Subscribe:

Selasa, 19 April 2011



Bupati Pringsewu Pantau UN
PRINGSEWU – Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH didampingi Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, sejumlah utusan dari Departemen Pendidikan Nasional, para asisten dan staf ahli, serta jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu, Senin (18/4) melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional SLTA di Kabupaten Pringsewu.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu diantaranya meninjau SMA Negeri 1 Pringsewu dan SMK Karya Bhakti Pringsewu.
Menurut Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, secara umum dari hasil pemantauan ke sejumlah sekolah, pelaksanaan UN tahun 2011 di Kabupaten Pringsewu berjalan lancar dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya indikasi terjadinya kecurangan maupun kebocoran soal tes UN. “Kita berharap pelaksanaan Ujian Nasional di Pringsewu tetap berjalan sesuai dengan harapan hingga usai nanti, dan harapan kita tingkat kelulusan siswa mencapai 100 persen,” harapnya. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


Bupati Pringsewu Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Sukoharjo

SUKOHARJO - Penjabat  Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Senin (18/4),  memberikan bantuan  kepada  2  warga RT.09, Dusun IX, Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo yang menjadi korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kedua korban tersebut masing-masing  Sugerng Hariyanto dan Darusalam yang mengalami kerugian mencapai Rp.100 juta.
Bantuan dalam bentuk uang tunai masing-masing sebesar Rp.2,5 juta, perlengkapan alat rumah tangga, pakaian, selimut, mi  instan dan lain-lain diberikan langsung oleh Penjabat  Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi kepada kedua korban, yang sebagian besar rumahnya hangus terbakar berikut isinya.
Penjabat  Bupati Pringsewu Sudarno Eddi yang didampingi anggota Komisi A DPRD Pringsewu Herman, Sekretaris Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi,  para asisten dan staf ahli serta sejumlah kepala satuan kerja Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pringsewu dapat bermanfaat serta dapat meringankan  beban penderitaan korban, serta  merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Pringsewu terhadap warganya.
“Semoga bantuan ini dapat  dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” harap Penjabat  Bupati Pringsewu Sudarno Eddi.   (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Sabtu, 16 April 2011

Sosialisasi Frekuensi Radio Komunikasi Di Pringsewu
PRINGSEWU – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung menggelar sosialisasi penggunaan frekuensi radio komunikasi  bertempat di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Sabtu (16/4).

Sosialisasi yang menghadirkan pemateri dari Pengurus Daerah RAPI Provinsi Lampung dan Dinas Kominfo Provinsi Lampung tersebut diikuti anggota RAPI maupun calon anggota dan simpatisan RAPI, serta para pengguna radio komunikasi yang ada di Kabupaten Pringsewu, serta sejumlah wilayah kabupaten dan kota lainnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemda Kabupaten Pringsewu yang juga anggota RAPI diantaranya Kabag Umum Setdakab Ujang Usmaruddin (JZ 08 BQE), Camat  Adiluwih Humaidi Elhudri (JZ 08 AHM), Camat  Pringsewu Hasnurahim, Ketua KNPI Kabupaten Pringsewu H.Handitya Narapati SZP, Ketua RAPI Daerah Provinsi Lampung H.RPA.Guritno (JZ 08 AAA) beserta sejumlah pengurus daerah lainnya,  serta jajaran dan Ketua RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu Drs.Sukmi AR (JZ 08 MAR). 
Menurut Kabid Humas dan Hubungan Antar Lembaga RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu Isnanto Hapsara, A.Md  (JZ 08 MAS), tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini adalah guna membnetuk kesadaran maupun disiplin bagi anggota RAPI maupun pengguna komunikasi radio pada umumnya.
 
 “Dengan sosialisasi ini diharapkan setiap anggota RAPI ataupun pengguna frekuensi radio lainnya memahami hak dan kewajibannya terkait penggunaan spektrum frekuensi radio sesuai perizinannya serta prosedural lainnya, termasuk aspek-aspek hukumnya,” kata Anton, panggilan Isnanto Hapsara.
 
Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan berupa perangkat  radio komunikasi  dari DPD KNPI Kabupaten Pringsewu kepada RAPI Wilayah XII Kabupaten Pringsewu, serta dari Dinas Kominfo Provinsi Lampung kepada RAPI Daerah Provinsi Lampung, sebagai penunjang  kegiatan organisasi  RAPI dalam melaksanakan tugas bantuan komunikasi maupun kegiatan sosial lainnya.  (*)





||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Jumat, 15 April 2011

Bupati Pringsewu Hijaukan Hutan Kota

PRINGSEWU - Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Jumat (15/4) melakukan penanaman pohon penghijauan di kawasan Hutan Kota Bukit Pangonan, Kelurahan Pajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.


Penjabat Bupati H.Sudarno Eddi, SH, MH yang didampingi para asisten dan staf ahli serta seluruh kepala satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu sebelum mencapai puncak Bukit Pangonan yang menjadi kawasan hutan kota, dilakukan dengan mendaki bukit dengan berjalan kaki menyusuri lereng-lereng bukit.

