakan nasional, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini  sampai dengan Perguruan Tinggi, termasuk didalamnya pendidikan non-formal dan informal,"  tambahnya.

Terkait peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu melalui Kapolres mengatakan peringatan Harkitnas dimaksudkan untuk terus menggugah dan menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan serta jiwa patriotisme dan nasionalisme. 
"Hanya bangsa yang memiliki karakter kuat yang mampu meneruskan cita-cita para tokoh pencetus kebangkitan bangsa dan para pendiri bangsa," pungkasnya.   

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pringsewu juga memberikan penghargaan kepada 7 guru berprestasi dan 1 orang tokoh masyarakat peduli pendidikan, masing-masing adalah Drs.Heru Nugroho, S.Pd dari SMA Negeri Gadingrejo, Eko Kusmiran, S.Pd (SMPN 2 Pagelaran), Nilnahana, S.Pd (SDN 1 Patoman),  Suwarni (TK Aisyiyah Wonokarto), Dra.Hermin Budiarsi, M.Pd (SMAN Gadingrejo), Dra.Umi Kursiyati (SMPN 1 Gadingrejo), Tuhono, S.Pd (TK Aisyiyah Mataram), serta Indra Samsianto (tokoh masyarakat peduli pendidikan).

Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Wakil Ketua DPRD FX.Siman dan Stiyono, Dandim 0424/TGM Letkol Parada Siringo-ringo, Sekdakab Pringsewu H.Idrus Effendi, Kacabjari Pringsewu, serta Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pringsewu H.Wanawir. (*/Humas & Protokol Setdakab/Isnanto Hapsara, A.Md).
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 27 April 2011

Melalui Corporate Social Responsibility (CSR)

Pengusaha Pringsewu Diminta
Ikut Peduli Daerahnya

PRINGSEWU - Sejak dahulu, Pringsewu terkenal dengan sejumlah potensi yang dapat dikembangkan sebagai andalan daerah diantaranya  Sektor Pertanian dan Perkebunan seperti padi organik, kelapa sawit, coklat, lebah madu, kemudian  Sektor Perikanan, yang memang telah menjadi salah satu potensi yang sangat terkenal di seluruh wilayah Provinsi Lampung dengan adanya budidaya ikan air tawar seperti ikan mas, lele, nila, dan gurame,    Sektor Pertambangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral, seperti adanya  batu mangan, bentonit, marmer, bijih besi, silika, biorit, andesit, serta  Sektor Industri dan Perdagangan, yang juga merupakan salah satu sektor terkenal dari Pringsewu, seperti industri bahan bangunan genteng dan batu bata, pangan, sandang dan kulit, serta kerajinan.

Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang diwakili  Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi dalam acara coffe morning antara jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dengan para pengusaha setempat di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/4).

Dikatakannya, sektor-sektor tersebut sangat berperan dalam menopang perekonomian Kabupaten Pringsewu, bahkan diantaranya ada beberapa yang telah dikelola secara baik dan profesional, namun masih ada yang memerlukan pengelolaan secara sungguh-sungguh dan optimal, misalnya sektor pertambangan dan energi, karena di sektor ini masih ada beberapa komoditas  yang hanya dikelola oleh perorangan.  
Jika dikelola secara maksimal, sektor tersebut  dapat menghasilkan PAD yang cukup tinggi dan dapat menciptakan lapangan bagi masyarakat Pringsewu serta bisa menjadi penunjang sektor-sektor lainnya,” katanya.

