Subscribe:

Rabu, 22 Desember 2010

  Bupati Tutup Musda PKS Pringsewu

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH ketika akan memukul gong  saat  penutupan Musyawarah Daerah PKS Kabupaten Pringsewu di Hotel Balong Kuring Pringsewu, Minggu (26/12).




 

  Pemkab Pringsewu Peringati Hari Ibu Ke-82
PRINGSEWU - Ikrar para pejuang perempuan pada Kongres Perempuan Indonesia yang pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta, merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia, dan pada Kongres Perempuan Indonesia yang ketiga pada tahun 1938 di Bandung, telah mengukuhkan  tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316  tahun 1959. 
Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  dalam sambutan peringatan Hari Ibu ke-82  dalam suatu upacara yang digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Senin (27/12).
"Peringatan Hari Ibu tahun 2010 ini mengangkat tema 'Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Membangun Karakter Bangsa dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bermartabat' memiliki makna antara lain adalah nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki merupakan landasan bagi pembentukan karakter dan budi pekerti untuk mencintai tanah air dan bangsa, serta memegang teguh rasa nasionalisme, dan wawasan kebangsaan yang hakiki,"  kata bupati.
Sejalan dengan itu, kata bupati, maka upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan perlu dimulai sejak dini dari dalam keluarga, lalu diteruskan ke sekolah dan lingkungan masyarakat. 
 
"Apabila kita menengok sejenak perjalanan sejarah, peranan kaum perempuan sejak masa perjuangan lebih diidentikkan dengan peranan yang bersifat sosial, dan seiring dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan telah menunjukkan eksistensinya sebagai makhluk yang sejajar dengan laki-laki. Dengan demikian, mari kita jadikan peranan sosial yang dimainkan oleh kaum perempuan pada masa perjuangan sebagai modal penggerak kepedulian terhadap berbagai masalah sosial yang ada di sekitar kita," ujarnya.




 
Namun demikian, lanjut bupati, pembangunan pemberdayaan perempuan agar dapat setara dengan laki-laki memerlukan peningkatan koordinasi, sinergisitas dan keterpaduan dengan tetap berpegang teguh pada 4 pilar dasar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, agar perjuangan kita tidak akan sia-sia, tetapi justru semakin kokoh di masa mendatang.
"Melalui semangat hari ibu kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk merapatkan barisan dan menyatukan tekad serta semangat kita bersama guna menghapuskan segala bentuk diskriminasi berdasarkan gender dan menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan tentunya bersama-sama dengan kaum laki-laki dan seluruh elemen masyarakat.
Tanpa adanya kerjasama dan komitmen yang kuat, tidak mungkin kita dapat mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih demokratis, adil, damai, dan sejahtera," pungkasnya. (*)

Panwas Pringsewu Silaturahmi Dengan Bupati

PRINGSEWU  - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/12) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH di rumah dinas Bupati Pringsewu di kawasan Pirngadi, Pringsewu Utara.

Panwas Kabupaten Pringsewu yang dipimpin oleh ketuanya Fathoni, dalam kesempatan tersebut menjelaskan beberapa persiapan Panwas terkait persiapan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu yang rencananya akan digelar pada tahun 2011 mendatang, termasuk  rencana untuk mencari lokasi untuk kantor Panwas Kabupaten Pringsewu.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  mengharapkan Panwas Kabupaten Pringsewu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik  dengan tetap mengacu pada  aturan yang berlaku dalam rangka kelancaran pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu pertama nanti. Hadir dalam audiensi tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Pringsewu H.Firman Muntako, SE dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Dra.DM Fitri Indo. (*)
PANWAS - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/12) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH di rumah dinas Bupati Pringsewu di Pringsewu Utara.

 Pringsewu Gelar Pordeskel 2010

PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu diwakili Asisten III Setdakab Pringsewu H.Syahlulsyah, SH, MH secara resmi membuka Pekan Olahraga Desa dan Kelurahan (Pordeskel)  2010 bertempat di gedung Rina Theatre Pringsewu Barat, Kamis (23/12).

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten III Syahlulsyah, SH, MH, Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH menyambut baik dan gembira dilaksanakannya Pordeskel  ini guna mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga di wilayah Pringsewu khususnya dan Lampung pada umumnya.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah mempercayakan kepada Pemerintah Kabupaten
Pringsewu untuk menggelar Pekan Olah Raga Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pringsewu ini, dimana melalui event ini saya berharap dapat menemukan  bibit-bibit atlet yang berbakat, tangguh dan handal yang pada gilirannya dapat  dibina dan di kembangkan lebih lanjut," katanya.