Bahkan saat perjalanan pulang dari kawasan hutan kota yang berada di atas perbukitan kawasan Gunung Pangonan tersebut, Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu dan rombongan kembali menyusuri punggung dan lereng bukit dari sisi lainnya menuju kawasan Talang Belanda I, yakni sebuah bangunan irigasi peninggalan kolonial Belanda yang dibangun melintasi lereng-lereng bukit, sebelum akhirnya tiba di lokasi calon Taman Makam Pahlawan Pringsewu untuk beristirahat.
 
Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam kesempatan tersebut menjelaskan  tujuan dilakukannya gerakan aksi penanaman pohon penghijauan di kawasan hutan kota tersebut adalah untuk melestarikan kawasan hutan yang ada di Kabupaten Pringsewu.

"Terutama dalam rangka mewujudkan Gerakan Pringsewu Bersih dan Menghijau yang juga sudah kita canangkan bersama  sejak beberapa waktu lalu," kata Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH.
Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH juga mengingatkan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu maupun seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu agar senantiasa bersama-sama menjaga kawasan hutan tersebut maupun lahan hijau lainnya, sehingga kedepan Kabupaten Pringsewu akan terlihat dan terasa lebih asri dan lestari. (*)


Bupati Pringsewu Bagikan 
Sertifikat Profesi Guru

GADINGREJO - Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH membagikan sertifikat profesi (sertifikasi) bagi  441 orang tenaga pendidik tahun 2010  se Kabupaten Pringsewu, bertempat di aula SMA Negeri Gadingrejo, Jumat (15/4).
Ke 441 orang tenaga pendidik tersebut terdiri dari guru TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK negeri  dan  swasta,  baik guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun bukan PNS.
Acara pembagian sertifikasi guru tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Drs.FX Siman dan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Rimir Mirhadi, SH, serta  para Kepala UPT Dinas Pendidikan se Kabupaten Pringsewu.
Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengharapkan para guru yang telah berhasil mendapatkan sertifikasi tersebut dapat lebih bersyukur dan sekaligus dapat memanfaatkan dengan baik semua hasil sertifikasi tesebut. (*)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 13 April 2011


Bupati Pringsewu 
Lantik 2 Pejabat Struktural & Fungsional

PRINGSEWU – Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Kamis (14/4) melantik 2 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, terdiri dari pejabat struktural eselon II  dan pejabat fungsional Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan  Pariwisata.

Kedua pejabat yang dilantik tersebut masing-masing adalah Ir.Dessy Desmaniar, MM sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pringsewu yang menggantikan pejabat sebelumnya yakni Dra.Hj.Idawati Anoem yang memasuki masa pensiun, serta Saniati Rauf, S.Pd sebagai Pengawas TK/SD Kecamatan Gadingrejo. Acara pelantikan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Pringsewu Drs.FX Siman, seluruh asisten Sekretariat Kabupaten Pringsewu dan staf ahli Bupati Pringsewu, para kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta jajaran Fokorpimda Kabupaten Pringsewu.

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan promosi dan mutasi  jabatan merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi dengan tujuan dapat menjadi satu pemicu peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas–tugas pelayanan kepada masyarakat, menggerakkan roda pemerintahan dan melaksanakan pembangunan yang menjadi tanggungjawab aparatur pemerintah dengan melaksanakan tugas yang telah diemban sebagai amanah dengan penuh keikhlasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi  kedinasan.
“Untuk itu, pelaksanaan pelantikan ini merupakan suatu momen penting yang dapat dimaknai sebagai suatu upaya untuk semakin memantapkan mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peningkatan kualitas kerja serta pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Penjabat Bupati.
 
 Sebagai aparatur pemerintah, kata Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, seorang pegawai dituntut untuk senantiasa melakukan berbagai langkah terobosan yang bersifat strategis, guna mengakselerasi upaya peningkatan kemajuan masyarakat dan Kabupaten Pringsewu secara besama-sama. Atas dasar itu, tentunya tidak berlebihan apabila kita selalu menginginkan sosok aparatur pemerintah daerah yang benar-benar qualified di bidang tugasnya, sehingga mampu menjalankan tugas jabatan dengan sebaik-baiknya serta memberikan kontribusi dan kinerja yang signifikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, saya mengucapkan selamat menjalankan tugas  serta dapat selalu memperhatikan kondisi dan tuntutan perkembangan yang ada, karena apa yang menjadi tuntutan masyarakat terhadap aparatur pemerintah untuk mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, efektif, efisien, sederhana, transparan, terbuka dan tepat waktu, harus selalu direspon secara positif dengan memperlihatkannya secara nyata dalam praktek pelaksanaan tugas. Selain itu, hendaknya dapat terus melakukan penataan dan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di Kabupaten Pringsewu ini, dengan tetap berlandaskan visi Kabupaten Pringsewu yakni, Terwujudnya Sumber Daya Manusia Kabupaten Pringsewu yang Berkualitas Menuju Masyarakat Sejahtera. Sejalan dengan apa yang saya sampaikan, hendaknya momentum ini menjadi langkah awal untuk memulai pelaksanaan tugas dan memberikan segalanya yang terbaik kepada Bumi Jejama Secancanan tercinta ini,” ujar Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi. (*/Humas dan Protokol Setkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