Pengembangan sektor-sektor potensial yang dimiliki Kabupaten Pringsewu, kata dia, dapat dijadikan wacana sehingga potensi tersebut  dapat terus tumbuh, berkembang dan terkenal di seluruh Provinsi Lampung, Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri, sehingga Pringsewu dapat menjadi kabupaten yang maju dan makmur.
“Saya ingin mengajak pihak BUMN dan pengusaha untuk lebih berpartisipasi lagi dalam upaya membesarkan kabupaten ini misalnya di bidang kebersihan dan keindahan lingkungan, dengan penambahan lampu-lampu jalan, kotak sampah, vas bunga, taman kota, serta perbaikan dan penyempurnaan drainase,”  ujarnya. 
 Bahkan, lanjut dia, agar diantara jajaran pemerintahan dan seluruh pengusaha di Pringsewu dapat saling berkoordinasi dan bahkan dapat membentuk semacam  forum atau pagayuban yang mewadahi satu profesi, sehingga gerak kita sekalian  dalam upaya ikut serta membesarkan Pringsewu  dapat lebih terencana dan terarah.
“Kegiatan-kegiatan semacam ini juga dapat menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai pengusaha sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas yang menyatakan bahwa setiap badan usaha harus melakukan CSR atau Corporate Social Responsibility  atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kabupaten Pringsewu H.Achmad Alwi Siregar juga memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Pringsewu yang perlu dikembangkan lebih lanjut, diantaranya potensi perdagangan dan jasa maupun sektor industri, terutama home industry, baik industri pangan, sandang, dan kerajinan.

Dalam acara yang dikemas secara santai dan penuh dengan suasana keakraban tersebut, sejumlah pengusaha daerah juga berharap Pemkab Pringsewu dapat lebih memperhatikan pengusaha lokal.
"Dalam berbagai event pameran maupun ekspo yang telah kami ikuti baik di tingkat provinsi maupun nasional, nama Pringsewu sudah cukup termasyur dan bahkan sejumlah kalangan di luar provinsi pun memuji kehebatan Pringsewu dalam berbagai bidang, termasuk barang kerajinan serta bangunan monumental hasil karya putra Pringsewu lainnya yang bahkan sudah dipergunakan di luar wilayah. Kami berharap Pemkab Pringsewu dapat lebih memberdayakan kami daripada menggunakan jasa pihak luar," ujar Ardi, seorang pengrajin dan juga seniman setempat.

Harapan senada diungkapkan Herman, seorang pengusaha kerajina kain perca dari  Kecamatan Banyumas, yang mengharapkan Pemkab Pringsewu dan pihak terkait lainnya dapat membantu dari segi permodalan maupun pemasaran.
"Alhamdulillah produk kami juga sudah mulai tersebar di sejumlah daerah. Untuk Sumatera produk kami sudah masuk merata ke semua provinsi hingga Aceh. Namun, agar pemasaran produk asli Pringsewu ini lebih luas lagi, kami berharap Pemkab Pringsewu dapat membantu memfasilitasinya, termasuk masalah modal yang menjadi permasalahan utama," ungkap Herman, yang juga seorang kepala pekon (kepala desa) di Kecamatan Banyumas tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Wakil Ketua DPRD FX Siman dan Stiyono, para asisten dan staf ahli, serta para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, jajaran fokorpimda, jajaran perbankan, dan para pengusaha yang ada di Kabupaten Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)




||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 26 April 2011

Launching Pemilukada Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu

PEMILUKADA - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Ketua KPU Provinsi Lampung Edwin Hannibal dan Ketua KPU Kabupaten Pringsewu Warsito, melakukan prosesi memukul gong sebagai tanda launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)

 
LAUNCHING  PEMILUKADA - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi siap melepas balon saat launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)

 
DILUNCURKAN - Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi melepaskan balon saat launching Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di halaman Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
(Humas dan Protokol/Isnanto Hapsara)