Berpretasinya sumberdaya manusia, lanjut dia, sekaligus akan mengangkat harkat dan martabat daerah iyang pada gilirannya nanti akan membawa nama baik dan kejayaan daera.

                                
   


 
"Sebagai daerah yang terus membangun tentunya kita sepakat bahwa kita harus menjadi daerah yang kuat baik jasmani maupun rohani, oleh karena itu kita harus tingkatkan kemampuan kita dalam bidang olah raga, sebab dengan berolah raga kita dapat meningkatkan stamina tubuh secara mantap dan kita menyadari bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula , seperti  semboyan 'Mensana in Corpore Sano'," ujarnya.

    
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Sugiharto dan Kadis Pariwisata, kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pringsewu Zulfuad Zahari. (*)

APBD Pringsewu 2011 Disahkan

PRINGSEWU - Rancangan Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pringsewu tahun 2011 akhirnya disahkan oleh DPRD Kabupaten Pringsewu dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua DPRD FX Siman dan Stiyono.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan  penyusunan RAPBD telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Pringsewu yang merupakan prioritas dan tertuang dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) 2011 yang meliputi 6 prioritas pembangunan yang dipadukan dengan proyeksi  pendapatan daerah, dimana prioritas dari program dan kegiatan yang akan dilaksanakan selain mendukung tugas poko dan fungsi (tupoksi) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), juga mendukung 6 prioritas pembangunan yang telah sama-sama disepakati.

"Dengan demikian di dalam APBD 2011 ini telah tersusun struktur APBD yang terdiri darin pendapatan, belanja, maupun pembiayaan yang semuanya seiring dengan tuntutan tugas pemerintahan dalam rangka mengakomodir kepentingan pelayanan terhadap masyarakat," kata bupati.

Sesuai amanat UU No.32 tahun 2004 pasal 186 ayat (1), kata bupati, bahwa Ranperda Kabupaten Pringse3wu tentang RAPBD Kabupaten Pringsewu 2011 ini akan disampaikan kepada Gubernur Provinsi Lampung untuk dievaluasi.


"Saya ingatkan kepada seluruh kepala SKPD sebagai pengelola penerimaan daerah agar dapat mengupayakan intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber pendapatan, sehingga mencapai target yang telah ditetapkan  dan sebagai  pelaksana APBD khususnya dalam pengeluaran anggaran  belanja, kiranya selalu berpedoman  kepada prinsip efektif, efisien dan ekonomis," ujarnya. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 21 Desember 2010

Coffe Morning Bersama Jajaran Pertanian

        
GADINGREJO -  Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Rabu (22/12)  menyelenggarakan acara 'Coffe Morning'  bersama jajaran pertanian di gedung laboratorium pertanian Wates, Gadingrejo, dihadiri Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa dan sejumlah anggota DPRD, Asisten I Setkab H.Firman Muntako, SE, Asisten II Drs.H.Gatot Susilo, MM, Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Ir.Junaidi Hasyim, serta para kepala satuan kerja dan pengusaha perpupukan dan praktisi pertanian lainnya.
Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kesempatan tersebut berharap agar kegiatan pertemuan yang dikemas dalam bentuk Coffe Morning ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan stakeholder, sekaligus bisa menjadi ajang saling bertukar pikiran dan saling memberi masukan bagi program pembangunan, khususnya di bidang pertanian di Bumi Jejama Secancanan.

"Selain sebagai ajang silaturahmi, kiranya kegiatan ini bisa menambah pengetahuan bagi kita sekalian," katanya.
Salah satu peserta, Zulmar, yang juga anggota DPRD Pringsewu berharap Pemkab Pringsewu dapat menghimbau para PNS di lingkungan Pemkab Pringsewu untuk mengkonsumsi produk petani Pringsewu, seperti beras organik yang juga merupakan produk unggulan Kabupaten Pringsewu, sehingga para petani dapat terbantu dalam hal pemasaran, karena sudah ada konsumen tetapnya.

"Bila perlu dibuat semacam surat edaran, sehingga hal ini akan dapat membantu para petani kita, kami di DPRD juga siap membantu," ujarnya.

Seusai menghadiri acara Coffe Morning, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  didampingi Asisten I H.Firman Muntako, SE, Asisten III  H.Syahlulsyah, SH, MH, Kadis  Pendidikan Rimir Mirhadi, SH, dan Kasat Polisi Pamong Praja Sukarman, S.Pd  langsung meninjau proyek perbaikan SMP Negeri 1 Gadingrejo. (*)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 20 Desember 2010

Bupati Pringsewu Sambut Kontingen Porprov


Kontingen Pringsewu
Disambut Meriah

PRINGSEWU - Kontingen Kabupaten Pringsewu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-VI di Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (21/12) disambut dan diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu di Rumah Dinas Bupati Pringsewu di Jalan Raya Pirngadi, Pringsewu Utara.