TINJAU  – Penjabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi bersama Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, didampingi Asisten I, II, dan III serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pringsewu,  Rabu (13/4) meninjau jembatan Way Waya Atas di Pekon Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran, yang ambrol akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)




JEMBATAN DARURAT - Akibat  terjangan banjir  beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu membangun jembatan darurat dari rangka baja di atas sungai Way Waya Atas, guna memperlancar arus transportasi antara Kecamatan Pagelaran menuju Kecamatan Banyumas. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH saat meresmikan pemakaian seragam mahasiswa Akademi Kebidanan Alifa Sidoharjo Pringsewu di kampus perguruan tinggi tersebut.
(Foto Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Minggu, 10 April 2011


ORARI Diharapkan 
Jadi Garda Terdepan Kemajuan
 PRINGSEWU - Keberadaan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan dahulu, meskipun secara kelembagaan organisasi ORARI baru terbentuk pada tanggal 08 April 1968.
Pada masa kemerdekaan, para amatir radio turut berjuang melalui keahliannya di bidang teknik radio, dengan cara antara lain menyebar luaskan proklamasi kemerdekaan dengan pemancar-pemancar radio yang dibuat dan dirakit oleh para amatir radio.
Demikian sekelumit sejarah keberadaan ORARI yang disinggung oleh Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Syahlulsyah, SH, MH saat pelantikan kepengurusan ORARI Lokal Pringsewu yang meliputi Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Minggu (10/4).
Dikatakan, kegiatan radio amatir merupakan kegiatan orang-orang yang mempunyai hobi dalam bidang tehnik transmisi radio dan elektronika dengan menggunakan peralatan serta media spektrum gelombang elektro magnetik. 


Bupati melalui asisten III berharap  kepada pengurus ORARI Lokal Pringsewu  yang baru dilantik dapat melaksanakan program kerja yang telah dibuat dengan baik sehingga mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi anggota ORARI maupun bagi masyarakat Provinsi Lampung.
"ORARI sebagai mitra pemerintah juga diharapkan dapat terus menyebarluaskan informasi terhadap program-program pembangunan di Provinsi Lampung, serta diharapkan agar kedepan jajaran ORARI semakin intensif memberikan dukungan informasi terhadap program-program strategis, seperti penanggulangan banjir,  transportasi, pelestarian lingkungan dan program-program pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat lainnya, sehingga masyarakat lebih memahami nilai manfaat bagi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraannya," harapnya.


Sebagai organisasi yang besar, kata dia, ORARI diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam kemajuan dan perubahan ke arah yang lebih baik di segala bidang bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat, serta  dalam melakukan kegiatannya harus senantiasa  tunduk dan berlandaskan pada Kode Etik Amatir Radio.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua ORARI  Daerah Lampung Sjachrazad ZP dan jajaran pengurus ORARI Lampung lainnya, jajaran Pemkab Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus, jajaran fokorpimda, serta para amatir radio dari sejumlah lokal di Provinsi Lampung. Sebagai ketua ORARI Lokal Pringsewu yang dilantik Ketua ORDA Lampung Sjachrazad ZP adalah Surip Waskito (YC4UUM), serta sejumlah jajaran pengurus lainnya, termasuk koordinator ORARI Lokal Pringsewu wilayah Kotaagung, Talangpadang, dan Gedongtataan. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara)

 2.571 Pelajar Se Kabupaten Pringsewu Ikuti Try Out UN

PRINGSEWU - Sebanyak 2.571 pelajar kelas XII  SLTA se Kabupaten Pringsewu mengikuti try out yang dilaksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Minggu (10/4) sore.
Kegiatan try out ini merupakan hasil kerja sama antara  Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu, DPD lampung Sai, DPD KNPI Kabupaten Pringsewu, serta Ganesha Operation. 
 
 Pj Bupati Pringsewu Sudarno Eddi, SH, MH  yang diwakili Asisten II Drs.Gatot Susilo, MM dalam sambutannya mengatakan pendidikan merupakan sektor yang sangat berperan  dalam menciptakan SDM yang berkualitas yang kelak akan menjadi generasi penerus dan kebanggaan bangsa.
"Perbaikan mutu kurikulum, penambahan kualitas dan kuantiats belajar siswa, serta kegiatan  dalam bentuk uji coba (try out)  adalah salah satu cara untuk mengetahui  seberapa besar kemampuan siswa dalam menyerap pelajaran yang diberikan selama ini, sekaligus untuk mengukur kemampuan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) nantinya," kata dia.
 