Pemilu KWK Pringsewu Diluncurkan
PRINGSEWU - Pemilihan kepala daerah merupakan suatu proses dalam mengisi demokrasi, dan pada saatnya nanti yakni pada tanggal 28 September mendatang, masyarakat Kabupaten Pringsewu akan memilih pemimpinnya untuk lima tahun kedepan. Dalam proses pemilukada, akan terjadi perbedaan pilihan, namun demikian  perbedaan pilihan tersebut jangan diartikan perbedaan untuk segalanya, apalagi hingga terjadi perpecahan.
Demikian dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi saat launching Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu 2011 di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/4).
Dikatakan bupati, perbedaan pilihan merupakan bunga rampai yang dapat mengharumi pelaksanaannya untuk menuju persatuan dan kesatuan bangsa yang lebih kokoh, untuk mendorong pembangunan yang lebih pesat serta sebagai peningkatan pelayanan masyarakat. “Launching ini sangat besar artinya agar dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah menjunjung tinggi dan sama-sama mentaati aturan pelaksanaan yang ada, mengutamakan sportifitas serta menjauhi hal-hal yang mengarah kepada pelanggaran aturan,” katanya.
Selain itu, kata bupati, kegiatan tersebut  juga bertujuan agar tidak terjadi perpecahan diantara para kandidat serta terciptanya pemimpin yang berkarakter dan dapat membangun Pringsewu dalam lima tahun kedepan.
 “Saya berharap, pemilukada mendatang berjalan tanpa adanya kendala dan gangguan yang berarti dengan bersama-sama menciptakan suasana pemilukada yang aman, damai, dan kondusif,” ujar bupati.

Hadir dalam kegiatan launching pemilukada pertama di Bumi Jejama Secancanan tersebut, Ketua KPU Provinsi Lampung Edwin Hannibal, Sekretaris KPU Provinsi Lampung Tarmizi Nawawi,  Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa beserta wakil ketua dan anggota DPRD Pringsewu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli serta kepala SKPD Pemkab Pringsewu, Ketua KPU Warsito dan jajaran KPU Pringsewu, jajaran Panwas Kabupaten Pringsewu, jajaran fokorpimda, para camat dan kepala desa se Kabupaten Pringsewu. (*/Humas & Protokol)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

                Bupati Pringsewu Buka
Diklat Prajabatan CPNSD

HAJIMENA -  Diklat Prajabatan bagi Calon Pegawai  Negeri Sipil  Daerah (CPNSD) golongan III angkatan I, II, III, dan IV  tahun 2011 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, dibuka oleh Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi di gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Lampung, Hajimena, Selasa (26/4).

Acara pembukaan diklat prajabatan CPNSD yang merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Pringsewu melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu dan Badan Diklat Daerah Provinsi Lampung tersebut juga dihadiri Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Lampung H.Kherlani, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten dan staf ahli, serta para kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu. 

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutannya saat membuka diklat tersebut mengatakan prajabatan merupakan proses yang harus diikuti oleh semua CPNS sebagai salah satu persyaratan untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam kegiatan ini, selain akan ditempa dan dilatih untuk lebih jauh mengetahui aturan-aturan yang harus dipatuhi seorang Pegawai Negeri Sipil,  peserta juga akan mendapatkan pembinaan  untuk mengembangkan potensi, kecakapan, dan keahlian, sehingga mampu bekerja dengan lebih baik dan optimal. 

"Jadikan diklat ini sebagai ajang belajar untuk mengubah diri menjadi aparatur berkualitas yang mampu berperan melaksanakan tugas umum dan pembangunan dengan sebaik-baiknya, yang menunjukkan semangat pengabdian dengan berorientasi pada pelayanan, demi terwujudnya kepemerintahan yang lebih baik,"  kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut,  Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi juga  berpesan kepada seluruh CPNS  untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

"Jangan jadikan diklat ini hanya sebagai ajang untuk memperoleh sertifikat sebagai syarat administrasi untuk menjadi seorang PNS. Hal ini penting dipahami, karena itu saya berharap diklat ini dapat menjadi sarana untuk memotivasi dan membangun diri peserta agar lebih disiplin, profesional dan berdedikasi, serta memiliki kompetensi yang handal selaku aparatur, sehingga mampu bekerja secara optimal, baik dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, maupun dalam memperkokoh citra jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Pringsewu," tandasnya.  