Sebelumnya, kontingen Bumi Jejama Secancanan yang dipimpin oleh Ketua Harian KONI Kabupaten Pringsewu Imop Sutopo, SE tersebut melakukan long march dari Pendopo Agung Kabupaten Pringsewu di Jalan Jenderal Sudirman, Pringsewu Selatan menuju rumah dinas bupati dengn sambutan yang meriah dari warga di ibukota kabupaten tersebut.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengucapkan selamat atas keberhasilan kontingen Pringsewu merebut posisi ke-6 dari 14 kabupaten/kota  di Provinsi Lampung yang mengikuti Porprov  tersebut.
"Prestasi  yang diraih  akan menjadi motivasi positif bagi masyarakat dan kabupaten kita tercinta," katanya.
Namun, kata Pj Bupati,  prestasi ini hendaknya jangan membuat semua terlena, tetapi hendaknya terus berlatih dengan mengasah kemampuan untuk menghadapi ajang-ajang yang lebih tinggi lagi.

"Kepada anggota kontingen yang pada saat ini belum berhasil, kiranya tidak perlu merasa kecewa, karena kami semua yakin bahwa tentunya saudara-saudara telah berusaha untuk tampil secara maksimal," ujarnya. 
Selanjutnya Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi juga berharap agar evevn Porprov di Tulangbawang yang merupakan ajang perdana bagi Kabupaten Pringsewu sebagai Daerah Otonom Baru  (DOB)  sebagai pengalaman berharga serta bahan introspeksi dan evaluasi ke dalam, sehingga dapat  dilihat  di mana letak kelemahan dan kekurangannya untuk selanjutnya melakukan perbaikan-perbaikan guna peningkatan prestasi ke arah yang lebih baik lagi.       

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang didampingi Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa serta Wakil Ketua DPRD  Pringsewu FX  Siman dan Stiyono juga memberikan bantuan tali asih bagi   anggota kontingen Pringsewu yang  berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu.

Untuk diketahui, Kabupaten Pringsewu dalam Porprov Lampung ke-VI di Kabupaten Tulangbawang berhasil menduduki peringkat ke-6 dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dengan perolehan medali sebanyak 12 medali emas, 8 medali perak, serta 13 medali perunggu.  
Posisi Pringsewu ini mengungguli dua kabupaten induknya yakni Lampung Selatan dan Tanggamus, dan bahkan mengungguli sejumlah kabupaten lama lainnya. Untuk kategori DOB, Pringsewu merupakan terbaik dari 3 DOB lainnya yakni Pesawaran, Mesuji dan Tulangbawang Barat. (*)    

 Pekon Parerejo 
Peringati Hari Jadi Ke-78

GADINGREJO - Masyarakat Pekon (Desa) Parerejo, Kecamatan Gadingrejo , Kabupaten Pringsewu, Selasa (21/12) merayakan peringatan hari jadi desa tersebut yang ke-78  bertempat di balai desa setempat, yang dihadiri Camat Gadingrejo Drs.H.Ananto Pratikno beserta jajaran uspika, plt Kepala Pekon Parerejo, tokoh masyarakat, pemuda, agama, serta masyarakat Pekon Parerejo lainnya.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setkab Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM berharap peringatan hari jadi Desa Parerejo tidak hanya sekedar seremonial belaka, tetapi harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri.

"Menyimak perkembangan Kabupaten Pringsewu satu tahun terakhir,  kita semua tentu patut bersyukur  karena meski dihadapkan berbagai ujian dan cobaan yang datang silih berganti, namun berkat kebersamaan serta kerja keras  semua pihak, kini  pembangunan mulai menunjukkan hasil.
  

 
Dan satu hal yang patut disyukuri pula, Pekon Parerejo dengan masyarakatnya yang agamis juga telah melahirkan mubaligh wanita muda  Bela Diniyah Putri yang juga turut pula mengharumkan nama Kabupaten Pringsewu. Semoga di Hari Ulang Tahun yang ke-78 ini, Pekon Parerejo akan terus melahirkan generasi penerus yang berbakat di segala bidang, dan tingkatkan  terus persatuan dan kesatuan di antara kita semua, serta  terus dijalin  rasa  kesetiakawanan dalam membangun Bumi Jejama Secancanan yang kita cintai,"  ujarnya.(*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 15 Desember 2010

 Dharma Wanita Persatuan 
Gelar Pelatihan MC

PRINGSEWU - Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu, Kamis (16/12)  menggelar pelatihan Master of Ceremony (MC), diikuti para pegawai  yang didominasi kaum wanita di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.
Pelatihan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pringsewu tersebut, diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan dengan pemateri  Dra. DM Fitri, Kepala Bagian (Kabag)  Humas dan Protokol  Sekretariat Pemkab Pringsewu.