 Hadir pula dalam kegiatan try out tersebut, Asisten I Setdakab Pringsewu Firman Muntako, SE, para kepala satuan kerja di lingkungan Pemkab Pringsewu, Ketua DPP Lampung Sai Sutan Syahrir St Oelangan, Ketua DPD Lampung Sai Provinsi Lampung M.Irwan Nasution, serta sejumlah pengurus DPD KNPI Kabupaten Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara).

||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Rabu, 06 April 2011

 Bupati Tinjau Lokasi Pembangunan Transmisi PLN 
dan Terminal Induk Gadingrejo

PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Kamis (7/4) meninjau calon lokasi pendirian transmisi jaringan listrik tegangan tinggi di perbatasan Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Tanggamus di Kecamatan Pagelaran, dan lokasi calon Terminal Induk Pringsewu di bekas lapangan sepakbola Pasar Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo.
Di lokasi pembangunan jaringan transmisi listrik tegangan tinggi yang membentang dari Sumatera Selatan hingga Lampung tersebut, diantaranya melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Pringsewu.
Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH  yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan H.Firman Muntako, SE dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs.H.Gatot Susilo, MM, pihak PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero dan sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu lainnya, menyambut baik rencana pembangunan jaringan transmisi listrik tersebut yang melintasi wilayah Pringsewu.
Apalagi, rencana pembangunan jaringan transmisi tersebut juga sudah disetujui masyarakat setempat termasuk ganti rugi lahan maupun tanam tumbuh yang dilintasi jaringan transmisi  tersebut.
Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan memproses perijinan yang diajukan pihak PLN setelah semuanya sudah dinyatakan 'clear' dan tidak bermasalah.
Seusai meninjau lokasi rencana pembangunan jaringan transmisi listrik tegangan tinggi tersebut, Penjabat Bupati Pringsewu dan jajaran Pemkab Pringsewu,  selanjutnya meninjau lokasi calon Terminal Induk Pringsewu yang berlokasi di bekas lapangan sepakbola Pasar Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, yang juga didukung oleh masyarakat setempat.
Pemkab Pringsewu optimis keberadaan Terminal Induk Pringsewu di Gadingrejo tersebut nantinya akan dapat meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD0 Kabupaten Pringsewu, dimana nantinya semua kendaraan umum yang melintasi Jalan Lintas Barat  (Jalinbar) baik angkutan kota, angkutan perdesaan, angkutan perbatasan, maupun bus antar kota dalam provinsi dan bus antar kota antar provinsi diwajibkan masuk ke Terminal Induk Gadingrejo, Pringsewu. (*/Humas dan Protokol)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Selasa, 05 April 2011

    Pameran Promosi Pembangunan 
  Kabupaten Pringsewu 2011 Ditutup


PRINGSEWU - Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, Senin (4/4) malam secara resmi menutup pameran promosi pembangunan Kabupaten Pringsewu 2011  di pendopo kabupaten setempat yang digelar sejak 26 Maret lalu sebagai rangkaian peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-2.

Acara penutupan juga dihadiri Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, wakil ketua serta anggota DPRD Pringsewu, Sekdakab Pringsewu H.Idrus Effendi beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, serta Lampung Selatan.

Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi dalam sambutannya mengucapkan rasa terima aksih yang tak terhingga kepada seluruh elemen masyarakat yang telah turut mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut.

"Keberhasilan kegiatan ini tentunya tak terlepas dari peran serta seluruh lapisan masyarakat Pringsewu, maupun elemen lainnya di Pringsewu, maupun luar Pringsewu," ujarnya.

Kedepan, kata penjabat bupati, kegiatan tersebut perlu ditingkatkan lagi, sehingga dapat mencapai hasil yang lebih maksimal lagi, sebagai upaya mempromosikan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Pringsewu kepada publik.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan hadiah-hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-2, maupun para atlet yang telah berhasil membawa harum nama Kabupaten pringsewu dalam ajang Porprov di Menggala, Tulangbawang beberapa waktu lalu. Selain itu juga diserahkan hadiah kepada stand terbaik dalam ajang pameran promosi pembangunan Kabupaten Pringsewu yang diraih stand Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu. (*/Humas dan Protokol Setkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)


||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>
Asisten I Hadiri Pengajian Akbar 
Di Sinar Jaya

BANYUMAS – Pengajian akbar dalam rangka reuni Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida)  XVI santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 453, Dusun Sinarjaya, Pekon (Desa)  Sinarmulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Selasa (5/4) digelar di ponpes tersebut, dihadiri Asisten I Setkab Pringsewu H.Firman Muntako mewakili Penjabat  (Pj) Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, Kadis Sosnakertrans Bajuri, Kabag Kessos Arief Nugroho, Kepala Kantor Kesbangpol Yus Amri Agus, Camat Banyumas Syarifudin,  kepala pekon (desa) dan masyarakat setempat.
Asisten I Setkab Pringsewu H.Firman Muntako membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi mengatakan pengajian  akbar tidak sebatas kegiatan keagamaan semata bagi umat Islam, namun suatu kegiatan dan momentum besar bagi masyarakat khususnya agar lebih mendekatkan diri kepada Allah.
April2011                                                       5