Untuk diketahui,  jumlah peserta diklat Prajabatan CPNS tahun 2011 berjumlah 400  peserta,  terdiri dari     2  CPNS  eks  honorer golongan I,  24  CPNS  eks honorer golongan II dan III,   135  CPNS  reguler golongan II,  serta    240  CPNS  regular golongan III. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md) 


 Seni Pedalangan Kandungi 
Nilai Adiluhung

PAGELARAN - Seni pedalangan merupakan salah satu dari sekian banyak kekayaan budaya warisan leluhur yang sangat tinggi nilainya. Oleh sebab itu, seni pedalangan disebut sebagai suatu kesenian tradisional adi luhung yang artinya sangat indah dan mempunyai nilai  luhur  yang  mengandung nilai hidup dan kehidupan luhur, yang dalam setiap akhir cerita lakonnya selalu memenangkan kebaikan dan mengalahkan kejahatan. Hal itu mengandung suatu ajaran bahwa perbuatan baik yang akan unggul, sedangkan perbuatan jahat akan selalu menerima kekalahan sebagaimana yang terlukis dalam  cerita Mahabharata dan Ramayana.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi saat pelantikan pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi)  Komda Kabupaten Pringsewu di Ganjaran, Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran, Senin (25/4) malam.

 Dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi,  dalam menjalankan roda organisasi  khususnya Pepadi  agar senantiasa konseptual,  yang dijabarkan bukan hanya setumpuk keinginan tetapi harus punya sesuatu yang disusun secara fragmatis, komprehensip dan inovatif  agar  seni budaya pewayangan tetap lestari. 
"Pepadi juga harus betul-betul kreatif, mendidik dan ber-ilmu, serta punya ukuran yang jelas sehingga  baik organisasi maupun  wayangnya lebih maju,  cerdas secara intelektual dan spiritual. Selain itu, upayakan terus dengan segala cara  agar generasi muda senantiasa semangat untuk mencintai seni wayang ini," kata bupati.
Pada kesempatan tersebut ini, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang juga didampingi Ketua Pepadi Provinsi Lampung H.Satono, Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten, staf ahli, dan  sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, serta tokoh pemuda setempat H.Handitya Narapati SZP,  mengharapkan  komda Pepadi Kabupaten Pringsewu bisa menjadi wadah para tokoh dan contoh yang baik bagi masyarakat seperti pada lakon pewayangan, sekaligus menjadikan momentum tersebut menjadi wahana dalam upaya pelestarian budaya daerah dan memajukan kebudayaan di Kabupaten Pringsewu sehingga nilai dan budaya wayang terus berkembang dan melekat di hati masyarakat. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


LPTQ BINA CALON PESERTA MTQ
LPTQ PROVINSI BINA CALON PESERTA MTQ

PRINGSEWU- Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs. Idrus Effendi yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setdakab Pringsewu selaku Sekretaris LPTQ Kabupaten Pringsewu Arif Nugroho SE, MP membuka Pembinaan Calon Peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Pringsewu untuk tingkat Provinsi Lampung, di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pringsewu, Selasa (27/4). 