Dalam paparannya, DM Fitri menjelaskan syarat-syarat teknis seorang pembawa acara/MC, diantaranya harus menguasai acara dan menguasai bahasa, serta mampu mengatasi hambatan dan menguasai suara.
"Seorang pembawa acara harus mengetahui dengan pasti masalah serta ruang lingkup permasalahan tentang kegiatan yang diselenggarakan, dan dalam hal penguasaan bahasa, kalimat yang diucapkan seorang MC hendaklah jangan menggunakan kalimat yang panjang-panjang agar hadirin yang mendengarkan tidak bingung, disamping artikulasi semua vokal dan konsonan diucapkan dengan tepat dan benar, serta jangan menggunakan aksen dan bahasa dialek," paparnya.

Selain itu, ujar Fitri, hal-hal yang perlu diperhatikan seorang MC adalah pakaian dengan memperhatikan waktu yang tepat dan situsasi acara yang akan berlangsung, dengan dandanan yang enak dipandang dan wajah yang terlihat segar, ramah,    dapat menyesuaikan mimic wajah dengan jenis acaranya, serta pembawaan yang tenang, berwibawa, simpatik dan mengesankan.

"Seorang pembawa acara sebelum melaksanakan tugasnya wajib mempelajari seluruh acara yang akan dibawakan, dan perlu pula ditunjang dengan penguasaan pengetahuan umum lain seperti psikologi, sosiologi maupun etika," ujarnya. (*)

Bupati Pringsewu 
Serahkan Alkes & KB

PRINGSEWU - Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  menyerahkan bantuan alat kesehatan dan KB kepada petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Pringsewu. Penyerahan dilakukan Pj Bupati, saat membuka rapat pertemuan rutin jajaran KB yang diselenggarakan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Pringsewu di Balai Kelurahan Pringsewu Utara, Kamis (16/12).

Kepala BKBPP Kabupaten Pringsewu A.Basyar dalam laporannya mengatakan rapat pertemuan tersebut diikuti sebanyak 70 orang PLKB dan bidan klinik KB, dengan tujuan untuk memperkuat silaturahmi diantara lembaga, PLKB maupun klinik KB, sebagai evaluasi pelaksanaan program KB sekaligus bahan perencanaan pelaksanaan program KB/KS di masa mendatang.

"Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari 8 kecamatan, 101 desa dan kelurahan, 493 dusun dan lingkungan, serta 1.399 RT, memiliki sebanyak 40 PLKB, 101 PPKBD, 902 Sub PPKBD,  321 kelompok KB, 101 kelompok BKB, 101 kelompok BKR, 101 kelompok BKL, 70 kelompok BLK, serta 50 kelompok UPPKS, dengan jumlah klinik KB pemerintah sebanyak 44 buah, 4 klinik KB swasta, 36 dokter swasta, serta 196 bidan swasta," kata A.Basyar.

Sedangkan jumlah peserta KB aktif, lanjut Basyar,  mencapai 5.619 peserta KB dengan IUD, 364 MOP, 1.016 MOW, 3.917 IMP, 17.671 SNT, 16.354 PIL, 1.356 KND, dengan jumlah keseluruhan mencapai 46.297 atau 67,61 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) yang mencapai  68.476 PUS,  dan 103.741 wanita usia subur (WUS).

"Untuk peserta KB baru, terdiri 944 IUD, 83 MOP, 197 MOW, 640 IMP, 9.815 SNT, 7.197 PIL, 1.702 KND, dengan jumlah keseluruhan mencapai 20.678 atau 102,65 persen dari target sebanyak 20.144 peserta KB. Sedangkan untuk pentahapan keluarga sejahtera, terdiri 30.858 pra keluarga sejahtera (pra KS, red), 22.915 KS I, 24.502 KS II, 14.560 KS III, serta 1.504 KS III plus, dengan jumlah seluruhnya mencapai 94.339 keluarga sejahtera," paparnya. 

Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan wilayah Kabupaten Pringsewu dengan kondisi topografis, geografis, dan sosial budaya yang majemuk, memiliki masyarakat yang  mudah diajak ikut serta dalam membangun dan menciptakan lingkungan yang kondusif guna melaksanakan berbagai aspek kegiatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik, guna  mewujudkan keluarga berkualitas dengan membentuk keluarga kecil yang nyaman dan damai.