 
“Selain itu, momentum ini juga dapat mengingatkan kita untuk memperkuat kesadaran dan komitmen kita, mencontoh dan meneladani apa yang dilakukan oleh Rasulullah. Manusia amat kecil di hadapan Allah,  kita semua manusia juga amat jauh dari apa yang dimiliki dan dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, kita perlu terus menyempurnakan kepribadian kita dari hari ke hari, dari waktu ke waktu, dan kita terus berupaya meneladani apa yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah,” kata dia. 
Penjabat Bupati Pringsewu melalui Asisten I Setkab Pringsewu berharap pengajian akbar ini akan memberikan kesejukan serta kejernihan berfikir bagi kita semua. “Terlebih Kabupaten Pringsewu sebentar lagi akan menggelar hajat besar yaitu pemilukada untuk memilih bupati dan wakil bupati definitive, yang Insya Alllah akan digelar pada tanggal 28 September 2011 mendatang, saya berharap pemilukada nanti dapat berjalan dengan kondusif, aman dan damai sesuai dengan keinginan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pringsewu,” harapnya. (*/Humas dan Protokol Setkab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
       
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>

Senin, 04 April 2011

Pemkab Gelar Upacara Peringatan
HUT Kabupaten Pringsewu Ke-2


PRINGSEWU - Peringatan hari ulang tahun Kabupaten Pringsewu yang ke-2 diperingati dalam suatu upacara yang diselenggarakan di Lapangan Kuncup, Pringsewu Barat, Senin (4/4) dengan inspektur upacara Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH.

Upacara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad, sejumlah anggota DPRD Lampung, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa beserta para wakil ketua dan anggota, Kapolres Tanggamus AKBP Shobarmen, Dandim 0424/TGM Letkol Parada Siringo-ringo beserta jajaran fokorpimda lainnya, Sekda Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi beserta para asisten, staf ahli  dan  para kepala satuan kerja Pemkab Pringsewu, pelajar, ormas, OKP,  serta sejumlah mantan pejuang veteran, serta tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Pringsewu. Turut hadir pula tokoh pemuda Handitya Narapati SZP.



Penjabat Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam amanatnya mengatakan di usianya yang ke-2 tahun, Kabupaten Pringsewu sudah cukup banyak mencapai keberhasilan, baik di bidang pemerintahan, ekonomi, sosial, politik, dan pertahanan keamanan. Begitu pula sejalan dengan semangat otonomi daerah yang intinya adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.


“Dengan semangat kebersamaan, kita telah mampu menciptakan suasana yang kondusif, sehingga program pembangunan dalam berbagai bidang dapat berjalan dengan baik dan lancar. Meskipun kita akui, dalam beberapa segi masih terdapat kekurangan, namun dengan semangat kebersamaan itu pula kita terus berupaya melakukan perbaikan dan penyempurnaan,” kata Pj Bupati Sudarno Eddi. 

Kita semua, kata bupati, memikul tanggung jawab untuk terus menerus mengadakan perbaikan, sebab pembangunan itu sendiri adalah perbaikan yang tidak ada henti-hentinya. Namun perbaikan itu harus dilakukan dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan daerah.

“Melalui momentum yang baik ini, atas nama Pemda Kabupaten Pringsewu, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada semua pihak, baik aparatur pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, ormas, orpol, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, generasi muda, para palajar dan mahasiswa, insan pers, serta seluruh masyarakat Pringsewu,  yang secara aktif telah memberikan kontribusi positif bagi keberhasilan pembangunan, sesuai dengan kapasitas dan fungsinya masing-masing,” kata dia.

Tanpa dukungan, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen yang ada di Bumi Jejama Secancanan tercinta ini, lanjut bupati, semua kebijakan dan program pembangunan tidak akan bisa terlaksana.

 “Untuk sumbang saran, pengawasan, dan kritik konstruktif disertai solusi yang dilakukan secara arif dan bijaksana, tetap diperlukan bagi kelancaran dan keberhasilan pembangunan di masa-masa mendatang. Sehubungan dengan itu, saya berharap, tema sentral peringatan HUT ke-2 Kabupaten Pringsewu dapat kita hayati dan wujudkan bersama, sesuai dengan posisi dan kapasitas masing-masing, yaitu ‘Dengan semangat kebersamaan, kita sukseskan pembangunan untuk terwujudnya masyarakat yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan’.  Berbagai tantangan dan kendala yang kita hadapi selama dua tahun yang lalu, hendaknya dapat kita jadikan cambuk atau pemicu untuk lebih ulet, lebih sabar, dan pantang menyerah dalam perjuangan di masa-masa bagaimana yang kita harapkan. mendatang, tanpa saling menyalahkan antara satu dengan yang lain,”  tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa yang bertindak sebagai penyampai/pembaca sejarah singkat Kabupaten Pringsewu menuturkan sejarah perjalanan panjang Pringsewu sejak masa silam hingga terbentuk sebagai sebuah wilayah otonom, dimana sejarah Pringsewu diawali dengan berdirinya sebuah perkampungan yang bernama Tiuh Margakaya pada tahun 1738 Masehi yang terletak di tepi aliran sungai Way Tebu.