Pembinaan yang akan diselenggarakan selama dua hari (27 April sampai dengan 28 April 2011) tersebut dilaksanakan oleh Tim Pembina Lembaga Pemilihan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Lampung yang diikuti oleh 38 orang peserta yang akan mewakili Kabupaten Pringsewu di ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-39 yang akan dilaksanakan di Kotabumi, Lampung Utara 07 Mei 2011 mendatang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Pringsewu yang dibacakan Kabag Kessos Setdakab Pringsewu Arif Nugroho SE,MP mengatakan bahwa pembinaan dari Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung diharapkan dapat memberikan ilmu dan bekal bagi calon peserta MTQ Kabupaten Pringsewu.
“Dengan bimbingan dan arahan dari Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung, mudah-mudahan peserta MTQ Pringsewu dapat meraih juara dan prestasi di MTQ Provinsi Lampung”, ujarnya.
Ditambahkannya, 38 orang peserta yang akan mewakili Kabupaten Pringsewu di ajang MTQ provinsi merupakan hasil dari  Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) pada tanggal 15 Maret sampai dengan 17 Maret 2011 lalu.
“Dari hasil STQ, peserta dilakukan Training Center (TC) dan pembinaan selama lima kali oleh Tim Pembina LPTQ Kabupaten Pringsewu guna persiapan dalam mengikuti MTQ tingkat provinsi. Dan inilah calon-calon peserta MTQ dari Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Pembina LPTQ Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Dewan Pembina kabupaten Pringsewu.  (Humas & Protokol Setdakab Pringsewu/Pipit Fitri Faula, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 25 April 2011

 Bupati Pringsewu Pantau UN SMP
PRINGSEWU – Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, Senin (25/4) melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama di daerah ini.
Saat melakukan pemantauan di SMP Fransiskus Xaverius Pringsewu dan SMP Negeri 2 Pringsewu, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, para asisten sekretariat daerah kabupaten dan staf ahli bupati, jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata setempat, serta jajaran fokorpimda mengharapkan pelaksanaan Ujian Nasional di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu tetap dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sesuai dengan harapan hingga usai pelaksanaan nanti.
“Kita juga berharap tingkat kelulusan siswa di Kabupaten Pringsewu dapat mencapai angka seratus persen,” harap Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi.

Selain itu, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi juga mengatakan secara umum dari hasil pemantauan ke sejumlah sekolah, pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2011 di Kabupaten Pringsewu berjalan sebagaimana mestinya, serta tidak ditemukan adanya indikasi terjadinya kecurangan maupun kebocoran soal tes Ujian Nasional. (*/Humas & Protokol)
 Festival Kuda Lumping 
Se Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU – Festival Kuda Kepang dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Pringsewu ke-2 dibuka oleh Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung Akmal Jahidi di Pendopo Mahan Agung Kabupaten Pringsewu, Minggu (24/4).

Festival Kuda Kepang yang diikuti sejumlah grup kesenian kuda kepang atau kuda lumping dari 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu tersebut juga dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu yang diwakili Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad, Asisten I Setdakab Pringsewu H.Firman Muntako, Asisten II H.Gatot Susilo, Asisten III H.Syahlulsyah, para staf ahli bupati dan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta jajaran Fokorpimda Kabupaten Pringsewu.

Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kominfo Provinsi Lampung Akmal Jahidi mengatakan kegiatan festival kuda kepang sebagai salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya daerah patut didukung dan dilestarikan.
“Apalagi sejak dahulu Pringsewu memang dikenal sebagai daerah yang memiliki ragam seni dan budaya yang majemuk, sehingga hal tersebut merupakan salah satu potensi modal dalam membangun Pringsewu kedepan dengan lebih baik,” katanya.


Kedepan, kata dia, agar kegiatan semacam ini dapat terus dipertahankan dan bahkan dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun dengan peserta yang lebih banyak lagi.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi mewakili Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi mengatakan festival kesenian kuda kepang yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Pringsewu yang ke2 ini selain sebagai wahana untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan juga merupakan ajang untuk upaya pelestarian kesenian tradisional yang ada di tengah masyarakat Pringsewu.
“Kita patut bersyukur bahwa di usianya yang ke-2 tahun ini, Kabupaten Pringsewu telah mulai menampakkan kemajuannya. Hal tersebut merupakan hasil dukungan segenap elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu agar kabupaten ini dapat lebih maju dan sejajar dengan daerah-daerah lainnya. Festival kuda kepang ini adalah salah satu bentuk rasa syukur di hari ulang tahun Kabupaten Pringsewu yang ke-2 ini,” ujarnya. (*/Humas &  Protokol/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>