“Dengan kondisi tersebut, berbagai kegiatan pelaksanaan program KB di Kabupaten Pringsewu selama tahun anggaran 2010 dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan keluarga dan ketahanan keluarga dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga, di Kabupaten Pringsewu terdapat 50 kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan 101 kelompok panca bina yang tersebar di seluruh kecamatan,” katanya.

Perjuangan mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera melalui pelaksanaan program KB Nasional, kata Pj Bupati Sudarno Eddi, dalam perkembangannya mengalami fluktuasi terutama dengan terjadinya pergeseran sistem pemerintahan menuju otonomi daerah.

“Dampak nyata dari pelaksanaan otonomi daerah tersebut, antara lain adalah terapresiasinya petugas  Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana Nasional  serta berkurangnya jumlah pengelola dan pengendali program di tingkat kecamatan yang disebabkan adanya mutasi dan  pengalihan tugas,”  ujarnya. (*)




KPU Pringsewu 
Audiensi Dengan Bupati

PRINGSEWU - 5 anggota (komisioner)  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu yang baru dilantik, Kamis (16/12)  melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pringsewu.
Ke-5 komisioner KPU Kabupaten Pringsewu tersebut yakni masing-masing  Muhammad Ali Khan, Muhammad Ilham, Andreas Andoyo, Warsito, dan  Hermansyah,  melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu Drs.H.Sudarno Eddi, SH, MH guna melaporkan sejumlah program kerja maupun sejumlah tahapan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut untuk yang pertama kalinya.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan H.Firman Muntako, Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil  H.Kalmansyah, Sekretaris KPU Kabupaten Pringsewu Yespi Chorry, dan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu DM Fitri Indo tersebut mengharapkan para anggota KPU Kabupaten Pringsewu dapat  melaksankan tugas-tugasnya  dan melakukan koordinasi dengan Pemkab Pringsewu dan  pihak terkait lainnya dengan baik, dalam menghadapi  berbagai persiapan  dan tahapan-tahapan Pemilukada Kabupaten Pringsewu tahun 2011 mendatang. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 14 Desember 2010

Syukuran Desa Patoman

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH memotong tumpeng dalam rangka syukuran bersih desa dan peresmian rumah kompos di Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran, Rabu (15/12)


Bupati Hadiri Bersih Desa

PAGELARAN - Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH mengadiri selamatan desa Pekon  Patoman, Kecamatan Pagelaran, sekaligus peresmian rumah kompos di  desa tersebut.

Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang didampingi Asisten III Syahlulsyah, SH, MH dalam sambutannya mengharapkan kegiatan selamatan desa ini dapat menjadi momentum bagi segenap masyarakat untuk mengambil hikmah dari apa yang telah terjadi di bumi ini, serta menyadari bahwa semua yang kita miliki sebenarnya  adalah milik Allah SWT, sehingga kita hendaknya dapat menginstropeksi diri, pandai-pandai mensyukuri nikmat  serta tidak terlena dengan segala bentuk kesenangan, serta memasrahkan semua kepada Allah. 

"Kepada generasi muda, agar dapat bersikap peduli dan menghargai budaya yang dimiliki, karena kita harus senantiasa menanamkan sikap cinta tanah air, dan orang yang mencintai tanah air, pasti mencintai budayanya. Selain itu, pemuda selaku generasi penerus bangsa juga harus dapat lebih rajin, kreatif serta tidak mudah berputus asa dalam menghadapi segala bentuk tantangan, dan segala permasalahan hendaknya dihadapi dengan sabar, sehingga dapat diselesaikan dengan jernih," kata Pj Bupati.

Terkait rumah kompos yang diresmikan, hal ini juga merupakan pengamalan ajaran agama bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, selain merupakan upaya memerangi global warming, karena rumah kompos ini berfungsi untuk mengubah sampah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. 