“Kemudian, 187  tahun berikutnya,  pada tanggal  9 September 1925,  sekelompok masyarakat  dari Pulau Jawa,  melalui program kolonisasi oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, membuka  permukiman baru dengan membuka  hutan belantara yang  sangat lebat,  yang banyak ditumbuhi  ribuan pohon bambu di sekitar Tiuh Margakaya tersebut. Karena begitu banyaknya pohon bambu, oleh masyarakat pembuka hutan, perkampungan atau desa yang baru dibuka  tersebut dinamakan ‘Pringsewu’  yang mengambil nama  dari bahasa Jawa yang artinya Bambu Seribu, dengan kepala desa pertama  yaitu  Bapak Ambar,” tuturnya.

Selanjutnya, pada tahun 1936  berdiri pemerintahan Kawedanaan Tataan yang berkedudukan di  Pringsewu,  dengan Wedana pertama yakni Bapak Ibrahim hingga 1943. Selanjutnya Kawedanaan Tataan berturut-turut dipimpin oleh Bapak Ramelan pada tahun 1943, Bapak Nurdin pada tahun 1949, Bapak Hasyim Asmarantaka pada tahun 1951, Bapak Saleh Adenan pada tahun 1957, serta pada tahun 1959 diangkat sebagai Wedana yaitu Bapak R.Arifin Kartaprawira yang merupakan Wedana terakhir hingga tahun 1964,  saat  pemerintahan Kawedanaan dihapuskan.

“Pada tahun 1964,  dibentuk pemerintahan Kecamatan Pringsewu yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Selatan sesuai dengan  Undang-undang Nomor 14 Tahun 1964,  yang sebelumnya  Pringsewu  juga  pernah menjadi bagian dari Kecamatan Pagelaran yang juga berkedudukan di Pringsewu. Dalam sejarah perjalanan berikutnya,  Kecamatan Pringsewu bersama sejumlah kecamatan lainnya di wilayah Lampung Selatan bagian barat  yang menjadi bagian wilayah administrasi Pembantu Bupati Lampung Selatan Wilayah Kotaagung, masuk menjadi bagian wilayah Kabupaten Tanggamus berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1997,” lanjut dia.

Seiring dengan perjalanan waktu, dengan disetujuinya  wilayah Pringsewu dan sekitarnya menjadi Daerah Otonomi Baru bersama 10 kabupaten dan 1 kota lainnya pada sidang paripurna DPR RI  pada tanggal 29 Oktober 2008,  merupakan tonggak sejarah yang tidak dapat dipungkiri, sebagai sebuah proses panjang perjuangan rakyat Pringsewu melalui wadah Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Pringsewu (P3KP)  yang dipimpin oleh sejumlah tokoh-tokoh Pringsewu diantaranya ketua umum pertama Bapak Bambang Waluyo Utomo, kemudian Bapak RU Hendarman, dan dilanjutkan  oleh Bapak Wanawir, termasuk Ketua Harian P3KP Imop Sutopo, Ketua Presidium Pusat P3KP di Jakarta yakni Bapak Sugiri Syarif, serta Ketua P3KP Provinsi Lampung  yakni Bapak Muhajir Utomo. Namun demikian, sidang paripurna di gedung DPR RI tersebut  belumlah  final,  karena masih harus melalui beberapa tahapan lagi, diantaranya  meneruskan RUU tentang Pembentukan Kabupaten Pringsewu  yang telah disetujui DPR RI tersebut kepada Presiden Republik Indonesia untuk disetujui, dan kemudian dimasukkan kedalam Lembaran Negara sekaligus pemberian nomor undang-undang tersebut melalui Menteri Sekretaris Negara. Setelah menjadi undang-undang,  selanjutnya diserahkan kepada  Menteri Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah guna ditindak lanjuti mengenai penetapan Penjabat Bupati melalui sebuah prosesi peresmian Kabupaten Pringsewu serta pelantikan Penjabat Bupati Pringsewu. Pada tanggal 26 November 2008, ditetapkanlah Undang-undang Nomor 48 Tahun 2008  Tentang Pembentukan Kabupaten Pringsewu di Provinsi Lampung.

“Akhirnya, pada tanggal 3 April 2009,  bertempat di aula Gedung Sasana Bhakti Praja Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H.Mardiyanto, atas nama Presiden Republik Indonesia H.Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Kabupaten Pringsewu, serta melantik penjabat Bupati Pringsewu pertama saat itu Bapak Ir.H.Masdulhaq. Pada saat itu, ungkapan rasa syukur  masyarakat  Kabupaten Pringsewu menggema, setelah sekian lamanya  perjuangan masyarakat  Pringsewu  untuk membentuk dan mewujudkan Pringsewu sebagai daerah otonom yang mandiri  akhirnya dapat terwujud. Keberhasilan perjuangan membentuk Kabupaten Pringsewu tersebut, juga merupakan hasil dukungan  dan andil  dari seluruh elemen masyarakat, yang telah mengorbankan waktu, harta dan benda serta tenaga maupun curahan pemikiran demi terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang diidam-idamkan. Keberhasilan tersebut tentunya juga tak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus  sebagai kabupaten induk dengan bupatinya mulai dari Bapak Fauzan Sya’ie hingga Bapak H.Bambang Kurniawan,  ketua dan anggota serta jajaran DPRD Kabupaten Tanggamus, dan juga dukungan kuat  datang dari  Gubernur Provinsi Lampung Bapak H.Sjachroedin ZP  beserta ketua, anggota, dan jajaran DPRD Provinsi Lampung yang telah memberikan persetujuan dan  rekomendasi pembentukan Kabupaten Pringsewu” tambahnya.

Kabupaten Pringsewu  merupakan sebuah wilayah heterogen  yang dihuni oleh masyarakat yang multi-etnis, selain masyarakat Jawa yang cukup dominan, dan masyarakat asli Lampung, yang terdiri dari  2 (dua)  masyarakat  adat,  yakni  Pepadun dan Saibatin. Pada saat  berdiri 2 (dua) tahun lalu,   Kabupaten Pringsewu memiliki luas wilayah 625 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 368.318  (tiga ratus enam puluh delapan ribu tiga ratus delapan belas jiwa),  yang tersebar di  96 pekon (desa)  dan  5 kelurahan, dengan jumlah kecamatan yang menjadi pilar berdirinya Kabupaten Pringsewu sebanyak 8 (delapan) kecamatan, yakni masing-masing  Kecamatan Pringsewu dengan camat  pada saat itu Bapak H.Nasrun Yusuf,  Kecamatan Pagelaran dengan camatnya Bapak H.Ananto Pratikno,  Kecamatan Pardasuka dengan camatnya Bapak  Humaidi Elhudri, Kecamatan Gadingrejo dengan camatnya Bapak  Nang Abidin Hasan, Kecamatan Sukoharjo dengan camatnya Ibu DM Fitri, Kecamatan Adiluwih dengan camatnya Bapak  Edi Sumber Pamungkas, Kecamatan Ambarawa dengan camatnya Bapak Ahyani Muchsin, serta Kecamatan Banyumas dengan camatnya Bapak Syamsul Rizal.

“Selanjutnya,  atas pertimbangan dan evaluasi Gubernur Provinsi Lampung, tugas Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu diteruskan oleh  Bapak H.Helmi Machmud, hingga berakhir karena memasuki masa pensiun. Kemudian pada tanggal  3 September 2010, Gubernur Lampung  H.Sjachroedin ZP melantik Bapak H.Sudarno Eddi  sebagai Penjabat Bupati Pringsewu hingga saat ini,” pungkas Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa.


Seusai upacara peringatan HUT Kabupaten Pringsewu, dilanjutkan dengan atraksi drumband dan kesenian tradisional debus dan atraksi paralayang.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan melakukan upacara tabur bunga di TMP Bahagia Keputran, Sukoharjo, Pringsewu, yang dipimpin Dandim 0424/TGM Letkol Parada Siring-ringo. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)

Panwas Kecamatan 
Se-Pringsewu Dilantik
 
SUKOHARJO – Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten Pringsewu 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu, Senin (4/4) dilantik Ketua Panwas Kabupaten Pringsewu Fathoni di Vila Novi, Way Sekampung, Sukoharjo, Pringsewu. Pelantikan dihadiri Sekdakab Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi, Ketua DPRD Pringsewu Ilyasa, Asisten III H.Syahlulsyah, SH, MH, jajaran Fokorpimda, serta jajaran KPUD Pringsewu.

Sekdakab Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi membacakan sambutan Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH mengatakan pelantikan anggota panwas kecamatan se-Kabupaten Pringsewu merupakan langkah antisipasi dan kesiagaan secara dini dalam menghadapi kompleksitas beban dan tugas yang begitu banyak, serta dalam upaya untuk menghindari berbagai kemungkinan penyimpangan yang terjadi.

“ Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, saya ucapkan selamat kepada Panitia Pengawas Pemilukada Kabupaten Pringsewu, yang baru saja dilantik untuk mengemban amanat dan tugas dalam mengatur jalannya Pemilukada pertama kalinya di Kabupaten Pringsewu. Saya berharap saudara-saudara yang baru dilantik untuk dapat menjalankan tugas dengan baik, jujur dan disertai tanggung jawab yang besar sesuai janji yang telah saudara-saudara ucapkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena apa yang kita lakukan, semua itu akhirnya kepada Tuhan jugalah akan kita pertanggung jawabkan,”  harapnya.
Sementara itu, lanjut dia, dalam menjalankan tugas panwas diharapkan dapat bertindak dan bersikap netral dengan tidak memihak pada golongan tertentu, serta berprilaku adil, jujur, dan transparan, karena di pundak petugas panwas terpikul harapan besar masyarakat yang mendambakan keberhasilan Pemilukada sebagai jembatan untuk meraih sukses dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Mari kita bersama-sama mendukung penyelenggaran dan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu ini, agar dapat berjalan sukses dan lancar. Jangan jadikan ajang pemilukada ini sebagai ajang untuk memecah belah persatuan dan kesatuan diantara kita yang sudah berjalan baik ini, dengan senantiasa menjagak komitmen dan memelihara kondisi Kabupaten Pringsewu yang kondusif, agar tetap aman dan damai,” pungkasnya. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)