"Maka saya berpesan kepada masyarakat agar dapat merawat dan mempergunakan rumah kompos ini dengan sebaik-baiknya, karena akan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat tani yang ada Desa Patoman ini," ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pringsewu Dudi Mashardi, Camat Pagelaran Achmad Basri, Kapolsek Pagelaran,  serta para tokoh masyarakat desa setempat. Acara diakhiri dengan potong tumpeng oleh Pj Bupati Pringsewu  didampingi Kepala Pekon (Kepala Desa) Patoman dan pertunjukan seni Kuda Kepang.  (*)

Butuh Kader Pembangunan Berdedikasi Tinggi

SUKOHARJO - Musyawarah cabang (muscab) merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di partai tingkat cabang untuk mencapai kata mufakat guna membawa partai menuju ke arah yang lebih baik lagi, dan

 
hendaknya digunakan dengan sebaik-baiknya, baik dalam membahas semua permasalahan dan mencari solusi terbaik, maupun dalam memilih para pengurus yang akan menjalankan garis partai kedepan, dengan mengutarakan apa yang sekiranya perlu disampaikan, serta selalu mengedepankan hati nurani  guna memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Hal tersebut dikatakan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan yang dibacakan Asisten I H.Firman Muntako, SE saat membuka musyawarah cabang (muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pringsewu di Hotel Villa Novi, Way Sekampung, Sukoharjo, Pringsewu, Rabu (15/12).

Dikatakannya, hasil muscab akan sangat berpengaruh tidak hanya terhadap PPP  sendiri, melainkan juga terhadap masyarakat luas. 

“Saat ini Kabupaten Pringsewu sedang giat-giatnya membangun, sehingga sangat diperlukan kader-kader pembangunan, termasuk dari PPP,  yang profesional, beriman dan bertaqwa kepadaa Tuhan,  bermotivasi dan berdedikasi tinggi, memiliki disiplin ilmu, serta memiliki kesadaran yang tinggi untuk membangun Kabupaten Pringsewu,” katanya. (*)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Pembukaan Porprov Lampung VI Di Menggala, Kabupaten Tulangbawang


Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Stiyono, SH bersama Pj Bupati Kabupaten Mesuji Ruswandi Hasan dan Pj Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat Bachtiar Basri saat menyaksikan pembukaan Porprov Lampung VI di Stadion Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Senin (13/12) malam.

Kontingen Kabupaten Pringsewu mengikuti defile saat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung VI di Stadion Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang.
 Maskot Porprov Lampung VI saat diarak keliling stadion saat pembukaan Porprov Lampung VI di Stadion Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang.
Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH disambut panitia Porprov Lampung VI di Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang.
Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH menyalami para atlet kontingen Kabupaten Pringsewu saat mengunjungi pemondokan atlet di Tiuh Tohow, Menggala, 
Kabupaten Tulangbawang.
 Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH memberikan semangat kepada kontingen Kabupaten Pringsewu di lokasi pemondokan atlet Porprov Lampung VI di Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang.
Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH bersama Bupati Pesawaran Aris Sandi Dharma Putra saat mengunjungi posko utama Porprov Lampung VI di Tiuh Tohow, Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 08 Desember 2010

 


Insan Pers  Diminta Pedomani Kode Etik Jurnalistik

SUKOHARJO - Insan pers merupakan mitra kerja pemerintah sehingga  semangat kemitraan antara jajaran pemerintah dengan  insan pers diharapkan  dapat terus berjalan harmonis dengan saling memberikan masukan  demi ke arah yang lebih baik, namun tetap  berpedoman kepada kode etik jurnalistik dengan memberikan berita yang berimbang.

Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat membuka rapat kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lampung Perwakilan Kabupaten Pringsewu di Hotel  Bukit Sarinongko, Way Sekampung,  Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Jumat (10/12).
Penguatan terhadap etik profesi yang landasannya mengacu pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang  Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, kata Pj Bupati, merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar.

“Dengan begitu, imej buruk terhadap wartawan di era kebebasan pers seperti sekarang ini  bisa diminimalisir,  meskipun yang melakukan misalnya, bukan anggota PWI, tetapi paling tidak PWI menjadi lokomotif terdepan memperbaiki citra wartawan melalui langkah-langkah penguatan pada etik profesi sembari membangun kesepahaman dengan para stakeholder,” tandas bupati.

Pengurus PWI Perwakilan Pringsewu, kata Pj Bupati,  diharapkan terus memperkuat nilai-nilai etik profesi, sehingga dalam menjalankan tugas jurnalistik tidak berbenturan dengan norma-norma atau aturan hukum yang berlaku.

“Untuk itu, salah satu program yang perlu dijabarkan dalam rencana kerja PWI Perwakilan Pringsewu adalah bagaimana mengawal profesi wartawan agar senantiasa berada di koridor yang benar dan semakin profesional di bidangnya,”  kata dia.


 
Lebih lanjut Pj Bupati Pringsewu mengharapkan kepada PWI sebagai organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia untuk dapat  mengedepankan kualitas pemberitaannya. Pemerintah juga pastinya merespons dan siap membantu program-program PWI dalam meningkatkan kualitas organisasinya.
Selain itu, Pj Bupati Sudarno Eddi juga  mengajak jajaran PWI Pringsewu untuk bersama-sama memberikan solusi terbaik dan informasi mengenai hal-hal yang perlu memperoleh perhatian di masyarakat, sekaligus sama-sama menghormati informasi yang berkembang serta berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, sehingga berita yang berkembang tidak bersifat su’udzon.

“Rapat kerja, pada hakekatnya merupakan moment strategis dalam menentukan arah suatu organisasi ke depan.  Atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, saya menyambut baik rapat kerja ini, sekaligus membuktikan bahwa PWI Perwakilan  Pringsewu sehat dalam menjalankan organisasinya. Karena maju mundurnya PWI bergantung dari pengurus dan anggota,”  pungkasnya. (*)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

                Pemprov Lampung 
Gelar Puncak Acara   Penanaman
      1 Milyar Pohon Di Pringsewu
  
GADINGREJO -       Puncak acara Penanaman Satu Milyar Pohon dan Perinagatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional, serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon 2010 Tingkat Provinsi Lampung, Jumat (10/12) dipusatkan di lokasi calon hutan kota komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu di Gadingrejo.
Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Hanan A.Rozak mewakili Gubernur Provinsi Lampung tersebut, dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus, serta ribuan masyarakat beserta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir.Warsito dalam laporannya mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2008 yang menetapkan tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional, kemudian Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor P.21/Menhut-II/2010 tentang Panduan Penanaman Satu Milyar Pohon (One Billion Indonesian Trees), serta Instruksi Gubernur Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2010 tentang Gerakan Lampung Menghijau (Gelam), dan juga Surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 660/406A/SJ tertanggal 7 Oktober 2010 perihal Program Penanaman Satu Milyar Pohon. 

"Maksud diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk lebih meningkatkan kepedulian akan pentingnya fungsi pohon untuk penurunan emisi gas rumah kaca dalam mengurangi pemanasan global dan un tuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih (Clean Development Mechanism) sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan," katanya. 

Sasaran dari adanya kegiatan tersebut, menurut Warsito, adalah menjadikan setiap bentang lahan menjadi hijau baik di dalam maupun di luar kawasan hutan sehingga mampu memberikan  fungsi perlindungan, estetika, hasil ekonomi masyarakat sekaligus dapat berfungsi untuk penyerapan karbon, dengan sasaran lokasi seluruh potensi lahan dalam kawasan hutan negara dan luar kawasan hutan, yang meliputi lahan masyarakat, batas kebun, lahan pekarangan, turus jalan, fasilitas umum, dan lahan terbuka hijau lainnya.


"Tema kegiatan penanaman pohon tahun 2010 ini adalah 'Penanaman Satu Milyar Pohon' dimana Provinsi Lampung menargetkan penanaman pohon dari bulan Februari 2010 hingga Januari 2011 dapat menanam sebanyak 75 juta pohon, atau sekitar 7,5 persen dari total target nasional. Jumlah bibit  yang sudah ditanam di Provinsi Lampung hingga bulan Desember 2010 ini berjumlah kurang lebih 50,05 juta batang, atau meningkat dibandingkan Program Penanaman Satu Orang satu Pohon (One Man One Tree)  pada tahun 2009 lalu, belum termasuk yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan, bahkan Provinsi Lampung telah melampaui target penanaman sampai 112 persen dari target 7.732 batang yakni sebanyak 8.682.158 batang," ungkap Warsito.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ny.Truly Sjachroedin ZP dalam sambutan yang dibacakan wakil ketua Ny.Yuliati Joko Umar Said mengatakan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) 2010 dengan tema 'Penyelamatan hutan pantai dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir' merupakan wujud komitmen organisasi perempuan sebagai pemrakarsa GPTP untuk terus membudayakan kebiasaan gemar menanam dan memelihara pohon.


"Penanaman pohon bisa dilakukan siapa saja, terpenting masyarakat atau peserta tanam sanggup memelihara dan sedapat mungkin dapat menikmati dan merasakan hasilnya. Kaum perempuan tetap membantu program pemerintah dalam penanaman pohon satu milyar setiap tahunnya secara nasional yang dimulai dari tahun 2010. Prinsip kami seperti npepatah mengatakan 'Banyak pohon banyak manfaatnya, banyak pohon banyak rezekinya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu H.Suidarno Eddi, SH, MH juga mengungkapkan kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Pringsewu  telah dimulai sejak 29 Oktober 2010 lalu, dengan dicanangkannya Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau, dimana yang menjadi lokasi penanaman adalah di sepanjang jalan protokol Kota Pringsewu, serta jalan utama di kecamatan dan pekon (desa), serta belum lama ini, dilakukan penanaman pohon penghijauan di bukit hutan kota Pringsewu dengan total pohon yang telah ditanam sebanyak 50 ribu batang pohon.