DPRD Gelar Sidang Paripurna Istimewa
HUT Kabupaten Pringsewu Ke-2
PRINGSEWU – Sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Pringsewu dengan agenda peringatan HUT Kabupaten Pringsewu ke-2 digelar di ruang rapat utama DPRD setempat, Senin (4/4), dihadiri Gubernur Lampung yang diwakili Inspektur Provinsi Lampung Drs.H.Zulkifli Maliki, Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH, Kapolres Tanggamus AKBP Shobarmen, dandim 0424/TGM Letkol P.Siringo-ringo beserta jajaran Fokorpimda lainnya, Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad dan jajaran Pemkab Tanggamus beserta pimpinan DPRD Tanggamus, jajaran Pemkab Pesawaran, Ketua DPRD Pesawaran Toto Sumirat dan jajaran DPRD Pesawaran, serta seluruh jajaran Pemkab Pringsewu, dan sejumlah  tokoh masyarakat Pringsewu lainnya. 

Namun demikian, ada keunikan tersendiri dalam siding paripurna kali ini, yaitu seluruh pimpinan siding maupun anggota DPRD  dan tamu undangan seluruhnya mengenakan pakaian adat Lampung.

Pj Bupati Pringsewu H.Sudarno Eddi, SH, MH dalam pidatonya mengatakan Kabupaten Pringsewu merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Lampung hasil pemekaran dari Kabupaten Tanggamus yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2008  Tentang Pembentukan Kabupaten Pringsewu di Provinsi Lampung. Selanjutnya Kabupaten Pringsewu diresmikan sebagai kabupaten pada tanggal 3 April 2009. Diusianya yang ke-2 tahun, Kabupaten Pringsewu telah dapat melaksankan sejumlah agenda penting diantaranya ;
  1. Pembentukan organisasi perangkat daerah dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan yang telah dikembangkan menyesuaikan PP 41 Tahun 2007 dengan Perda Nomor 02 Tahun 2010 dan para pejabat yang menduduki struktur organisasi tersebut telah dilantik awal Februari lalu.
  2. Kelembagaan DPRD Kabupaten Pringsewu telah terbentuk dengan jumlah anggota lengkap 35 anggota DPRD sesuai dengan ketentuan dimana 1(satu) orang anggota DPRD baru dilantik pada 8 Maret 2011 lalu.
  3. Pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Daerah telah melakukan MOU dengan KPU Kabupaten Pringsewu tentang pemberian dana hibah sebesar Rp. 8,6 Milyar untuk putaran pertama, dan Pemilukada menurut ketetapan KPU akan dilaksanakan pada 28 September 2011.
  4. Tugas penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Pringsewu sejak Tahun Anggaran 2011 dan 2012 telah mempunyai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) secara penuh, dan untuk TA 2011 sedang berjalan, bahkan untuk TA 2012 telah dipersiapkan program pembangunan melalui pelaksanaan Musrenbang.
“Diusia dua tahun ini, mari kita jadikan sebagai bahan refleksi dan perenungan, melihat sekaligus mengevaluasi perjalanan Kabupaten Pringsewu ditengah pasang surutnya dinamika ekonomi dan sosial serta pembangunan yang sudah terlaksana. Kepada seluruh element masyarakat, pihak swata dan jajaran pemerintah dapat merefleksikan apa yang sudah, sedang dilakukan dan apa yang akan dilakukan terhadap perkembangan Pringsewu. Saya sampaikan rasa terim kasih kepada segenap elemen masyarakat yang turut serta terlibat dalam pemekaran Kabupaten Pringsewu,” kata bupati.

Dalam perjalanan 2 tahun Kabupaten Pringsewu, kata bupati, pemerintah daerah terus berbenah diri membangun dengan harapan dapat sejajar dengan kabupaten lainnya. Diakuinya,  banyak prestasi yang telah dicapai Kabupaten Pringsewu, namun banyak pula kebutuhan masyarakat yang belum tercapai karena keterbatasan SDM dan dana yang ada. 

“Seluruh impian dan harapan masyarakat belum dapat kami penuhi dan wujudkan, kedepan pemerintah daerah secara bertahap akan terus membangun guna mensejahterakan masyarakat. Dalam membangun Pringsewu diperlukan peran serta seluruh masyarakat untuk mendukung visi Kabupaten Pringsewu. Saya berharap momentum hari jadinya yang ke-2 ini,  dapat disikapi dalam bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat sebagai upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Pringsewu, karena pembentukan Kabupaten Pringsewu bukan semata-mata hanya sebagai penambahan wilayah kabupaten baru, akan tetapi lebih pada tujuan dan cita-cita untuk meningkatakan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Selanjutnya, bupati mengharapkan peran serta dan kerja sama dari seluruh unsur masyarakat  dalam upaya percepatan pembangunan di Bumi Jejama Secancanan. (*/Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu/Isnanto Hapsara, A.Md)
||Baca Selengkapnya, KLIK DI SINI>>