“Beberapa waktu lalu juga dilakukan Kampanye Indonesia Menanam yang dipusatkan di Pekon (Desa, red) Jatiagung, Kecamatan Ambarawa. Diharapkan gerakan ini akan terus berkembang dan hasilnya dapat dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sehingga negeri kita dapat kembali menghijau,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Lampung Hanan A.Rozak secara simbolis juga menyerahkan bantuan bibit pohon penghijauan kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Lisnalela Sudarno Eddi, istri Ketua DPRD Pringsewu Ny.Ilyasa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny.Herawati Zulkifli Maliki, Ketua Persit Kartika Chandra, Ketua Bhayangkari, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pringsewu, Ketua Wanita Tani, Pramuka, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), tokoh pemuda, tokoh adat, serta tokoh masyarakat lainnya, berikut bantuan traktor tangan dari Kementerian Pertanian kepada sejumlahb kelompok tani, yang dilanjutkan dengan penanaman pohon penghijauan di lokasi hutan kota komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu di Gadingrejo. (*)

        Kelestarian Hutan Jadi Isu Global 
GADINGREJO – Kabupaten Pringsewu memiliki areal hutan seluas 7.777 hektar yang merupakan hutan lindung, yaitu terdiri dari register 22 Way Waya  serta  register 39 Kota Agung Utara,  yang kesemuanya berada di Kecamatan Pagelaran. Dewasa ini, kelestarian sumberdaya hutan menjadi isu global, dimana kerusakan hutan terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.
“Kerusakan hutan dan berkurangnya tanaman telah membawa dampak pemanasan global yang berpengaruh pada perubahan iklim, yang ditandai dengan terjadinya berbagai bencana alam di berbagai tempat, seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, kesulitan memperoleh air karena kekeringan yang begitu panjang, dan lain sebagainya. Dalam jangka panjang, perubahan iklim tersebut akan mempengaruhi kinerja pembangunan dan kesejahteraan rakyat, karena hutan yang merupakan paru-paru dunia tidak hanya memiliki fungsi yang memiliki peran vital bagi sistem penyangga kehidupan, tetapi juga fungsi sosial ekonomi,” kata Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat acara pencanangan penanaman 1 milyar pohon dan  Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon di lokasi calon perkantoran Pemda Kabupaten Pringsewu di Gadingrejo, Jumat (10/12).
Melihat begitu pentingnya fungsi hutan, kata bupati, sudah selayaknya semua perlu mendukung dan berpartisipasi dalam upaya reboisasi, karena dengan tumbuhnya pepohonan yang kita tanam dan pelihara, maka secara langsung kita telah berpartisipasi dalam pembentukan permukiman yang memberi perlindungan terhadap angin, perlindungan dari sinar matahari dan suhu udara yang berlebih, menciptakan sumber ekonomi, estetika lingkungan, perbaikan ekosistem setempat, perbaikan kualitas dan kuantitas air tanah dan udara setempat, serta menciptakan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis dengan lingkungan.

“Selain itu, Indonesia memiliki jumlah perempuan yang relatif besar, dan sebagai aset dan potensi bangsa, perempuan dibutuhkan untuk berperan aktif di tiga pilar pembangunan, yaitu ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan, dimana di bidang lingkungan, perempuan diharapkan dapat proaktif dalam upaya mengelola, memanfaatkan dan melestarikan lingkungan hidup, karena dengan melestarikan lingkungan, kaum perempuan dapat meningkatkan peran dan kontribusi dalam menghadapi perubahan iklim, serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menyelamatkan lingkungan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” kata bupati.

Di Pringsewu sendiri, lanjut bupati,  kegiatan penanaman pohon telah dimulai sejak 29 Oktober 2010 lalu, dengan dicanangkannya Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau, dimana yang menjadi lokasi penanaman adalah di sepanjang jalan protokol Kota Pringsewu, serta jalan utama di kecamatan dan pekon (desa), serta belum lama ini, dilakukan penanaman pohon penghijauan di bukit hutan kota Pringsewu dengan total pohon yang telah ditanam sebanyak 50 ribu batang pohon.

“Beberapa waktu lalu juga dilakukan Kampanye Indonesia Menanam yang dipusatkan di Pekon (Desa, red) Jatiagung, Kecamatan Ambarawa. Diharapkan gerakan ini akan terus berkembang dan hasilnya dapat dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sehingga negeri kita dapat kembali menghijau,” pungkas bupati. (*)
 
                                        

 

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>